DETAIL KOLEKSI

Mitigasi penanggulangan masalah rangkaian pipa bor terjepit antara pekerjaan pemancingan dan pekerjaan sidetrack drilling di sumur x-14


Oleh : Fahriza Diputra

Info Katalog

Nomor Panggil : 670/TP/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Mu'min Priyono Tamsil

Pembimbing 2 : P. Simorangkir

Subyek : Drilling;The problem of a pinched drill pipe circuit;Work sidetrack drilling

Kata Kunci : down hole, drilling


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07111126_Halaman-judul.pdf 1749.37
2. 2016_TA_TM_07111126_Bab-1.pdf 396.07
3. 2016_TA_TM_07111126_Bab-2.pdf 9247.55
4. 2016_TA_TM_07111126_Bab-3.pdf 6861.34
5. 2016_TA_TM_07111126_Bab-4.pdf 114.27
6. 2016_TA_TM_07111126_Bab-5.pdf 75.17
7. 2016_TA_TM_07111126_Daftar-pustaka.pdf 123.99
8. 2016_TA_TM_07111126_Lampiran.pdf 2441.6

P Pada tahun 2015 sesuai dengan rencana kerja yang disetujui oleh SKKMigas, PT Saka Energi Ltd. telah membor tiga sumur pengembangan termasuksumur “X-14”. Pada pelaksanaan pemboran Sumur “X-14” ini, telah terjadimasalah terjepitnya rangkaian pipa bor karena Differential Wall Sticking yangtidak dapat dibebaskan pada kedalaman 7,467 ftMD/ 4,866 ftTVD. Hal tersebutdapat menyebabkan munculnya Non-Productive Time yang mengakibatkanadanya additional cost. Untuk menghindari additional cost tersebut, maka perludiperhitungkan langkah yang akan dilakukan selanjutnya agar kegiatan pemborandi Sumur “X-14” dapat dilanjutkan sampai Formasi Kujung di kedalaman akhir7,693 ftMD/ 5,010 ftTVD.Untuk itu, perlu dilakukan penilaian mendalam terhadap dua pekerjaanguna menanggulangi terjepitnya rangkaian pipa bor di Sumur “X-14” yaitu antaramelakukan pekerjaan pemancingan atau melakukan Sidetrack Drilling padarangkaian pipa bor yang terjepit.Dari hasil penilitian yang dilakukan terhadap dua pekerjaan tersebut,bahwa pekerjaan Sidetrack Drilling dinilai lebih layak dan ekonomis untukdilakukan daripada pekerjaan pemancingan. Diharapkan hasil penelitian ini dapatdijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan jika menghadapimasalah yang sama pada sumur yang akan dibor berikutnya di Lapangan UPK,sehingga additional cost yang muncul akibat adanya Non-Productive Time dapatdihindari

I In year 2015, based on work program and budget approved by SKK Migas,three wells had been drilled including “X-14” well. Down hole problem such as drillstring stuck due to Differential Wall Sticking occurred while drilling “X-14” well atdepth of 7,467 ftMD/ 4,866 ftTVD. This problem will cause a Non-Productive Timethat will lead in to additional cost. To avoid that, We have to decide quickly andcarefully to overcome the problem in order to able to continue drilling to reach thetarget in Kujung Formation at depth of 7,693 ftMD/ 5,010 ftTVD.Therefore, We need to do a feasibility study to choose between to continue thefishing job or to conduct sidetrack drilling in “X-14” well.The results from this research shown that doing sidetrack drilling is moreprecise and economic than continuing the fishing job. Hopefully this research can bea decision consideration in drilling future well when handling the same problem atUPK Field so the additional cost that appear from Non-Productive Time can beavoided.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?