DETAIL KOLEKSI

Analisis produksi gas asosiasi formasi LPAB, LPCD, LP E untuk optimalisasi lapangan Dehan dengan menggunakan software IPM


Oleh : Deny Handryansyah

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Subyek : Gas production analysis;Software IPM

Kata Kunci : gas production analysis, software IPM, dehan field


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_TM_07111097_Halaman-judul.pdf 2037.82

L Lapangan Dehan adalah salah satu lapangan produksi yang dikategorikan ke dalam sumur associated yang memiliki sembilan sumur yang memproduksikan minyak dan gas secara bersamaan. Ditambah dengan gas yang terlepas dari minyak saat diproduksikan akan menambah jumlah gas saat dipermukaan. Pada studi ini akan dibahas dari reservoir, produksi sumur – sumur tersebut, dan juga sampai ke jaringan di permukaan, yang nantinya dari hasil tersebut diharapkan akan didapatkan keputusan skenario pengembangan apa yang cocok untuk Lapangan Dehan.Pada awalnya dilakukan penelitian tentang berapa jumlah cadangan lapisan LPAB, LPCD, dan LPE dengan menggunakan metoda Material Balance pada software MBAL. Yang nantinya akan dibandingkan hasilnya dengan hasil yang didapatkan dari data volumetric yang sudah ada.Pada sumur – sumur associated laju alir perhari dari kesembilan sumur tersebut mencapai ± 700 BOPD dan produksi gas mencapai 6 MMSCFD. Akan tetapi, dari kesembilan sumur tersebut belumlah memiliki data yang dapat digunakan untuk dipergunakan dalam perhitungan cadangan lapisan LP, sehingga penulis memodelkan tiap sumur tersebut dengan menggunakan Prosper. Yang nantinya akan digunakan untuk mensimulasikan keadaan lapangan secara keseluruhan.Setelah mendapatkan model sumur yang dianggap sesuai dengan keadaan sesungguhnya, maka selanjutnya adalah dibuat sebuah model lapangan yang terhubung dari reservoir, sumur, hingga permukaan. Yang mana pengerjaan ini menggunakan GAP sebagai alat bantu pemodelan Lapangan Dehan. Hasil dari history matching juga akan menjadi kerumitan tersendiri dari studi ini karena beberapa masalah sehingga hasil tidak didapatkan secara maksimal. Dan untuk peramalan produksi digunakan beberapa skenario demi mendapatkan hasil produksi yang optimum untuk Lapangan Dehan.Yang mana akan dilakukan lima skenario termasuk dari peramalan base case. Untuk basecase hanya diperpanjang produksi sumur – sumur yang ada mencapai 2025 tanpa melakukan pengeraan apapun. Untuk skenario I dilakukan perngerjaan penambahan sumur infill dengan di-commingle dengan lapisan LPAB, LPCD, dan LPE. Kemudian untuk skenario II dilakukan pengerjaan penambahan sumur infill dengan di-commingle dengan lapisan LPAB dan LPCD. Untuk skenario III dan IV pengerjaannya sama dengan skenario II, hanya utuk skenario III dan IV ini di-commingle dengan lapisan LPAB dan LPE untuk skenario III, kemudian untuk skenario IV di-commingle dengan lapisan LPCD dan LPE. Dan skenario terakhir adalah skenario V dengan penambahan sumur infill pada satu lapisan, tetapi semua lapisan akan dilihat kembali lapisan mana yang paling berprospek. Lalu hasil paling optimum adalah dari skenario III dengan diproduksikan dari LPAB dan LPCD dan mendapatkan RF minyak 6.21% dengan RF gas 44.83%.

D Dehan Field is one of field production wells associated categorized into nine wells were producing oil and gas simultaneously. Coupled with gas regardless of the current oil will increase the amount of gas produced while the surface. In this study will be discussed from the reservoir, production wells, and also to the network on the surface, which will result a decision is expected to obtain a suitable for the development of Dehan Field.At first conducted research on how many layers reserves LPAB, LPCD, and LPE using the method Material Balance on MBAL software. Which will be compared the results with the results obtained from the data exixting volumetric.Wells associated flow rate per day from nine wells ± 700 BOPD and gas production reached 6 MMSCFD. However, of the nine wells not yet have data that can be used for calculation of reserves LP layer, so the author modeled each well by using Prosper. Which will be used to simulate the state of the field as a whole.After getting wells tha are considered models in accordance with the actual situation, then the next is made a model of the field that connected from the reservoir wells, up to the surface. Which this work GAP as modeling tools Dehan Field. The result of history matching will also be hassle separate from the study due to some problems so the results are not obtained to the fullest. And for farecasting production used several scenarios in order to obtain optimum production results of Dehan Field. Which will be carried out five scenarios including a base case forecast. Basecase only extended to the production wells - wells reached 2025 without doing any pengeraan. For scenario I do perngerjaan additional infill wells to be commingle with LPAB layer, LPCD, and LPE. Then for the second scenario made progress with the addition of infill wells in commingle with LPAB layer and LPCD. III and IV for the scenario process is the same as scenario II, only weeks to scenarios III and IV of this in commingle with LPAB layer and LPE for scenario III, then to scenario IV commingle with LPCD layer and LPE. And the last scenario is the scenario V with the addition of infill wells in a single layer, but all will be back coating layer where the most prospective. Then the most optimum result is of scenario III produced from LPAB and LPCD and get oil RF with RF 6:21 % 44.83 % gas.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?