DETAIL KOLEKSI

Karakteristik reservoir batuan karbonat dengan menggunakan metode flow indicator pada lapaisan "A" , lapangan "AOM" , formasi Kujung, Cekungan Jawa Timur Utara


Oleh : Aldo Octavianto M

Info Katalog

Nomor Panggil : 936/TG/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Ovinda

Pembimbing 2 : Benyamin

Subyek : Carbonate rock;Reservoir

Kata Kunci : petrophysical analysis, North East Java basin, flow zone indicator, Kujung formation, rocktype


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_GL_072001400015_Halaman-Judul.pdf 3929.43
2. 2018_TA_GL_072001400015_Bab-1.pdf 932.46
3. 2018_TA_GL_072001400015_Bab-2.pdf 1274.22
4. 2018_TA_GL_072001400015_Bab-3.pdf 1503.16
5. 2018_TA_GL_072001400015_Bab-4.pdf 4631.91
6. 2018_TA_GL_072001400015_Bab-5.pdf 709.82
7. 2018_TA_GL_072001400015_Daftar-Pustaka.pdf 705.17
8. 2018_TA_GL_072001400015_Lampiran.pdf 390.84

D Dalam eksplorasi hidrokarbon, manajemen reservoir merupakan hal yangsangat penting. Perusahaaan minyak dan gas perlu melakukan karakterisasi reservoir untuk memahami karakteristik reservoir yang menjadi target dalam eksplorasi, sehingga cadangan hidrokarbon dapat ditentukan dengan akurat. Tantangan dalam karakterisasi reservoir adalah mengintegrasikan data geologi berupa faktor-faktor pengontrol batuan dengan karakteristik petrofisika batuan. Analisa petrofisika adalah suatu metode pendukung dalam usaha evaluasi formasi dengan cara menggunakan hasil rekaman logging sebagai sumber utama. Data –data diluar data logging juga diperlukan, seperti data core, dan data lumpurpemboran. Analisa petrofisika ini menghasilkan adalah nilai Vsh, porositas, permeabilitas dan saturasi air. Cekungan Jawa Timur Utara merupakan salah satu cekungan migas yang ada di Indonesia yang dapat memproduksi hidrokarbon, oleh karena itu penelitian ini dilakukan di Cekungan Jawa Timur Utara yang berfokus pada kajian mengenai karakteristik reservoir ini pada Formasi Kujung dengan terdapat 4 sumur yaitu UPA-02, 7, 6 dan 2. Penelitian ini dilakukan pada lapisan“A” yang terdapat data core pada sumur UPA-02. Pada penelitian menggunakan metode Flow Zone Indicator (FZI), dimana FZI adalah pembagian tipe batuan berdasarkan karakter aliran dari suatu reservoir dengan menggunakan data porositas dan permeabilitas. Kemudian melakukan penyebaran nilai petrofisika dan rocktypepada sumur yang tidak mempunyai data core (uncored intervals). Hasil penelitianini didapatkan terdapat 5 tipe batuan (rocktype) pada daerah penelitian berdasarkanharga FZI yang telah di dapat kemudian dilakukan korelasi untuk mengetahuihubungannya pada tiap sumur, oleh karena itu setiap rocktype memiliki perbedaankemampuan dalam mengalirkan fluida.

I In hydrocarbon exploration, reservoir management is very important. Oil and gas companies need to characterize the reservoir to understand the reservoir characteristics that are targeted in the exploration, so that the hydrocarbon reserves can be accurately determined. The challenge in reservoir characterization is to integrate geological data in the form of rock control factors with petrophysical characteristics of rocks. Petrophysical analysis is a supporting method in the effort of formation evaluation by using the recording of logging as the main source. Data outside of logging data is also required, such as core data, and drilling mud data.This petrophysical analysis yields Vsh value, porosity, permeability and water saturation. The North East Java Basin is one of the existing oil and gas reservoirsin Indonesia that can produce hydrocarbons, therefore this research is conducted in the North East Java Basin which focuses on the study of the characteristics of this reservoir in Kujung Formation with 4 wells UPA-02,7 , 6 and 2. This research is carried out on the layer "A" which contains core data on UPA-02 wells. The research used Flow Zone Indicator (FZI) method, where FZI is the distribution of rock type based on the flow character of a reservoir by using porosity and permeability data. Then do the deployment of petrophysical and rocktype values on wells that do not have core data (uncored intervals). The result of this research is found there are 5 rock types (rock type) in research area based on FZI price which have been in can then be done correlation to know the relation on each well,therefore each rock type has different ability in fluid flow.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?