DETAIL KOLEKSI

Aplikasi OTDR pada pengukuran redaman serat optik rute Slipi - Cideng pada PT Telekomunikasi Indonesia

1.0


Oleh : Wendy Septiono

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Sunarto

Subyek : Optical Fibers - Testing

Kata Kunci : application OTDR, optical fiber attenuation measurement


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_EL_06207036_6_Bab5.pdf 591.81
2. 2011_TA_EL_06207036_5_Bab4.pdf 4405.64
3. 2011_TA_EL_06207036_4_Bab3.pdf 3662.71
4. 2011_TA_EL_06207036_3_Bab2.pdf 3573.12
5. 2011_TA_EL_06207036_2_Bab1.pdf 859.82
6. 2011_TA_EL_06207036_1_Halaman-Judul.pdf 1938.11
7. 2011_TA_EL_06207036_7_Daftar-Pustaka.pdf 1128.99

S Serat optik merupakan salah satu pilihan yang dapat digunakan sebagai pengganti kabel coaxial. Penggunaan serat optik sebagai media perantara claim transmisi sangat penting, terutama pada transmisi data yang membutuhkan kapasitas yang besar. Serat optik biasanya dipakai pada jalur utama transmisi atau yang biasa disebut dengan jalur backbone.Besarnya loss pada serat optik dipengaruhi oleh beberapa faktor. Redaman yang timbul dan bahan serat optik itu sendiri dan redaman pada saat penyambungan. Untuk mengukur redaman tersebut diperlukan alat bantu OTDR (Optical Time Domain Reflectometer). Selain untuk mengukur loss pada kabel, OTDR juga dapat dipergunakan untuk mengetahui posisi kabel yang putus atau adanya konektor yang rusak.Untuk mengetahui redaman pada serat optik dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan OTDR dan perhitungan secara teori dengan menggunakan rumus. Dilakukan pengamatan dan analisis terhadap hasil pengukuran dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 untuk mengetahui apakah serat optik yang dipergunakan masih memenuhi standar PT. Telekomunikasi Indonesia. Standar serat optik yang tergolong baik menurut PT Telekomunikasi Indonesia harus memiliki nilai lebih kecil dari 8 dB untuk selisih nilai perhitungan secara teori dengan hasil pengukuran OTDR.

F Fiber optics is one option that can be used instead of coaxial cable. The use of fiber optics as an intermediary in the transmission media is critical, especially in transmitting data that requires a large capacity. Fiber optics is usually used on the main route of transmission or commonly called the backbone path.The amount of loss in optical fibers influenced by several factors. Attenuation arising from the optical fiber material itself and the damping at the time of switching. To measure the attenuation, OTDR (Optical Time Domain Reflectometer) is needed. In addition to measuring the loss on the cable, OTDR can also be used to determine the position of the broken cable or a faulty connector.To determine the attenuation in optical fibers can be done in two ways, namely by using the OTDR and theoretical calculations using the formula. Observation and analysis of measurement results from 2007 to 2011 is to determine whether the use of optical fiber still meet the standard PT. Telekomunikasi Indonesia. Standard optical fibers are classified according to PT Telekomunikasi Indonesia and must have a value smaller than 8 dB for the difference in the values calculated theoretically compared to the results of the OTDR measurement

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?