DETAIL KOLEKSI

Perancangan dan pengukuran kinerja perusahaan dengan menggunakan metode performance prism pada PT. Gema Pola Persada


Oleh : Aranya Nadya Mahendrayani

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Didien Suhardini

Subyek : Measurement traditionally;Production - process

Kata Kunci : performance measurement, performance prism, stakeholder, pairwise comparison, expert choice, key per


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_TI_06311050_1_Halaman-Judul.pdf 2268.01
2. 2015_TA_TI_06311050_10_Daftar-Pustaka.pdf 577.91

P Pada saat ini PT. Gema Pola Persada masih menggunakan pengukuran kinerja secara tradisional dan hanya melihat dan aspek finansial, rasio profitabilitas memenuhi kebutuhan dari shareholder saja yaitu pemilik atau investor. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan pengukuran kinerja yang lebih rinci dan melibatkan semua stakeholder agar perusahaan dapat semakin maju dan berkembang. Terdapat satu metode pengukuran kinerja yaitu metode Performance Prism yang mengakomodasi seluruh stakeholder dan memiliki 5 perspektif yaitu kepuasan stakeholder, strategi, proses, kapabilitas, dan kontribusi stakeholder. Stakeholder yang terkait dalam perusahaan ini yaitu supplier, karyawan, pelanggan, investor, dan jasa transportasi. Kemudian ditentukan KPI (Key Performance Indicator) yang dilengkapi dengan target dan skala pengukuran, pengukuran dilakukan dengan membandingkan kinerja aktual dengan target yang ingin dicapai. Skala pengukuran ini dibuat berdasarkan skala likert dimana skor 5 menandakan nilai hasil yang paling baik mendekati target, dan skor 0 adalah nilai hasil yang paling jauh dan target. Setelah didapatkan skor dan bobot maka akan didapatkan hasil pengukuran kinerja dan hasil kali skor dan bobot. Hasil dan pengkuran kinerja pada perusahaan ini adalah 3,419 dimana hasil ini berada dalam skala baik Skor KPI yang paling kecil dengan nilai dibawah rata-rata (1 dan 2) adalah jumlah karyawan yang diberi kepercayaan sebagai pemimpin pada kepuasan Stakeholder karyawan. Selain itu juga presentase tingkat kenaikan supplier dan inovasi layanan penjualan masih diperhatikan yang terdapat pada strategi Stakeholder pelanggan. Skor KPI yang kecil juga ditemukan di kapabilitas pada Stakeholder pelanggan yaitu jumlah supplier dalam 1 tahun yang sedikit. Selanjutnya ditemukan juga skor KPI kecil yaitu jumlah pertemuan yang dilakukan antara supplier dengan perusahaan dan upgrading daftar pegasanan yang terdapat pada proses dan kapabilitas supplier. Pada strategi dan kapabilitas stake holder investor juga didapatkan skor KPI yang kecil yaitu Jumlah pertemuan antara perusahaan dengan investor dan jumlah pelatihan negosiasi yang diikuti oleh karyawan. Skor KPI yang kecil juga ditemukan pada kepuasan, strategi dan proses pada Stakeholder jasa transportasi yaitu presentase kenaikan penjualan, jumlah daerah pelanggan yang dimiliki perusahaan, jumlah kenaikan pelanggan, jumlah kontrak kerjasama yang dilakukan dan jumlah pertemuan antara perusahaan dengan jasa transportasi. Dapat disimpulkan bahwa perusahaan masih kurang menjalin hubungan baik dengan para Stakeholder, dan terdapat permasalahan pada jumlah penjualan. Sehingga diperlukan perbaikan dalam segi penjualan, keterampilan karyawan dan juga dalam menjalin hubungan baik dengan Stakeholder.

A At this time PT. Gema Pattern Persada still uses traditional performance measurement and only view and financial aspect, profitability ratio fulfill requirement from shareholder only that is owner or investor. To overcome this, the performance measurement is more detailed and involves all stakeholders so that the company can progress and develop. There is one method of performance measurement is Performance Prism method that accommodates all stakeholders and has 5 perspectives, stakeholder satisfaction, strategy, process, capability, and stakeholder contribution. Stakeholders involved in this company are suppliers, employees, customers, investors, and transportation services. Then determined KPI (Key Performance Indicator) is equipped with the target and measurement scale, the measurement is done by comparing the actual performance with the target to be achieved. This measurement scale is made on a Likert scale where a score of 5 indicates the best result value approaching the target, and score 0 is the most distant value and target. After obtained the score and weight will be obtained performance measurement results and the results of score times and weights. The results and the performance of this company are 3.419 where these results are on a good scale The smallest KPI scores with below average values ​​(1 and 2) are the number of employees who are trusted as leaders in the employee Stakeholder satisfaction. In addition, the percentage rate of supplier upgrades and sales service innovation mash is considered in the Stakeholder customer strategy. A small KPI score is also found in the capabilities of the customer Stakeholder ie the number of suppliers in 1 year is small. Furthermore, also found a small KPI score is the number of meetings conducted between suppliers with companies and upgrading the list pegasanan contained in the process and capabilities of suppliers. In strategy and capability of stake holder investor also got small KPI score that is Number of meeting between peanan with investor and amount of negotiation training which followed by employee. Small KPI scores were also found in satisfaction, strategy and process in Stakeholder transportation services ie percentage of sales increase, number of customer-owned areas, number of customer increases, number of cooperation contracts conducted and number of meetings between companies with transportation services. It can be concluded that the company still lacks good relationships with Stakeholders, and there are problems with the number of sales. So it needs improvement in terms of sales, employee skills and also in establishing good relations with Stakeholders.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?