DETAIL KOLEKSI

Penanggulangan lost circulation dengan menggunakan metode under balanced driling pada Sumur Y, Blok Z.


Oleh : Rizki Ananda Parulian

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Abdul Hamid

Pembimbing 2 : Cahaya Rosyidan

Subyek : Lost circulation;Under balanced - Drilling method

Kata Kunci : lost circulation, under balanced drilling method, Well Y


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07111314_Halaman-judul.pdf 2438.54
2. 2016_TA_TM_07111314_Bab-1.pdf 558.67
3. 2016_TA_TM_07111314_Bab-2.pdf 1086.35
4. 2016_TA_TM_07111314_Bab-3.pdf 1551.18
5. 2016_TA_TM_07111314_Bab-4.pdf 1294.36
6. 2016_TA_TM_07111314_Bab-5.pdf 793.6
7. 2016_TA_TM_07111314_Bab-6.pdf 660.04
8. 2016_TA_TM_07111314_Daftar-pustaka.pdf 760.22
9. 2016_TA_TM_07111314_Lampiran.pdf 6623.92

P Proses pemboran merupakan tahapan dimana bertujuan untuk membentuk lubang sebelum dilakukannya proses produksi. Sumur ”CT” dan Sumur ”Y” berada di area yang sama yaitu Blok Z. Kedua sumur tersebut sama-sama sumur lepas pantai dengan trayek pemboran vertikal. Sumur ”CT” dibor terlebih dahulu pada tahun 1971. Kemudian Sumur ”Y” dilakukan pemboran pada tahun 2009. Pada operasi pemboran Sumur ”CT” terjadi kehilangan lumpur total pada trayek 12 ¼” di kedalaman 3798 ft ditanggulangi dengan pemompaan LCM (Loss Circulation Material) sebanyak 375 bbl dengan konsentrasi 300 ppb tetapi kehilangan lumpur tersebut tidak dapat teratasi secara keseluruhan. Kemudian kembali terjadi kehilangan lumpur total pada kedalaman 4433 ft dan 4545 ft yang ditanggulangi dengan pemompaan LCM dengan konsentrasi yang sama, namun karena tidak berhasil maka dilakukan blind drilling. Penanganan dengan metode ini memakan waktu sebanyak 17 hari. Sedangkan di Sumur ”Y” pada trayek 12 ¼” sempat dilakukan pemboran secara konvensional. Namun, ketika pemboran menyentuh kedalaman 2910 ft terjadi masalah kehilangan lumpur total. Berdasarkan pengalaman yang pernah terjadi pada Sumur ”CT”. Maka penanganan kehilangan lumpur total kali ini, dilakukan pemboran dengan menggunakan metode Under Balanced Drilling. Ketika menngunakan metode ini terbukti lebih cepat dan lebih efisien karena hanya memakan waktu sebanyak 8 hari.

D Drilling operation is process for creating a hole before production operation. “CT” Well and “Y” Well is located at same area which is Z Block. Those wells are vertical offshore wells. “CT” Well had been drilled on 1971 before “Y” Well was drilled on 2009.While drilling “CT” Well occurred total loss circulation on 12 ¼” at 3928 ft and cured with injection of 375 bbl LCM (Loss Circulation Material) with concentration 300 ppb but the loss circulation still occurred. Then total loss circulation occurred again at depth 4343 ft and 4545 ft. It cured with the same method but it didn’t succeed at all. Thus, using blind drilling method is the only option to anticipate the loss. This operation took 17 days using those methods.Well “Y” on 12 ¼” was drilled conventionally. When it reached depth 2910 ft occurred total loss circulation. Based on “CT” Well, using Under Balanced Drilling Method is the best way to anticipate the total loss circulation. This method only took 8 days

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?