DETAIL KOLEKSI

Evaluasi usaha pelepasan pipa terjepit dengan menggunakan metode perendaman fluida pada Sumur X Lapangan Y


Oleh : Kevin Maleachi

Info Katalog

Nomor Panggil : 10/TP/2015

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Abdul Hamid

Subyek : Oil Wells - Equipment And Supplies - Fishing

Kata Kunci : stuck pipe, drilling wells, fluid immersion method


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_TM_07110155_2.pdf 485.23
2. 2015_TA_TM_07110155_1.pdf 2053.55
3. 2015_TA_TM_07110155_3.pdf 389.68
4. 2015_TA_TM_07110155_4.pdf 1154.32
5. 2015_TA_TM_07110155_5.pdf 460.8
6. 2015_TA_TM_07110155_6.pdf 413.48
7. 2015_TA_TM_07110155_7.pdf 693.28
8. 2015_TA_TM_07110155_8.pdf 572.32

O Operasi pemboran yang dilakukan tidak selalu berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan. Adakalanya terjadi masalah-masalah yang mengganggu operasi pemboran dan akan membuat kerugian. Salah satu permasalahan yang terjadi pada operasi pemboran yaitu pipa terjepit (Stuck Pipe). Pipa terjepit adalah masalah yang serius yang terjadi pada operasi pemboran, terjepitnya pipa bisa berpengaruh pada kenaikan biaya operasional dan mengakibatkan komplikasi permasalahan seperti kehilangan rangkaian pipa pemboran atau bahkan kehilangan sumur. Pada saat terjadinya pipa terjepit segala usaha untuk melepaskan harus dilakukan secara cepat. Sumur X merupakan sumur eksplorasi dengan jenis pemboran berarah yang memiliki total kedalaman 2717 m MD. Pada interval kedalaman 1798 - 1950 m MD terjadi permasalahan pipa terjepit sehingga rangkaian tidak dapat dicabut atau digerakkan yang menyebabkan proses pemboran terhambat. Untuk mengetahui letak titik jepit digunakan FPIT (Free Point Indicator Tool) dan dilakukan juga perhitungan letak titik jepit secara manual sebagai pembanding. Maka dari itu, dilakukan usaha pelepasan pipa terjepit dengan menggunakan metode perendaman fluida dengan menggunakan fluida black magicâ„¢. Black Magicâ„¢ direndamkan di sepanjang interval titik jepit yang berfungsi untuk melumasi pipa bor agar dapat dicabut ke permukaan. Permasalahan pipa terjepit yang terjadi pada sumur x lapangan y berhasil diselesaikan dengan menggunakan metode perendaman fluida dengan memakai fluida perendaman Black Magic. Pelaksanaan perendaman fluida dilakukan sebanyak tiga kali dengan total volume fluida perendaman sebanyak 125 bbl dan jumlah stroke pompa sebanyak 1068.376 stroke

D Drilling operations does not always go smoothly as expected. Sometimes there are problems that interfere with drilling operations and will make a disadvantage. One of the problems that occur in the operation is drilling pipe clenched (Stuck Pipe). Stuck pipe is a serious problem that happens on drilling operations, entrapment pipe can affect the increase in operational costs and lead to complications such as losing pipe line or even losing the well. At the time of the stuck pipe the effort to release it must be made quickly. Well X is an exploration well with directional drilling types that have a total depth of 2717 m MD. In the depth interval 1798 - 1950 m MD occurs stuck pipe problems so that the circuit can not be removed or moved which causes stunted drilling process. To find the location of the pinch point used FPIT (Free Point Indicator Tool) and the location of the point calculation is also done manually flops as a comparison. Therefore, an attempt is made to release stuck pipe using spotting fluid method using black magic â„¢. Black Magic â„¢ is used along the intervals of the pinch point which serves to lubricate the drill pipe to be lifted to the surface. The Stuck Pipe problem that happens in well X in field Y has been successfully repaired with the spotting fluid method using Black Magic fluid. The spotting fluid process is done three times with 125 bbl as the total fluid volume used, and the amount of pump stroke needed was 1068.376 stroke

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?