DETAIL KOLEKSI

Analisis kestabilan lereng dengan menggunakan metode elemen hingga pada batugamping di PT. Omya Indonesia, Sale, Rembang, Jawa Tengah

5.0


Oleh : Tendy Vincent

Info Katalog

Nomor Panggil : 452/TT/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Masagus Ahmad Azizi

Pembimbing 2 : Irfan Marwanza

Subyek : Mining

Kata Kunci : slope stability, factor of safety, probability of failure


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TB_073001400094_Halaman-judul.pdf 1713.14
2. 2018_TA_TB_073001400094_Bab-1.pdf 619.45
3. 2018_TA_TB_073001400094_Bab-2.pdf 1097.48
4. 2018_TA_TB_073001400094_Bab-3.pdf 904.4
5. 2018_TA_TB_073001400094_Bab-4.pdf 651.23
6. 2018_TA_TB_073001400094_Bab-5.pdf 2134.1
7. 2018_TA_TB_073001400094_Bab-6.pdf 1196.55
8. 2018_TA_TB_073001400094_Bab-7.pdf 558.38
9. 2018_TA_TB_073001400094_Daftar-pustaka.pdf 567.1
10. 2018_TA_TB_073001400094_Lampiran.pdf 2394.58

K Kestabilan lereng merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kegiatanpenambangan karena menyangkut keselamatan kerja baik pekerja maupun alat sertakelancaran proses produksi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis lerengguna mendapatkan kondisi yang aman dan optimal bagi PT Omya Indonesia sertauntuk menentukan tipe elemen yang paling cocok diterapkan pada analisis ini.Analisis kestabilan lereng dilakukan dengan Finite Element Method (FEM) danPoint Estimate Method (PEM). Analisis lereng tunggal dilakukan terlebih dahuludengan 2 tipe elemen yaitu 3 Nodes dan 6 Nodes Triangles dengan variasi sudutdan tinggi lereng kemudian analisis lereng keseluruhan dilakukan pada 5penampang yang berpusat di bagian utara pit. Hasil analisis tersebut menunjukkanbahwa lereng PT Omya Indonesia berada pada kondisi yang aman dengan FK > 2dan PK = 0%. Lereng tersebut masih dapat dioptimalkan dengan geometri sudutlereng tunggal 75°, tinggi 15m dan sudut lereng keseluruhan 60°. Dariperbandingan analisis tipe elemen, didapati bahwa tipe elemen 6 Nodes Triangleslebih cocok digunakan pada analisis kestabilan lereng dengan FEM dibandingkandengan 3 Nodes Triangles.

S Slope stability is one of the most important factor in mining activities because itconcerns in workers, tools and productions. A study is conducted to analyze thesafety and optimal condition for PT Omya Indonesia slope along with decidingwhich element type suits the Finite Element Method (FEM). Slope stability analysisis done by Finite Element Method (FEM) and Point Estimate Method (PEM). Singleslope analysis is done first with 2 type of element which are 3 Nodes and 6 NodesTriangles with slope and height variation then overall slope stability analysis isdone with 5 cross section which focused on north pit. The analysis results are PTOmya Indonesia slope is on a safe condition with FoS > 2 and PF = 0%. The slopestill can be optimized with slope 75°, height 15m on single slope and 60° on overallslope. From the comparison, it can be concluded that 6 Nodes Triangles is morecompatible for slope stability analysis using FEM than 3 Nodes Triangles.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?