DETAIL KOLEKSI

Evaluasi penggunaan MUD cap drilling untuk mencapai kedalaman target pada pemboran X-01 lapangan X


Oleh : Annisaathadi Gayo

Info Katalog

Nomor Panggil : 609/TP/2017

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Abdul Hamid

Pembimbing 2 : Samsol

Subyek : Cause loss circulation;Method of countermeasure loss circulation

Kata Kunci : wells, loss circulation, drilling techniques.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_TM_071001300028_Halaman-judul.pdf 1371.61
2. 2017_TA_TM_071001300028_Bab-1.pdf 155.65
3. 2017_TA_TM_071001300028_Bab-2.pdf 318.18
4. 2017_TA_TM_071001300028_Bab-3.pdf 1051.78
5. 2017_TA_TM_071001300028_Bab-4.pdf 472.95
6. 2017_TA_TM_071001300028_Bab-5.pdf 165.38
7. 2017_TA_TM_071001300028_Bab-6.pdf 151.82
8. 2017_TA_TM_071001300028_Daftar-pustaka.pdf 361.65
9. 2017_TA_TM_071001300028_Lampiran.pdf 378.35

S Sumur X-01 terletak pada Lapangan X yang berada di Blok Cepu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pada Sumur X-01 Lapangan X, batuan reservoir utamanya ialah batuan karbonat yang vuggy (memiliki gua-gua didalamnya). Oleh karena itu, masalah utama yang dihadapi ialah loss circulation.Pada sumur X-01, masalah loss circulation diperkirakan terjadi pada trayek 12-1/4”, 8-1/2” dan 6-1/8” sehingga rotating control device dipasang pertama kali pada trayek 12-1/4” sebagai mitigasi loss circulation. Namun, pada kenyataannya pada trayek tersebut tidak terjadi masalah loss circulation.Pada trayek 8-1/2”, masalah total loss circulation terjadi pada kedalaman 5204 ftMD dan untuk mengatasi masalah tersebut digunakan Diesel Oil Bentonite 2 Cement (DOB2C) sebanyak lima kali. Selanjutnya, pada trayek 6-1/8”, masalah total loss circulation terjadi pada kedalaman 5310 ftMD yang kemudian ditanggulangi dengan menggunakan DOB2C sebanyak 13 kali selama 8,14 hari, namun total loss circulation masih tetap tidak dapat teratasi. Sehingga engineer memutuskan menggunakan Managed Pressure Drillling jenis Floating Mud Cap Drilling.Metode Floating Mud Cap Drilling ini berhasil digunakan untuk mencapai kedalaman target 6141 ftMD / 5102 ftTVD dengan waktu dan biaya yang masih berada di bawah AFE yang telah direncanakan pada sumur X-01. Oleh karena itu, metode Floating Mud Cap Drilling efektif digunakan pada sumur-sumur Lapangan X.

W Well X-01 is on Field X in Cepu Block, Bojonegoro District, East Java. In well X-01, the main reservoir stone is vuggy limestone which has cave inside it. Therefore, the main drilling problem is loss circulation.In well X-01, loss circulation problem was expected to happen in section 12-1/4”, 8-1/2” dan 6-1/8”, so that rotating control device was installed for the first time at section 12-1/4” as loss circulation mitigation.In section 8-1/2”, total loss circulation occured at 5204 ftMD and to solve the total loss circulation problem, Diesel Oil Bentonite 2 Cement (DOB2C) was used five times. Next at section 6-1/8”, total loss circulation occurred at 5310 ftMD which was solved using DOB2C thirteen times for 8.14 days, but the total loss circulation still occured. Hence, drilling engineer decided to use Floating Mud Cap Drilling of Managed Pressure Drilling.The Floating Mud Cap Drilling was successfully used to reach the targeted depth at 6141 ftMD / 5102 ftTVD with time and cost under the planned AFE of well X-01. Therefore, Floating Mud Cap Drilling techniques is used effectively in wells of Field X.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?