DETAIL KOLEKSI

Analisis sturktur berdasarkan metode gravity pada sub cekungan ujung kulon,banten


Oleh : Richo Jonly

Info Katalog

Nomor Panggil : 696/TG/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Hindartan

Pembimbing 2 : Aris Susilo

Subyek : Gravity, Spectral Analyses, Moving Average, Subsurface Structural Modeling

Kata Kunci : -


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_GL_072.10.049_HALAMAN-JUDUL.pdf 606.49
2. 2016_TA_GL_072.10.049_Bab1.pdf 324.49
3. 2016_TA_GL_072.10.049_Bab2.pdf 449.93
4. 2016_TA_GL_072.10.049_Bab4.pdf 776.35
5. 2016_TA_GL_072.10.049_Bab5.pdf 1038.28
6. 2016_TA_GL_072.10.049_Bab3.pdf 627.25
7. 2016_TA_GL_072.10.049_Bab6.pdf 306.42
8. 2016_TA_GL_072.10.049_Daftar-Pustaka.pdf 258.41
9. 2016_TA_GL_072.10.049_Lampiran.pdf 296.28

M Metode Gravity merupakan salah satu metode geofisika yang digunakan untuk mengukur variasi medan gayaberat bumi akibat adanya perbedaan rapat massa antar batuan. Metode ini dapat digunakan untuk menentukan struktur geologi bawah permukaan di dearah Ujung Kulon Banten. Luas daerah penelitian ± 1.824 km2 Analisis data gayaberat dilakukan dengan melakukan tahap analisis spektral yang bertujuan untuk menghasilkan kedalaman zona anomali, nilai k (bilangan gelombang) dan menentukan lebar jendela (tapis). Berdasarkan analisis spektral, daerah penelitian memiliki lebar jendela 26x26 , kedalaman anomali residual yang mencerminkan batuan dasar Tersier sekitar 30 km, sedangkan kedalaman anomali regional yang mencerminkan bidang Moho sekitar 22 km. Untuk analisis struktur sesar, penulis menggunakan metode SVD. Berdasarkan hasil analisis SVD terlihat bahwa daerah penelitian mempunyai pola anomali relatif kelurusan baratdaya-timurlaut, utaraselatan, dan barat-timur yang memiliki arah relatif sama terhadap struktur sesar, perlipatan, dan deliniasi cekungan. Kata kunci : Gravity, analisa spektrum, rataan bergerak, SVD, pemodelan struktur bawah permukaan.

G Gravity method is one of geophysical methods which is used to measure the variety of gravitational field of earth due to density differences of the rocks. The study area is located in Ujung Kulon, Banten and extents about 1.824km2. Gravity data analyses is consist of spectral analyses to obtain the depth of the anomalous zone, the value of k (wave number), and to determine the width of the window. Based on spectral analyses, the width of the window in study area is 26x26, the depth of residual anomaly which reflects a Tertiary basement is 30km, whereas the regional depth of residual anomaly which reflects the Moho is about 22km. SVD method is used in this study to do the fault analyses. The result of SVD analysis shows that the study area has South West – North East, North – South, and West – East anomalous patterns, which are similar to the directions of faults, folds, and basin delineation.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?