DETAIL KOLEKSI

Evaluasi penggunaan oil base mud smooth fluid (SF 05) terhadap formasi shale pada sumur \"D\" di lapangan \"F\"


Oleh : Afan Alvin

Info Katalog

Nomor Panggil : 598/TP/2017

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Abdul Hamid

Subyek : Wells

Kata Kunci : oil base mud, drlling report, shale formation.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_TM_07112044_Halaman-judul.pdf 1531.68
2. 2017_TA_TM_07112044_Bab-1.pdf 85.93
3. 2017_TA_TM_07112044_Bab-2.pdf 454.54
4. 2017_TA_TM_07112044_Bab-3.pdf 847.14
5. 2017_TA_TM_07112044_Bab-4.pdf 309.39
6. 2017_TA_TM_07112044_Bab-5.pdf 167.65
7. 2017_TA_TM_07112044_Bab-6.pdf 152
8. 2017_TA_TM_07112044_Daftar-pustaka.pdf 150.17
9. 2017_TA_TM_07112044_Lampiran.pdf 565.85

E Evaluasi Penggunaan Oil Base Mud Smooth Fluid (SF 05) TerhadapFormasi Shale Pada Sumur “D” Lapangan “F” bertujuan untuk meninjau kembaliperforma dari lumpur yang digunakan sehingga dapat dijadikan referensipemilihan lumpur untuk sumur-sumur selanjutnya. Evaluasi lumpur akan ditinjaudari permasalahan pemboran, hole cleaning, dan rheology dari lumpuur yangdigunakan, untuk mengavaluasi lumpur tersebut data-data yang digunakan adalahdaily mud report, daily drilling report, dan stratigrafi lapangan. Sumur Dmerupakan sumur injeksi yang menembus lapisan yang di dominasi oleh batuanshale. Beberapa permasalahan yang muncul pada proses pemboran ini adalah holecleaning dan gumbo. Trajek awal pada pemboran ini adalah 17 ½” denganmenggunakan spud mud sebagai lumpur pemboran. Pada trajek ini tidakditemukan permasalahan ddikarenakan lumpur yang digunakan mampu mengatasipermasalahan yang dapat terjadi. Selanjutnya pada trajek 12 ¼” dan 8 ½” sistemlumpur yang digunakan adalah synthetic oil base mud karena pada kedalaman inisebagian batuannya didominasi batuan shale. Penggunaan lumpur synthetic oilbase mud pada kedua trajek tersebut sudah sesuai namun yang perlu diperhatikanadalah adanya permasalahan hole cleaning pada trajek 12 ¼” yang diakibatkannilai pengangkatan cutting yang tidak baik. Untuk mengatasi permasalahantersebut maka yang digunakan adalah merubah rheology lumpur yang digunakankhususnya nilai PV dan YP agar rheology lumpur menjadi lebih baik sehinggatidak terjadi permasalahan lebih lanjut dari hole cleaning yang tidak baik tersebut.

E Evaluation of synthetic oil base mud (SF 05) usage towards shaleformation in D injection well F field aims to review the performance of mud thatis used, so that it can be used as a reference to choose mud for next wells.Evaluation of mud usage will be reviewed from drilling problems, hole cleaning,and properties of mud that is used. The data used in evaluating this mud is dailymud report, daily drilling report, and stratigraphy field. The D injection wellspenetrate the layer that dominated shale stone. Some of the problems in the Dinjection well are hole cleaning and gumbo. In the 17 ½’’ hole section is usedspud mud as drilling fluid. The mud usage in that hole section is effective becausethere is no problems arise from mud usage. In the 12 ¼ \'\' and 8 ½ \'\' hole sectionsused synthetic oil base mud because in this section penetrate shale formation. Theusage of synthetic oil base mud for both section was appropriate but there is aproblem on hole cleaning 12 ¼” hole section that caused by the number of cuttingcarry index which was not good. the solution to solve that problem is to changemud properties especially to increase the number of yield point and plasticviscosity so that the bigger problem than hole cleaning can be prevented

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?