DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara mengunyah permen karet dengan memori jangka pendek pada mahasiswa fakultas kedokteran


Oleh : Anindya

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.84 Ani h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Elly Herwana

Subyek : Memory disorders;Relationship to chewing gum with the brain working

Kata Kunci : chewing gum, short-term memory


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KD_03011033_Halaman-judul.pdf 2968.45
2. 2015_TA_KD_03011033_Bab-1-Pendahuluan.pdf 674.08
3. 2015_TA_KD_03011033_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 737.49
4. 2015_TA_KD_03011033_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 671.93
5. 2015_TA_KD_03011033_Bab-4-Metode.pdf 727.23
6. 2015_TA_KD_03011033_Bab-5-Hasil.pdf 678.12
7. 2015_TA_KD_03011033_Bab-6-Pembahasan.pdf 670.71
8. 2015_TA_KD_03011033_Bab-7-Kesimpulan.pdf 664.16
9. 2015_TA_KD_03011033_Daftar-pustaka.pdf 675.34
10. 2015_TA_KD_03011033_Lampiran.pdf 999.98

S Salah satu fungsi otak yaitu sebagai memori berperan untuk merekampengalaman seseorang baik berupa percakapan yang menarik, sepotong informasi,kenangan yang mengesankan, dan peristiwa penting. Hal ini menyebabkan memorimenjadi sangat penting bagi kehidupan manusia, memori juga dibutuhkan untukmengerjakan tugas-tugas yang kompleks dan berkaitan dengan kinerja intelektual.Menyadari pentingnya fungsi memori menyebabkan banyak upaya yang dilakukanuntuk meningkatkan kemampuan memori. Penelitian ini fokus pada memori jangkapendek, sebab tanpa memori jangka pendek maka tidak akan terbentuk memorijangka panjang. Penelitian mengenai hubungan antara mengunyah permen karetdengan fungsi kognitif telah dilakukan lebih dari 10 tahun belakangan ini. Namun,hasil penelitian masih kontroversial sebab tidak semua penelitian mendapatkan hasilyang sama. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental murni dengan desainintrasubjek. Intervensi menggunakan 2 permen karet bebas gula diberikan padasubjek untuk dikunyah 5 menit sebelum dan selama tes mengingat. Tes mengingat dilakukan dengan menampilkan 15 kata yang ditunjukkan 2 detik per kata, setelahkata terakhir ditampilkan, subjek diminta untuk menulis sebanyak mungkin kata yangdiingat dalam urutan bebas selama 2 menit, selain itu melakukan penghitungan nadisetiap sebelum tes mengingat. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai Significancy 0,971 (p > 0,05) artinya tidakterdapat perbedaan rata-rata hasil tes mengingat yang bermakna antara kelompokkontrol dan perlakuan. Dengan nilai interval kepercayaan 95% adalah antara -1,066sampai 1,106. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna hasiltes mengingat saat sampel mengunyah dengan saat tidak mengunyah (p = 0,971).

B BACKGROUND One of the functions of the brain is as a memory it plays a role for them to experience someone in the form of interesting conversations, a piece of information, memorable memories, and important events. This causes memory to be very important for human life, memory is also needed to do complex tasks and are related to intellectual performance. Recognizing the importance of memory functions causes a lot of effort to be done to improve memory abilities. This study focuses on short-term memory, because without short-term memory, long-term memory will not be formed. Research on the relationship between chewing gum and cognitive function has been carried out for more than 10 years. However, the results of the study are still controversial because not all studies have the same results. METHODS This study uses pure experimental methods with the design of subjects. The intervention of using 2 sugar-free gum was given to the subject to be chewed 5 minutes before and during the remembering test. The remembering test is done by displaying 15 words shown 2 seconds per word, after the last word is displayed, the subject is asked to write as many words as possible in the free sequence for 2 minutes, besides doing each numerical calculation before the test remembers. 0.971 (p> 0.05) means that there is no difference in the mean test results of the recall given meaningfully between groups control and treatment. With a value of 95% confidence interval between -1,066 to 1,106. CONCLUSION The results of the study showed that there was no significant correlation between the results considering the sample chewed when not chewing (p = 0.971).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?