DETAIL KOLEKSI

Skenario pengembangan dan peramalan produksi lapangan G3 zona M4 menggunakan black oil simulator


Oleh : Rivaldi Gema Kumara

Info Katalog

Nomor Panggil : 978/TP/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Maman Djumantara

Pembimbing 2 : Lisa Samura

Subyek : Characteristics of reservoir fluid;The purpose of the reservoir simulation

Kata Kunci : reservoir simulation, Black Oil Simulator, history matching, infill well, injection well


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TM_071001400145_Halaman-Judul.pdf 2147.25
2. 2018_TA_TM_071001400145_Bab-1.pdf 1120.58
3. 2018_TA_TM_071001400145_Bab-2.pdf 1057.58
4. 2018_TA_TM_071001400145_Bab-3.pdf 1145.4
5. 2018_TA_TM_071001400145_Bab-4.pdf 1548.2
6. 2018_TA_TM_071001400145_Bab-5.pdf 686.62
7. 2018_TA_TM_071001400145_Daftar-Pustaka.pdf 807.28
8. 2018_TA_TM_071001400145_Lampiran.pdf 884.51

L Lapangan G3 Zona M4 berada pada Region Sumatera, kira-kira 110 km di sebelah barat laut kota Medan dan ± 45 km di sebelah barat laut kota Pangkalan Brandan. Sejak awal berproduksi sampai sekarang, Lapangan G3 Zona M4 belum dilakukan pengembangan secara secondary recovery dan hanya memiliki recovery factor (RF) pada tahun 2017 sebesar 4.5%. Oleh karena itu guna meningkatkan recovery factor(RF) pada Lapangan G3 Zona M4, perlu dilakukan penelitian mengenai skenario pengembangan lapangan terbaik dengan menggunakan black oil simulator.Lapangan G3 Zona M4 sendiri adalah lapangan minyak yang sudah beroperasi sejak tahun 1964 sampai saat ini. Lapangan G3 Zona M4 ini memiliki 2 blok, yaitu Blok X dan Blok Y. Pada Blok X terdapat 3 sumur produksi sedangkan pada Blok Y terdapat 2 sumur produksi. Dari kelima sumur yang ada pada Lapangan G3 Zona M4 hanya 2 sumur yang masih beroperasi hingga sekarang.Pada penelitian Tugas Akhir ini dilakukan simulasi reservoir pada Lapangan G3 Zona M4 dengan Black Oil Simulator pada software Computer Modelling Group (CMG). Berdasarkan model statik yang diberikan dibuat model dinamis yang kemudian akan dilakukan inisialisasi dan history matching untuk mendapatkan model reservoir yang dapat merepresentasikan kondisi reservoir yang sebenarnya.Secara umum pada simulasi reservoir terdapat tiga tahapan utama yang dilakukan. Tahap pertama simulasi reservoir adalah persiapan data dan membangun model dinamis. Tahap kedua adalah validasi data yang terdiri dari inisialisasi dan history matching, dan pada tahap terakhir adalah peramalan skenario produksi.Berdasarkan model reservoir yang sudah selaras (match), maka dilakukan beberapa skenario pengembangan untuk melihat bagaimana keadaan reservoir pada masa yang akan datang. Ada empat skenario pengembangan yang akan dilakukan pada Lapangan G3 Zona M4 antara lain skenario 1 yaitu base case, skenario 2 yaitu skenario 1 + 1 workover, skenario 3 yaitu skenario 2 + 3 infill well, dan skenario 4 yaitu skenario 3 + 3 injection well.Hasil yang didapatkan dari skenario I adalah kumulatif minyak sebesar 439.945 MSTB dengan sisa minyak yang tersisa di reservoir sebesar 4612.335 MSTB. Sehingga besarnya nilai recovery factor (RF) skenario I adalah 8.70 %. Hasil yang didapatkan dari skenario II adalah kumulatif minyak sebesar 508.247 MSTB dengan sisa minyak yang tersisa di reservoir sebesar 4544.033 MSTB. Sehingga besarnya nilai recovery factor (RF) skenario II adalah 10.05 %. Hasil yang didapatkan dari skenario III adalah kumulatif minyak sebesar 1013.8 MSTB dengan sisa minyak yang tersisa di reservoir sebesar 4038.48 MSTB. Sehingga besarnya nilai recovery factor (RF) pada skenario III adalah 20.06%. Hasil yang didapatkan dari skenario IV adalah kumulatif minyak sebesar 1013.76 MSTB dengan sisa minyak yang tersisa di reservoir sebesar 4038.52 MSTB, sehingga besarnya recovery factor (RF) pada skenario IV adalah 20.06%.Berdasarkan keempat skenario yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa skenario terbaik untuk dilakukan adalah skenario 3 dengan recovery factor (RF) sebesar 20.06% dan incremental sebesar 11.35%. Lapangan G3 Zona M4 tidak mendukung injeksi air dikarenakan tekanan reservoir masih cukup tinggi, penyapuan injeksi kurang optimal, dan permeabilitas cukup besar sehingga breakthrough semakin cepat terjadi yang ditunjukkan oleh meningkatnya produksi air Lapangan G3 Zona M4.

