DETAIL KOLEKSI

Hubungan kejadian kabut asap dengan penyakit ISPA pada balita usia 1-4 tahun di RSUD Siak


Oleh : Ayu Andini Putri

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.200 475 Put h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Hannah

Subyek : Respiratory diseases

Kata Kunci : toddlers, smog, acute respiratory infections


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KD_03010045_Halaman-judul.pdf 3140.93
2. 2015_TA_KD_03010045_Bab-1-Pendahuluan.pdf 695.84
3. 2015_TA_KD_03010045_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 784.18
4. 2015_TA_KD_03010045_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 739.82
5. 2015_TA_KD_03010045_Bab-4-Metode.pdf 793.57
6. 2015_TA_KD_03010045_Bab-5-Hasil.pdf 724.73
7. 2015_TA_KD_03010045_Bab-6-Pembahasan.pdf 706.93
8. 2015_TA_KD_03010045_Bab-7-Kesimpulan.pdf 702.28
9. 2015_TA_KD_03010045_Daftar-pustaka.pdf 715.55
10. 2015_TA_KD_03010045_Lampiran.pdf 1384.04

L LATAR BELAKANGPenyakit ISPA menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena tingginya angka kematian terutama pada bayi dan balita. Banyak faktor yang mempengaruhi tingginya ISPA pada anak bayi dan balita salah satunya adalah kejadian kabut asap yang menyebabkan tidak berfungsinya silia yang terdapat dalam sistem pernapasan manusia. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian untuk melihat adanya hubungan antara kejadian kabut asap dengan penyakit ISPA di RSUD Siak.METODEPenelitian ini merupakan analitik observasional dengan desain potong silang yang mengikutsertakan 73 balita di RSUD Siak dan 40 balita di RSUD Arifin Achmad sebagai kontrol. Data dikumpulkan mulai November-Desember 2014, dengan menggunakan rekam medis. Variabel bebas dari penelitian ini adalah kejadian kabut asap dan variabel tergantungnya adalah infeksi saluran pernapasan akut. Analisis data dengan menggunakan SPSS for Windows versi 21.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05.HASILHasil uji analisis Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian kabut asap dengan ISPA (p=0,001). Terdapat 72,6% balita yang mengalami gejala ISPA di daerah terpaparnya kabut asap sedangkan di daerah yang minim atau tidak terpaparnya kabut asap hanya 40,0%. Variabel lainnya yang mempengaruhi ISPA adalah usia, status gizi dan status imunisasi.KESIMPULANPenelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara kejadian kabut asap dengan penyakit ISPA di RSUD Siak.

B BACKGROUNDAcute respiratory tract infection (ISPA) into one public health problem because of the high mortality, especially in infants and toddlers. Many factors affect high ISPA in children infants and toddlers one of which is the occurrence of fog smog that cause the failure of the cilia are present in the system breathing human being. Based on these problems, it is done research to look at the relationship between the incidence of smog with acute respiratory tract infection in toddlers ages 1-4 years at Siak Hospital.METHODThis study is an observational analytic cross-sectional design involving 73 toddlers in hospitals Siak and 40 toddlers at Arifin Achmad as controls. Data collected starting from November to December 2014, with using medical records. The independent variable of this study was the incidence of smog and the dependent variable is an acute respiratory tract infection (ISPA). Data analysis using SPSS for Windows version 21.0 and level significance used 0.05.RESULTSThe results of the analysis of the Chi-Square test showed that there is a significant correlation between the incidence of smog with ARI (p = 0.001). There is a 72.6% toddlers who have symptoms of respiratory infection in the exposure of smog while the area is minimal or no exposure of smog is only 40.0%. Variables otherwise that influence the ISPA was age, nutritional status and immunization status.CONCLUSIONThis study shows there is a relationship between the incidence of smog with acute respiratory tract infection in toddlers ages 1-4 years at Siak Hospital.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?