DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara pengetahuan kolesterol dengan hipertensi pada pasien di Puskesmas Pangandaran


Oleh : Jatniko Fadhilah

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1251

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Candra Wibowo

Subyek : Hypertension;Cholesterol

Kata Kunci : cholesterol, hypertension


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_KD_TA_03014102_Halaman-judul.pdf 1228.49
2. 2018_KD_TA_03014102_Bab-1-Pendahuluan.pdf 663.95
3. 2018_KD_TA_03014102_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 766.09
4. 2018_KD_TA_03014102_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 615.35
5. 2018_KD_TA_03014102_Bab-4-Metode.pdf 725.41
6. 2018_KD_TA_03014102_Bab-5-HAsil.pdf 626.36
7. 2018_KD_TA_03014102_Bab-6-Pembahasan.pdf 536.42
8. 2018_KD_TA_03014102_Bab-7-Kesimpulan.pdf 525.64
9. 2018_KD_TA_03014102_Daftar-pustaka.pdf 535.1
10. 2018_KD_TA_03014102_Lampiran.pdf 1987.08
11. 2018_KD_TA_03014102_Manuskrip.pdf 753.98

L LATAR BELAKANG Pengetahuan informasi nilai kolesterol makanan kemasan merupakan hal yang penting dan diperlukan, terutama untuk konsumen dengan kondisi medis tertentu yang memerlukan pengendalian asupan kolesterol, misalnya Penderita penyakit jantung koroner (PJK) dengan hipertensi.3 Hipertensi dijuluki “Silent Killer” atau si pembunuh diam-diam karena merupakan penyakit tanpa tanda dan gejala yang khas. Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan, 20% kejadian stroke dan lebih dari 50 persen serangan jantung disebabkan karena kadar kolesterol yang tinggi. Kolesterol merupakan faktor risiko yang masih bisa kita ubah melalui perubahan gaya hidup. Pada tahun 2006, Physicans’ health study membandingkan kadar kolesterol pada pria hipertensi dengan kadar kolesterol pada pria bertekanan darah normal. Risiko perkembangan hipertensi pada pria hipertensi dengan kadar kolesterol tinggi lebih besar (23%) dari pada pria dengan kadar kolesterol yang normal 5 METODE Rancangan penelitian secara analisis observasional dengan pendekatan potong lintang yang dilakukan pada bulan Desember di Puskesmas Pangandaran. Pengambilan sampel secara konsekutif non-random sampling dan didapatkan 113 sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dengan mengisi kuesioner yang meliputi karakteristik subjek, pengetahuan kolesterol dengan hipertensi pasien. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dengan software Statistic Package for Social Science.HASILDiperoleh hasil bahwa 8 responden dengan pengetahuan kolesterol baik memiliki tekanan darah dengan kategori hipertensi sedangkan 5 responden sisanya tidak hipertensi. Pada responden dengan pengetahuan kolesterol sedang terdapat sebanyak 6 responden memiliki tekanan darah dengan kategori hipertensi dan sisanya 5 responden tidak hipertensi. Sedangkan pada responden dengan pengetahuan kolesterol buruk terdapat 78 responden dengan tekanan darah kategori hipertensi dan 11 responden sisanya tidak hipertensi. Hasil uji statistik pearson diperoleh nilai p = 0,009 dimana lebih kecil dari nilai α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan kolesterol dan hipertensi. KESIMPULAN Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan kolesterol dan hipertensi.

B BACK GROUND Knowledge of packed food cholesterol value information is important, especially for consumers with certain medical conditions requiring control of cholesterol intake, such as coronary heart disease (CHD) patients with hypertension.3 Hypertension is dubbed "Silent Killer" because it is a disease without distinctive signs and symptoms. The World Health Organization (WHO) estimates that 20% of stroke events and more than 50% of heart attacks are caused by high cholesterol levels. Cholesterol is a risk factor that we can change through lifestyle changes. In 2006, Physicans' health study compared cholesterol levels in hypertensive men with cholesterol levels in normal blood pressure men. The risk of developing hypertension in hypertensive men with high cholesterol levels is greater (23%) than in men with normal cholesterol levels.5 METHOD This is an observational analytic cross sectional study conducted in Desember 2017 at Puskesmas Pangandaran. 113 samples were taken by consecutive non-random sampling. Data collected by filling out a questionnaire covering subject characteristics, knowledge of cholesterol with patient hypertension. Data analysis using Pearson correlation test with Statistic Package for Social Science software. RESULTS The result shows 8 respondents with good knowledge of cholesterol have high blood pressure category while 5 respondent the rest is normal. In respondents with medium knowledge of cholesterol is there are 6 respondents have high blood pressure and the rest 5 respondents normal. Whereas in respondents with bad knowledge of cholesterol there are 78 respondents with high blood pressure and 11 respondents the rest is normal. Pearson statistical test results obtained p value =.0.009 which is less that the value of α = 0.05. So it can be concluded that there is a significant ralationship between knowledge of cholesterol and hypertension. CONCLUSION There is a significant corellation between knowledge of cholesterol and hypertension.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?