G G3 Field Zone M4 located in Sumatera region, about 110 km from northwest Medan City and ± 45 km from northwest Pangkalan Brandan. From the start of production until now, G3 Field Zone M4 has not been developed on a secondary recovery basis and only has recovery factor (RF) in 2017 of 4.5%. Therefore in order to increase recovery factor (RF) in G3 Zone M4 Field, it is necessary to conduct research on the best field development scenario using a black oil simulator.G3 Field Zone M4 is an oil field that has been operating since 1964 until now. G3 Field Zone M4 have 2 block, there are Block X and Block Y. Block X have 3 production well while in Block Y have 2 production well. From all well in G3 Field Zone M4, only 2 existing well until now.In this Final Project, the writer is going to do simulation reservoir on G3 Field Zone M4 with Black Oil Simulator from software Computer Modelling Group (CMG). Based on static model that have been given, the writer is going to build dynamic model and then inisialitation also history matching to get reservoir model which is describe the origin of reservoir condition.Generally in reservoir simulation there are three main stages that will be carried out. The first stage of reservoir simulation is data preparation and data input, then the second stage is data validation consisting of initialization and history matching, and in the last stage is forecasting production scenarios.Based on reservoir model that already match, the writer is going to do some field development scenario to see how reservoir condition in the future. There are four development scenario which going to applied in G3 Field Zone M4, first scenario is base case, second scenario is first scenario + 1 workover, third scenario is second scenario + 3 infill well, and fourth scenario is third scenario + 3 injection well.The results obtained from scenario I are cumulative oil of 439,945 MSTB with the remaining oil remaining in the reservoir of 4612,335 MSTB. So that the value of the recovery factor (RF) scenario I is 8.70%. The results obtained from scenario II are cumulative oil of 508,247 MSTB with the remaining oil remaining in the reservoir of 4544,033 MSTB. So that the value of the recovery factor (RF) scenario II is 10.05%. The results obtained from scenario III are the cumulative oil of 1013.8 MSTB with the remaining oil remaining in the reservoir of 4038.48 MSTB. So that the value of the recovery factor (RF) in scenario III is 20.06%. The results obtained from scenario IV are cumulative oil of 1013.76 MSTB with the remaining oil in the reservoir of 4038.52 MSTB. So that the value of the recovery factor (RF) in scenario IV is 20.06%.Based on the four scenarios that have been carried out, it can be concluded that the best scenario to do is scenario 3 with recovery factor (RF) of 20.06% and incremental of 11.35%. G3 Field Zone M4 does not support water injection because reservoir pressure is still quite high, injection sweeping is less optimal, and permeability is large enough so that breakthroughs occur faster which is shown by increased water production of G3 Zone M4 Field.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?