DETAIL KOLEKSI

Hubungan konsumsi kopi dengan kadar gula darah puasa


Oleh : Anindya Rezquyta Amelia

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000099095.pdf

Nomor Panggil : S 1413

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Patricia Budihartanti

Subyek : Diabetes mellitus

Kata Kunci : age 40-65 years, coffee consumption, diabetes mellitus, fasting blood sugar levels, non-obese


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_KD_TA_03015025_Halaman-judul.pdf 1258.11
2. 2019_KD_TA_03015025_Bab-1-Pendahuluan.pdf 693.11
3. 2019_KD_TA_03015025_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 872.38
4. 2019_KD_TA_03015025_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 689.95
5. 2019_KD_TA_03015025_Bab-4-Metode.pdf 1116.52
6. 2019_KD_TA_03015025_Bab-5-Hasil.pdf 700.85
7. 2019_KD_TA_03015025_Bab-6-Pembahsan.pdf 694.31
8. 2019_KD_TA_03015025_Bab-7-Kesimpulan.pdf 682.8
9. 2019_KD_TA_03015025_Daftar-pustaka.pdf 694.62
10. 2019_KD_TA_03015025_Lampiran.pdf 1832.59

P Prevalensi diabetes melitus tipe 2 di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Efek positif diperlihatkan pada peminum kopi terhadap kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi kopi dengan kadar gula darah puasa. Penelitian ini merupakan studi Cross-sectional pada 136 subyek non-obese, berusia 40-65 tahun, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol,tidak hamil dan menyusui. Konsumsi kopi per hari diketahui dengan wawancara dan kadar gula darah puasa diperiksa setelah berpuasa 8-10 jam dengan darah perifer. Analisis data menggunakan program SPSS 20 for windows dengan uji spearman dan batas kemaknaan 0.05. Mayoritas responden adalah perempuan berusia 46-55 tahun, Subyek yang mengonsumsi kopi sebanyak 40,4% per hari. Median kadar glukosa darah puasa sebesar 90 mg/dL. Terdapat hubungan negatif yang kuat (r= – 0.647) antara konsumsi kopi dengan kadar gula darah puasa (p< 0,001). Konsumsi kopi mungkin dapat menjadi salah satu faktor dalam menjaga kadar gula darah puasa, yang dalam jangka panjang dapat menurunkan risiko diabetes melitus tipe 2.

T The prevalence of type 2 diabetes in Indonesia has increased from year to year. Positive effects had been shown in coffee drinkers on blood glucose levels. The aim of this study is to determine the correlation between coffee consumption and fasting blood glucose levels. This is a cross-sectional study involving 136 non-obese subjects, aged 40-65 years, non-smoking, not consuming alcohol, not being pregnant or lactation. The coffee consumption was known by interviews and fasting blood sugar levels were measured with peripheral blood after fasting 8-10 hours. Data were analyzed using SPSS 20 for windows software with spearman test and significance limit of 0.05. Most of the respondents were women aged 46-55 years. There were 40.4% subjects consumed coffee every day and mostly they drink one glass coffee per day. The median fasting blood glucose levels was 90 mg/dL. We found a strong negative correlation (r = - 0.647) between coffee consumption and fasting blood sugar levels (p <0.001). Coffee consumption could be used as one of dietary factor to maintaining fasting blood glucose, or further might use to reduce the risk of type 2 diabetes.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?