DETAIL KOLEKSI

Pengaruh hasil pengukuran resistivitas dan porositas pada lapisan limestone dan sandstone terhadap hasil perhitungan saturasi air


Oleh : Mariza Madagaskar Putri

Info Katalog

Nomor Panggil : 1744/TP/2011

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Asri Nugrahanti

Subyek : Oil fields;Secondary recovery of oil;Sandstone;Limestone

Kata Kunci : resistivity measurements, porosity measurement results, limestone layer, sandstone layers, calculati


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_TM_07105071_1.pdf 2696.37
2. 2011_TA_TM_07105071_2.pdf 545.62
3. 2011_TA_TM_07105071_3.pdf 3730.28
4. 2011_TA_TM_07105071_4.pdf 1560.91
5. 2011_TA_TM_07105071_5.pdf 685.5
6. 2011_TA_TM_07105071_6.pdf 1056.96
7. 2011_TA_TM_07105071_7.pdf 698.13
8. 2011_TA_TM_07105071_8.pdf 5203.43

T Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisa pengaruh pengukuran resistivitas dan porositas dari lapisan batuan sandstone dan limestone terhadap saturasi air yang dihasilkan. Pada tugas akhir ini pengukuran yang dilakukan antara lain porositas, permeabilitas dan saturasi dengan menggunakan sampel batuan yang berasal dari sumur X lapangan Y. Sampel batuan yang diambil adalah dari formasi A (limestone) dan formasi B (sandstone). Pada pengujian di labolatorium routine core analysis dilakukan pengukuran porositas dan permeabilitas. Sedangkan pengujian di labolatorium special core analysis dilakukan pengujian faktor formasi dan resistivity index. Pengujian yang akan dilakukan di kedua labolatorium tersebut menggunkan sampel batuan inti nomor 4, 9, 16, 21 pada formasi A (limestone) dan sampel batuan inti nomor 38, 45 pada formasi B (sandstone). Diperoleh hasil dan dapat disimpulkan bahwa: 1). Pengukuran yang dilakukan di Labolatorium Routine Core pada sampel batuan sumur no. 21 memiliki porositas tertinggi sebesar 14% sedangkan permeabilitas tertinggi adalah 2,71 mD yaitu pada sumur 45. 2). Pada pengujian formulation factor (FF) pada 6 contoh sampel bantuan inti, sampel batuan nomor 4,9, 16, 21, 38 dan 45. Didapatkan harga m sebesar 1,7702 untuk lapisan limestone (A) dan 1,7905 untuk lapisan sandstone (B). 3). Pada pengukuran resistivity index (RI) pada sampel batuan nomor 4, 9, 16, 21, 38 dan 45 didapatkan resistivity index (RI) dan saturation eksponent (n) dengan nilai 1,8475 lapisan sandstone (B) dan 1,8008 lapisan limestone (A). 4). Pada batuan nomor sampel 4 nilai Sw tertinggi yaitu 97,9318% karena memiliki permeabilitas yang kecil (limestone). Sedangkan pada batuan nomor 45 memiliki nilai Sw yang terkecil yaitu 87,989% (sandstone). 5). Pada lapisan sandstone, resistivitas yang tinggi akan mengakibatkan saturasi rendah. Sedangkan pada lapisan limestone jika resistivitas yang rendah maka akan mengakibatkan saturasi yang tinggi.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?