DETAIL KOLEKSI

Gambaran smoker's melanosis pada pasien yang merokok : kajian pada data rekam medis RSGM FKG Usakti tahun 2010 s.d.2016 (laporan penelitian)


Oleh : Sifra Sulistyaning

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.31 SIF g

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Dr. drg. Dewi Priandini, Sp.PM.

Pembimbing 2 : drg. Ruby Chahya, Sp.PM.

Subyek : Oral Medicine - Dentistry

Kata Kunci : cigarette, smoker, smoker’s melanosis


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KG_040001400195_Halaman-Judul.pdf 1147.47
2. 2018_TA_KG_040001400195_Bab-1.pdf 810.69
3. 2018_TA_KG_040001400195_Bab-2.pdf 844.14
4. 2018_TA_KG_040001400195_Bab-3.pdf 831.59
5. 2018_TA_KG_040001400195_Bab-4.pdf 884.7
6. 2018_TA_KG_040001400195_Bab-5.pdf 891.64
7. 2018_TA_KG_040001400195_Bab-6.pdf 763.78
8. 2018_TA_KG_040001400195_Bab-7.pdf 735.01
9. 2018_TA_KG_040001400195_Daftar-Pustaka.pdf 772.53
10. 2018_TA_KG_040001400195_Lampiran.pdf 985.62

M Merokok merupakan suatu kebiasaan yang sudah tidak asing lagi di masyarakat Indonesia. Data dari Departemen Kesehatan Indonesia menunjukan bahwa jumlah perokok di Indonesia menduduki peringkat 3 terbesar di dunia setelah China dan India. Kebiasaan merokok ini tentunya tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, tetapi kebiasaan ini juga berdampak buruk pada kesehatan rongga mulut. Salah satu dampak buruk dari kebiasaan merokok ini adalah timbulnya smoker’s melanosis di dalam rongga mulut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran smoker’s melanosis pada pasien yang pernah di rawat di RSGM Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti pada tahun 2010 hingga 2016 berdasarkan jenis kelamin, usia, lama merokok, jumlah rokok yang dikonsumsi per-hari, jenis rokok, tipe perokok, dan lokasi pigmentasi. Jenis penelitian yang dilakukan berupa studi observasional deskripstif dengan mengambil data rekam medis pasien yang pernah di rawat di RSGM Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti pada tahun 2010 hingga 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa prevalensi smoker’s melanosis paling banyak dijumpai pada pria, karena faktor psikologis. Kesimpulan penelitian ini adalah smoker’s melanosis paling sering dijumpai lama merokok >14 tahun, jumlah rokok >14 batang per-hari, dengan jenis rokok non-filter dan lokasi pigmentasi paling banyak dijumpai pada bagian gingiva.

S Smoking is a familiar habit in Indonesian society. Data from the Indonesian Ministry of Health showed that the number of smokers in Indonesia is 3rd ranked in the world after China and India. Smoking habits is certainly not only adversely affect the health of the body, but this habit also adversely affect the health of the oral cavity. One of the bad effects of this smoking habit is the emergence of smoker's melanosis in the oral cavity. The purpose of this study was to analyze the description of smoker's melanosis in patients who had been treated at Faculty of Dentistry Trisakti University Dental Hospital from 2010 to 2016 based on gender, age, duration of smoking, number of cigarettes consumed per day, type of cigarette, type of smoker , and the location of pigmentation. The type of research conducted in the form of descriptive observational study by taking medical record data of patients who had been treated in Faculty of Dentistry Trisakti University Dental Hospital from 2010 until 2016. The results showed that the prevalence of smoker's melanosis most often found in men, because of psychological factors. The conclusion of this study is smoker's melanosis most commonly found smoking >14 years old, the number of cigarettes >14 cigarettes per day, with nonfilter cigarettes and pigmentation sites most often found in the gingiva.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?