DETAIL KOLEKSI

Hubungan post partum depression dengan status gizi bayi pada primipara


Oleh : Dinni Aulia Kartika

Info Katalog

Nomor Panggil : S 997

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Hannah

Subyek : Postpartum;Baby nutrition

Kata Kunci : postpartum depression, primipara, infant nutritional status


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_KD_03013058_Halaman-judul.pdf 788.31
2. 2017_TA_KD_03013058_Bab-1-Pendahuluan.pdf 537.5
3. 2017_TA_KD_03013058_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 1412.64
4. 2017_TA_KD_03013058_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 622.53
5. 2017_TA_KD_03013058_Bab-4-Metode.pdf 626.91
6. 2017_TA_KD_03013058_Bab-5-Hasil.pdf 617.26
7. 2017_TA_KD_03013058_Bab-6-Pembahasan.pdf 668.98
8. 2017_TA_KD_03013058_Bab-7-Kesimpulan.pdf 530.16
9. 2017_TA_KD_03013058_Daftar-pustaka.pdf 694.39
10. 2017_TA_KD_03013058_Lampiran.pdf 1157.61

P Prevalensi status gizi buruk dan kurang di Indonesia semakin meningkat, dimana hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berdasarkan teori, status gizi bayi dapat dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu pasca persalinan, yang memiliki dampak negatif pada ibu maupun bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan postpartum depression dengan status gizi bayi pada primipara. Desain studi penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yang diikuti oleh 52 primipara di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih mulai dari bulan September sampai November 2016. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara meliputi karakteristik responden, postpartum depression, serta data antropometri ibu dan bayi. Penilaian kejadian postpartum depression menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan tingkat kemaknaan p<0,05 pada software SPSS version 21.0 for Windows 8.1. Rentang usia primipara antara 21-29 tahun yang memiliki bayi usia 0-3 bulan. Sebesar 63,5% mengalami postpartum depression, dimana hasil status gizi bayi yang baik didapatkan lebih banyak pada primipara yang tidak mengalami postpartum depression, yaitu sebesar 52,6%. Hasil analisis data antara postpartum depression pada primipara dan status gizi bayi menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (p = 0,000). Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara postpartum depression dan status gizi bayi pada primipara.

T The prevalence of poor and malnutrition status in Indonesia is increasing, which is influenced by several factors. Based on the theory, the baby's nutritional status can be affected by the psychological condition of the postpartum mother, which has a negative impact on the mother and baby. This study aims to find postpartum depression relationship with infant nutritional status in primipara. The design of this study used an observational analytical approach with cross-sectional approach followed by 52 primipara at Jakarta Islamic Hospital (RSIJ) Cempaka Putih from September to November 2016. Data collection by interviewing included respondent characteristic, postpartum depression, and anthropometry data mother and baby. Assessment of postpartum depression events using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) questionnaire. Data analysis using Kolmogorov-Smirnov test with significance level p <0,05 in SPSS version 21.0 for Windows 8.1. Primipara age range between 21-29 years old with 0-3 months old baby. 63.5% had postpartum depression, where the result of good infant nutritional status was found more in primipara without postpartum depression, which was 52,6%. Result of data analysis between postpartum depression in primipara and infant nutritional status showed significant relationship (p = 0,000). This study shows the relationship between postpartum depression and infant nutritional status in primipara.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?