DETAIL KOLEKSI

Alternatif injeksi air dalam usaha peningkatan produksi pada lapngan "R" dengan mengunakan simulasi reservoir.


Oleh : Agatha Lumina Syafriana

Info Katalog

Nomor Panggil : 490/TP/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Syamsul Irham

Pembimbing 2 : Suryo Prakoso

Subyek : Simulasi Reservoir

Kata Kunci : Simulasi Reservoir


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07112007_Halaman-Judul.pdf 899.73
2. 2016_TA_TM_07112007_Bab-1.pdf 154.65
3. 2016_TA_TM_07112007_Bab-5.pdf 145.35
4. 2016_TA_TM_07112007_Daftar-Pustaka.pdf 457.66
5. 2016_TA_TM_07112007_Lampiran.pdf 2535.74
6. 2016_TA_TM_07112007_Paper-Tugas-Akhir.pdf 442.27

L Lapangan R blok A merupakan lapangan tua yang telah berproduksi sejak tahun 1930. Lapangan yang terletak 110 km di sebelah Barat Laut kota Medan dan ± 45 km di sebelah Barat Laut kota Pangkalan Brandan terdiri dari 2 blok yang terpisahkan oleh patahan yaitu blok A1 dan blok A2. Nilai original oil in place (OOIP) untuk blok A sebesar 25.7 MMSTB dengan kumulatif produksi minyak (NP) sampai dengan 31 Desember 2015 sebesar 9.45 MMSTB sehingga telah memperoleh Recovery Factor sebesar 36.77%. Dikarenakan produksinya yang terus menurun, maka pada tahun 2011 telah dilakukan kegiatan waterflooding pada kedua blok di lapangan R yang menyebabkan produksinya meningkat dan masih terus dilakukan hingga sekarang. Ke depannya, dilakukan beberapa perencanaan skenario sebagai alternatif lain injeksi air pada lapangan R guna memperoleh produksi minyak yang lebih optimal. Proses simulasi reservoir secara umum adalah dimulai dengan persiapan data, inisialisasi, history matching, menjalankan prediksi skenario pengembangan lapangan, dan terakhir yang terakhir adalah evaluasi. Skenario yang direncanakan antara lain, skenario I (basecase) dengan perolehan produksi minyak (Np) sebesar 10.67 MMSTB dengan recovery factor (RF) sebesar 41.52%. Skenario II (skenario I + 20 sumur produksi) dengan Np sebesar 11.98 MMSTB dengan RF sebesar 46.63 %. Dan skenario III (Skenario II + 12 sumur injeksi) dengan Np minyak sebesar 13.36 MMSTB dengan RF sebesar 51.97%. Dengan mempertimbangkan hasil perolehan minyak yang paling tinggi, maka penulis mengajukan skenario III sebagai skenario terbaik

T The block A of R field is one of the old field that have been produced since 1930. The field is located 110 km in the northwest of Medan city and ± 45 km in the northwest of Pangkalan Brandan city consist of 2 blocks that separated by the faults namely block A1 and block A2. The value of original oil in place (OOIP) of these block A is 25.7 MMSTB with the cumulative oil production (Np) until 31st December 2015 about 9.45 MMSTB so it makes the recovery factor is about 36.77%. Because of the production is continuing decrease, so in 2011 has been done the water flooding operation of those two blocks in R field which caused the production increases and still until now. In the future, will done some scenario planning as the others alternative of water injection in R field in order to gain more optimal oil production. The process of simulation reservoir in general is started with data preparation, initialization, history matching, running field development scenario production and the last one is evaluation. The scenario that has been planned are 1st scenario I (base case), with the earned of oil production (Np) is about 10.67 MMSTB with recovery factor (RF) 41.52%. 2nd scenario (1st scenario + adding 20 well producer) with the earned of oil production (Np) is about 11.98 MMSTB with recovery factor (RF) 46.63%. And the 3rd scenario (2nd scenario + adding 12 more well injector) with the earned of oil production (Np) is about 13.36 MMSTB with recovery factor (RF) 51.97%. Considering the result of the highest oil production, so the writer proposed the 3rd scenario as the best scenario.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?