DETAIL KOLEKSI

Efek ekstrak samiloto (andrographis panicuolata ness) terhadap pertumbuhan biofilm Streptococcus mutans dan porphyromonas gingivalis (Laporan penelitian)


Oleh : Puspita Mayangsari

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.904.1 PUS e

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : drg. Armelia Sari, M.Biomed.

Subyek : Microbiology

Kata Kunci : Andrographis paniculata, bioflm S,mutans,P.gingivalis.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KG_04011176_Halaman-Judul.pdf 1843.07
2. 2015_TA_KG_04011176_Bab-1-Pembahasan.pdf 719.32
3. 2015_TA_KG_04011176_Bab-2-Tinjauan-Pustaka.pdf 911.33
4. 2015_TA_KG_04011176_Bab-3-Kerangka-Teori.pdf 680.31
5. 2015_TA_KG_04011176_Bab-4-Metode-Penelitian.pdf 908.02
6. 2015_TA_KG_04011176_Bab-5-Hasil-Penelitian.pdf 921.57
7. 2015_TA_KG_04011176_Bab-6-Pembahasan.pdf 707.38
8. 2015_TA_KG_04011176_Bab-7-Kesimpulan-dan-Saran.pdf 624.82
9. 2015_TA_KG_04011176_Daftar-Pustaka.pdf 748.89
10. 2015_TA_KG_04011176_Lampiran.pdf 1460.68

K Karies dan penyakit periodontal diawali dengan terbentuknya biofilm oleh bakteri seperti Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis. Secara farmakologi disebutkan bahwa sambiloto mempunyai sifat antibakteri, antifungal, antivirus, antiinflamasi, antioksidan, analgesik, imunostimulator, dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hambat ekstrak sambiloto terhadap pertumbuhan biofilm monospesies serta multispesies S. mutans and P. gingivalis secara in vitro. Kultur dari S. mutans ATCC 25175 dan P.gingivalis ATCC 33277 didistribusikan ke dalam well-plate ketika optical density mencapai 0,25 – 0,3 (1x107 cfu/mL). Ekstrak sambiloto diencerkan dengan DMSO 10% hingga terbentuk konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12,5% dan 6,25% dan ditambahkan ke dalam well-plate. Efek hambat diobservasi setelah 1 jam, 3 jam, 6 jam, dan 24 jam. Ekstraksi dari kristal violet dan safranin yang masih berada dalam well dihitung sebagai jumlah biofilm dengan menggunakan ELISA reader pada 450 nm and 490 nm dengan menambahkan etanol 90% sebanyak 200 L. Terdapat penurunan optical density dari biofilm setelah diberikan ekstrak sambiloto. Konsentrasi terbaik dalam menghambat biofilm S. mutans adalah ekstrak sambiloto 100% dengan inkubasi 6 jam, untuk P. gingivalis adalah ekstrak sambiloto 100% dengan inkubasi 1 jam, dan untuk multispesies adalah ekstrak sambiloto 100% dengan inkubasi 3 jam. Hasil uji one way Anova and Tukey HSD menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p < 0,05) pada beberapa konsentrasi dan masa inkubasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak sambiloto memiliki efek hambat terhadap pertumbuhan biofilm S. mutans dan P. gingivalis yang berguna untuk pencegahan karies dan penyakit periodontal.

Dental caries and periodontal disease are initiated by biofilm forming bacteria such as Streptococcus mutans and Porphyromonas gingivalis. Sambiloto is a medicinal plant that has a broad range of pharmacological effects, such as antibacterial, antiviral, antifungal, anti-inflammatory, antioxidant, analgesic, immunostimulator, and anticancer. The aim of this study is to investigate the effect of sambiloto extract against monospecies and multispecies biofilm formed by S. mutans and P. gingivalis in vitro. Culture of S. mutans ATCC 25175 and P. gingivalis ATCC 33277 were distributed into 96-well flat-bottom microplate when it reached OD of 0,25–0,3 (1x107 cfu/mL). Sambiloto extract was diluted into concentration of 100%, 50%, 25%, 12,5% and 6,25% using DMSO 10% and added into the well. The inhibitory effect were observed after 1 hrs, 3 hrs, 6 hrs, and 24 hrs. Extraction of the remaining crystal violet (0,5% w/v) and safranin (0,5% w/v) were counted using ELISA reader at 450 nm and 490 nm by adding 200 L of 90% ethanol. The biofilm optical density after the incubation with sambiloto extract were decreased. The best concentration to inhibit S. mutans biofilm is 100% sambiloto extract with 6h incubation, for P. gingivalis is 100% sambiloto extract with 1 hrs incubation, and for multispecies is 100% sambiloto extract with 3 hrs incubation. One way Anova Tukey HSD test result showed there were significant difference (p < 0,05) on some concentration and incubation time. These results showed the inhibitory activity of sambiloto extract against biofilm by S. mutans and P. gingivalis and provide an alternative prevention strategy against caries and periodontal diseases.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?