DETAIL KOLEKSI

Evaluasi pipa bor terjepit pada sumur-kirana lapangan bumi 2014-1 PT.Medco E&P Indonesia


Oleh : Yopy Agung Prabowo

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Widradjat Aboekasan

Subyek : Drill pipe wedged;Drilling mud

Kata Kunci : stuck pipe, the Kirana-well, jar-down & up


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_TM_07111366_Halaman-judul.pdf 1929.19

O Operasi pemboran yang dilakukan tidak selalu berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan. Adakalanya terjadi masalah-masalah yang menggangguoperasi pemboran dan akan membuat kerugian. Salah satu permasalahan yangterjadi pada operasi pemboran yaitu pipa terjepit (Stuck Pipe). Pipa terjepit adalah masalah yang serius yang terjadi pada operasi pemboran, terjepitnya pipa dapat berpengaruh pada kenaikan biaya operasional dan mengakibatkan komplikasi permasalahan seperti kehilangan rangkaian pipa pemboran atau bahkan kehilangan sumur. Pada saat terjadinya pipa terjepit segala usaha untuk melepaskan harus dilakukan secara cepat. Analisa masalah terjepitnya rangkaian pipa bor dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rangkaian pipa bor terjepit, kronologis terjepitnya rangkaian pipa bor dan metode-metode yang digunakan untuk mengatasi masalah ini.Penyebab terjepitnya rangkaian pipa bor pada sumur-Kirana ini dianalisadari beberapa aspek yaitu aspek lumpur pemboran, aspek formasi, aspekperhitungan tekanan hidrostatik, formasi, dan perbedaan tekanan. Setelah dilakukan analisa terhadap beberapa aspek tersebut ternyata penyebab terjepitnya rangkaian pipa bor pada sumur-Kirana ini adalah diffrential pressure akibat tingginya density sehingga membuat rangkaian drill string menempel pada dinding formasi. Dari analisa tersebut penyusun menyimpulkan bahwa terjepitnya rangkaian pipa bor pada sumur-Kirana ini diakibatkan oleh faktordiffrential sticking. Pada sumur-Kirana ini metode-metode yang digunakan untuk mengatasi masalah pipa terjepit adalah dengan jar-down & up, WOP ( work on pipe) secara berulang-ulang, penggunaan hi. Vis dan yang terakhir menggunakan metode perendaman. Permasalah pipa yang terjepit pada sumur-Kirana ini diselesaikan dengan menggunakan metode perendaman fluida (spotting fluid) yaitu dengan menggunakan Pipelax dan usaha tersebut berhasil.

D Drilling operations does not always go smoothly as expected. Sometimesthere are problems that interfere with drilling operations and will make adisadvantage. One of the problems that occur in the operation is stuck pipe. Stuck pipe is a serious problem that happens on drilling operations, entrapment pipe can affect the increase in operational costs and lead to complications such as losing pipe line or even losing the well. At the time of the stuck pipe the effort to release it must be made quickly. The analysis on the problem of the stuck pipe conducted to determine the factors that led to a stuck pipe, the chronology of a stuck pipe, and the methods used to solve this problem.The cause of the stuck pipe in the Kirana-well was analyzed from severalaspects: drilling mud, formation aspects, calculation of hiydrostatic pressure,formation pressure and the last one is diffrential pressure. After the analysis of those several aspects is done, the cause of this stuck drill string apparently was diffrential pressure due to high density making the walls stick to the drill string. From the analysis the author concluded that the stuck drill string was caused by the diffrential sticking factor. The methods used to solve the problem of the stuck pipe in the Kirana-well are jar-down & up, several times WOP (work on pipe), using hi. Vis and spotting fluid method using Pipelax â„¢. The methode used spotting fluid that happened in Kirana-well field with used pipelax is success.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?