DETAIL KOLEKSI

Analisis potensi longsor pada rencana inlet spillway dan outlet bendungan serbaguna karian kabupaten lebak propinsi banten

0.0


Oleh : Bimo Sukmo Hendrayanto

Info Katalog

Nomor Panggil : 680/TG/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Harry Pramudito

Pembimbing 2 : Sopyan Rachman

Subyek : -

Kata Kunci : -


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. HALAMAN-JUDUL.pdf 718.78
2. 10.-BAB-I.pdf 87.74
3. 11.-BAB-II.pdf 1176.11
4. 12.-BAB-III.pdf 241.28
5. 13.-BAB-IV.pdf 1110.38
6. 14.-BAB-V.pdf 85.14
7. 15.-DAFTAR-PUSTAKA.pdf 130.22

D Daerah Karian kecamatan Lebak provinsi Banten merencanakan pembangunan bendungan, dimana dalam pembangunan kestabilan lereng merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Pada sistem pembangunan ini kadang-kadang ditemukan longsoran kecil yang bisa mengakibatkan terjadi longsoran yang besar, pada umumnya disebabkan oleh adanya bidang lemah yang mengganggu pembangunan bendungan. Untuk mencegah terjadinya longsoran tersebut, maka yang dapat dilakukan adalah analisis kestabilan lereng dengan metode Klasifikasi Massa Batuan. Metode yang digunakan adalah Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR). Menurut Bieniawski (1989), paramater yang digunakan untuk RMR dan SMR adalah Uniaxial Compressive Strength (UCS), Rock Quality Designation (RQD), spacing joint, kondisi kekar, kondisi air tanah dan orientasi kekar. Dari hasil analisis RMR pada lokasi Spillway, Inlet dan Outlet pada umumnya adalah >41 batuan dikatakan sedang walaupun terdapat beberapa kondisi batuannya buruk dengan bobot 35 – 40. Setelah analisis RMR selanjutnya melakukan analisis SMR, dengan arah dan kemiringan kekar serta arah dan kemiringan lereng. Hasil analisis SMR di 3 (tiga) lokasi ini pada umumnya adalah >42 yang berarti kondisi batuan sedang, lereng relatif sebagian mantap, dan kelongsorannya dikontrol oleh adanya kekar.

K Karian sub area of Lebak Banten Province is planning the construction of a dam, where the stability of slopes in construction of the dam is one very important factor. On the system construction is sometimes found small avalanches that could lead to occured a large avalanche, generally caused by the presence of discontinous area that interferes the construction of the dam. To prevent the occurrence of such avalanches, then that can be done is the analysis of the stability of slope classification method of rock mass. The method used is the Rock Mass Rating (RMR) and Slope Mass Rating (SMR). Opinion Bieniawski (1989), parameters RMR dan SMR is Uniaxial Compressive Strength (UCS), Rock Quality Designation (RQD), spacing of discontinous, condition of discontinous, groundwater, Orientation of discontinous. From the results of the analysis rmr on the location of Inlet and Outlet, Spillway in General is 41 > rocks are said to be sedang although there are some conditions that bad with rating of 35 – 40. After analysis of the RMR further analysis SMR, with dip direction of discontinous as well as dip direction of slope. The results of the analysis of the SMR on three (3) site in General is >42 the mean condition medium rocks, slopes are relatively steady partly, and avalanches controlled by the presence of burly.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?