DETAIL KOLEKSI

Analisis pressure build up dan uji deliverability sumur gas "B-01" pada lapangan "B" dengan menggunakan metode honer dan metode rawlan-schellhardt


Oleh : Muhamad Ridwan

Info Katalog

Nomor Panggil : 416/TP/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : M. Taufiq Fathadin

Pembimbing 2 : Albert A. Larope

Subyek : Waterflooding

Kata Kunci : Transient,


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2106_TA_TM_07111238_HALAMAN-JUDUL.pdf 1553.68
2. 2106_TA_TM_07111238_BAB-I.pdf 180.29
3. 2106_TA_TM_07111238_BAB-VI.pdf 225.06
4. 2106_TA_TM_07111238_DAFTAR-PUSTAKA.pdf 194.97
5. 2106_TA_TM_07111238_LAMPIRAN.pdf 472.07

A Analisis tekanan transient adalah bertujuan untuk menentukan kemampuan suatu lapisan atau formasi untuk berproduksi. Analisis tekanan transient ini pada dasarnya memberikan suatu gangguan keseimbangan tekanan terhadap sumur yang diuji. Hal ini dilakukan dengan membuka sumur atau mempertahankan laju produksi tetap (PDD) atau menutup sumur (PBU). Dengan adanya gangguan ini, impuls perubahan tekanan akan disebarkan ke seluruh reservoir dan diamati setiap saat dengan mencatat tekanan lubang bor selama pengujian berlangsung. Pada Tugas Akhir ini uji sumur yang dilakukan menggunakan metode BHP Survey yang mempunyai dua kegunaan. Yang pertama, untuk memperoleh sifat reservoir yaitu dengan menganalisis Uji Pressure Build-Up yang dilakukan dengan Type Curve Pressure Derivative. Hasil dari pengujian sumur tersebut akan menghasilkan karakteristik reservoir seperti, tekanan reservoir, permeabilitas efektif, bentuk radius pengurasan, batas suatu reservoir dan keheterogenan suatu lapisan dan kerusakan atau perbaikan formasi di sekitar lubang bor. Dan yang kedua, untuk mengetahui kemampuan produksi sumur yaitu dengan menganalisis Uji Deliverabilitas dengan menggunakan Modified Ischronal Test. Indikator dari Uji Deliverabilitas adalah Absolute Open-Flow Potential (AOFP), yaitu laju alir maksimum dari suatu sumur terhadap tekanan balik atmosfer di muka formasi. ii Analisis pressure build up dilakukan pada Sumur gas “B-01” di Lapangan “B”, Sumatra selatan, Indonesia. Dari hasil analisis uji Pressure Build-Up didapatkan model reservoir berupa Homogeneous, intial pressure sebesar 1910.99 psi, permeabilitas 2.94 mD, skin -3.27, boundary berupa one fault dengan. Untuk hasil uji deliverabiltas Modified Isochronal secara konvensional didapat AOFP sebesar 2981.75 Mscf/D sedangkan untuk Modified Isochronal LIT didapat AOFP sebesar 4551.44 Mscf/D.

T Transient pressure analysis is aimed to determine the ability of a layer or the formation to produce. Transient pressure analysis is basically providing an impaired balance pressure on the well tested. This is done by opening the wells or maintain production rates remain (PDD) or shut the well (PBU). The presence of these disorders, impulse is change in pressure will spread to the entire reservoir and observed at any time by noting the drill hole pressure during testing in progress. In this Final test wells were performed using methods BHP survey has two main uses. The first, to obtain reservoir properties by analyzing test Pressure Build-Up made with Type Curve Pressure Derivative. The results of testing the well will produce such reservoir characteristics, reservoir pressure, effective permeability, dewatering radius shape, boundaries and heterogeneity of a reservoir a layer and deterioration or improvement in the formation surrounding a borehole. And second, to determine the ability of well production by analyzing test Deliverabilitas using Ischronal Modified Test. Indicators of Test-Deliverabilitas is Absolute Open Flow Potential (AOFP), ie a maximum flow rate of the well to the back-pressure atmosphere in advance of the formation. Analysis of pressure build-up were performed on gas wells "B-01" in the field "B", southern Sumatra, Indonesia. From the analysis of test Pressure Build-Up reservoir model obtained in the form Homogeneous, intial pressure iv of 1910.99 psi, the permeability of 2.94 mD, skin -3.27, boundary in the form of one fault with. For the test results deliverabiltas Modified Isochronal conventionally obtained AOFP at 2981.75 MSCF / D while the Modified Isochronal LIT AOFP obtained by 4551.44 MSCF / D.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?