DETAIL KOLEKSI

Pengaruh ekstrak Aloe vera terhadap pertumbuhan bakteri streptococcus a-haemolyticus dari soket gigi molar ketiga mandibula (Laporan Penelitian)


Oleh : Caroline Widjajanti

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.605 Wid p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : drg. Marzella Mega Lestari, MDS, Sp.BM.

Pembimbing 2 : drg. Ines P., M.Biomed

Subyek : Oral Medicine

Kata Kunci : Bakteri Streptococcus α-haemolyticus, aloe vera, antibacterial effect


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_KG_04010035_Halaman-Judul.pdf 903.4
2. 2014_TA_KG_04010035_Bab-1.pdf 105
3. 2014_TA_KG_04010035_Bab-2.pdf 217.18
4. 2014_TA_KG_04010035_Bab-3.pdf 100.5
5. 2014_TA_KG_04010035_Bab-4.pdf 166.81
6. 2014_TA_KG_04010035_Bab-5.pdf 105.4
7. 2014_TA_KG_04010035_Bab-6.pdf 105.4
8. 2014_TA_KG_04010035_Bab-7.pdf 81.52
9. 2014_TA_KG_04010035_Daftar-Pustaka.pdf 112.11
10. 2014_TA_KG_04010035_Lampiran.pdf 663.78

L Latar Belakang : Streptococcus α-haemolyticus adalah bakteri gram positif yang sering ditemukan dalam rongga mulut dan merupakan salah satu bakteri yang bisa menyebabkan infeksi pasca pencabutan gigi. Dalam beberapa penelitian dikemukakan bahwa Aloe vera merupakan salah satu tanaman yang sudah sering digunakan dalam pengobatan traditional karena memiliki banyak senyawa yang bersifat anti bakteri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan bakteri Streptococcus α-haemolyticus pada pasien yang menerima tindakan odotektomi di RSGMP Universitas Trisakti. Tujuan lainnya adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak Aloe vera dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus α-haemolyticus secara in vitro Metode : Penelitian ini terbagi menjadi dua metode. Metode yang pertama adalah penelitian deskriptif dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT). Sedangkan metode yang kedua menggunakan penelitian eksperimental labotarium. Hasil : Pengambilan sampel darah pada 40 pasien ditemukan 92,5% bakteri Streptococcus α-haemolyticus di rongga mulut pasien. Uji keefektivitasan daya hambat bakteri dengan menggunakan metode sumur pada 3 cawan petri dengan konsentrasi masing-masing 25%, 50%, 75% dan aquades kemudian hasil pengukuran diproses melalui uji Anova satu jalur ( p<0,05) dan uji Post Hoc Tukey didapatkan hasil bahwa konsentrasi 50% memiliki daya hambat yang lebih baik dibandingkan dengan kosentrasi 25% dan 75%.

B Background : Streptococcus α-haemolyticus is a gram positive bacterium, mostly found in the oral cavity. This bacteria is able to cause infection post extraction. Researchs show that Aloe vera is traditional herb plant which has a lot of anti bacterial compounds. Aim : this study was carried in order to determine the existence Streptococcus α-haemolyticus bacteria on odontectomy patient at RSGMP Trisakti University and the effect of aloe vera extract on the growth of Streptococcus α-haemolyticus bacteria in vitro study Methods: This research use two methods. First method is descriptif research using Randomized Controlled Trial design and second method is labotatory research. Result : Around 92,5% Streptococcus α-haemolyticus bacteria found in 40 blood sample of odontectomy patient undement removal of wisdom teeth at RSGMP Trisakti University. Anti bacterial suspensibility testing using 4 blood agar difussion test concentrated each plate has aloe vera with 25%, 50%,75% and pure aquades. With Anova one way (p< 0,05) and Post Hoc Tukey Test to analyze the result that 50% extract has the biggest effect of antibacterial than 75% and 25%.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?