DETAIL KOLEKSI

Analisis pekerjaan squeeze cementing pada sumur X lapangan Y


Oleh : Indra Muhammad

Info Katalog

Nomor Panggil : 985/TP/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Lilik Zabidi

Pembimbing 2 : Rizky Akbar

Subyek : The function of drilling cement;Closure of well casing leakage

Kata Kunci : casing, cementing, squeeze


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TM_071001400079_Halaman-judul.pdf 2387.84
2. 2018_TA_TM_071001400079_Bab-1.pdf 484.87
3. 2018_TA_TM_071001400079_Bab-2.pdf 1709.46
4. 2018_TA_TM_071001400079_Bab-3.pdf 505.92
5. 2018_TA_TM_071001400079_Bab-4.pdf 860.27
6. 2018_TA_TM_071001400079_Bab-5.pdf 472.77
7. 2018_TA_TM_071001400079_Daftar-pustaka.pdf 654.3
8. 2018_TA_TM_071001400079_Lampiran.pdf 668.11

S Squeeze cementing merupakan proses penyemanan sumur dengan melakukan pemompaan bubur semen di titik target di dalam sumur. Pada penelitian ini dilakukan cementing sebanyak dua kali pada sumur X yang bertujuan untuk menutup kebocoran pada casing dan menutup zona perforasi pada sumur X. Penulis akan menganalisa perhitungan volume semen, penggunaan zat additfi, dan perhitungan tekanan yang akan diberikan dan uji keberhasilan cementing dengan squeeze job test. Proses squeeze cementing pada sumur X keduanya menggunakan metode hesitation squeeze pada pengerjaannya. Sumur X merupakan sumur produksi gas bumi dengan kedalaman 4675 ft MD. Sumur X ini dilakukan operasi penambahan kedalaman sumur, karena zona perforasi yang sudah ada tidak lagi produktif. Untuk melakukan pendalaman sumur ini, zona perforasi B2 yang ada pada interval kedalaman 4428-4488 ftMD harus ditutup. Pada penutupan zona perforasi terjadi kegagalan yang disebabkan oleh kebocoran pada casing di interval 3754-4225 ftMD. Setelah dilakukan beberapa kali percobaan penyemenan dengan cement plug pada interval kedalaman 4010-4631 ftMD dan 3792-4036 ftMD tidak memberikan hasil yang maksimal maka dilakukan operasi penyemenan dengan menggunakan balance plug. Masalah casing yang bocor tersebut dapat diatasi dengan balance plug, dengan menggunakan semen sebanyak 432 sak dan tekanan yang digunakan sebesar 104,2 psi dan setelah di test semennya tersemen dengan baik dan dapat menutup kebocoran yang sebelumnya terjadi pada casing di kedalaman 3754-4225 ft.MD. Operasi dilanjutkan dengan pemboran kembali sumur X untu menambahkan ke dalamannya, namun setelah dibor kembali dan dilakukan test di zona perforasi B2 ditemukan adanya kebocoran semen yang sebelumnya dimasukan pada saat penyemenan untuk mengatasi kebocoran casing di interval kedalaman zona perforasi B2 tersebut, untuk menanggulangi masalah tersebut maka dilakukan operasi squeeze cementing untuk menutup kebocoran semen yang ada di interval kedalaman zona perforasi B2. Pada operasi squeeze cementing pad azona perforasi B2, semen yang digunakan sebanyak 285 sak semen dan tekanan pompa yang digunakan sebesar 1404,5 psi. Setelah penyemenan di zona perforasi B2 dilakukan, maka untuk mengetahui keberhasilanya dilakukan serangkaian test. Hasil dari test tersebut menunjukan hasil yang baik atas semen yang telah dimasukan untuk menutup zona perforasi B2.

S Squeeze cementing is the process of seeding the well by pumping cement slurry at the target point in the well. In this study, cementing was done twice in the well X which aims to close the leak in the casing and close the perforation zone in well X. The author will analyze the calculation of cement volume, use of additives, and calculation of the pressure to be applied and test the success of cementing with squeeze job test. Squeeze the cementing process on the X well using the hesitation squeeze method in the process. The Well X is a natural gas production well with a depth of 4675 ft MD. The well X is carried out by adding well depth operations, because the existing perforation zone is no longer productive. To deepen this well, the B2 perforation zone at the depth interval 4428-4488 ftMD must be closed. At the closure of the perforation zone there is a failure caused by leakage in the casing at intervals of 3754-4225 ftMD. After several attempts of cementing with cement plug at depth intervals of 4010-4631 ftMD and 3792-4036 ftMD did not provide maximum results, a cementing operation was carried out using a balance plug. The problem of the leaked casing can be overcome with a balance plug, using as much as 432 sacks of cement and 104.2 psi of pressure used and after cementing the cement well and can cover the leakage that previously occurred in the casing at a depth of 3754-4225 ft. MD. The operation continued with re-drilling X wells to add to the inside, but after being re-drilled and tested in B2 perforation zone, there was a cement leak which was previously entered during cementing to overcome casing leakage in the B2 perforation zone depth interval to overcome the problem a squeeze cementing operation is performed to seal the cement leakage in the B2 perforation zone depth interval. In squeeze cementing operation on B2 perforation zone, the cement used was 285 sacks of cement and the pump pressure used was 1404.5 psi. After cementing in the B2 perforation zone, a series of tests were conducted to find out the success. The results of the test showed good results for the cement that had been inserted to close the B2 perforation zone.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?