DETAIL KOLEKSI

Analisis pressure buildup test pada sumur WL-31 dan divalidasi dgn perbandingan analisis uji sumur antara simulasi reservoir dan pressure buildup


Oleh : William Komala

Info Katalog

Nomor Panggil : 989/TP/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Maman Djumantara

Pembimbing 2 : Abdul Hamid

Subyek : Reservoir parameters

Kata Kunci : gas industry, reservoir parameters, numerical method.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TM_07100140163_Halaman-judul.pdf 2197.54
2. 2018_TA_TM_07100140163_Bab-1.pdf 491.7
3. 2018_TA_TM_07100140163_Bab-2.pdf 965.24
4. 2018_TA_TM_07100140163_Bab-3.pdf 1838.96
5. 2018_TA_TM_07100140163_Bab-4.pdf 1285.29
6. 2018_TA_TM_07100140163_Bab-5.pdf 469.99
7. 2018_TA_TM_07100140163_Daftar-pustaka.pdf 471.27
8. 2018_TA_TM_07100140163_Lampiran.pdf 1007.36

D Dalam industri hulu migas biasanya terdapat pengerjaan uji sumur atauwell testing. Pekerjaan ini biasanya dilakukan setelah pengerjaan pemboran sumuratau pada saat produksi sudah menurun. Hal ini dilakukan untuk mengetahuiparameter-parameter reservoir seperti tekanan awal reservoir, permeabilitas, batasreservoir, kerusakan formasi, serta kemampuan produksi dari suatu formasi yangdianalisis. Sehingga dapat dianalisis lebih lanjut hal yang harus dilakukan untukmeningkatkan produksi dari sumur tersebut.Terdapat beberapa metode yang digunakan untuk menganalisis hasil ujisumur tersebut, seperti dianalisis secara manual dengan menggunakan metodehorner atau type curve pressure derivative atau dapat juga dianalisis denganmenggunakan software Ecrin secara analytical. Seiring berkembangnya studidalam analisis uji sumur. Pada saat ini banyak digunakan analisis secaranumerical. Oleh sebab itu penulis akan menganalisis dengan semua metodetersebut dan membandingkan hasil respon tekanan yang didapatkan dari simulasireservoir. Analisis numerical dimulai dengan membentuk reservoir danmensimulasikan uji sumur pada simulasi reservoir, sehingga didapatkan hasil darirespon tekanan akibat simulasi gangguan yang diberikan, yang akan dibandingkandengan respon tekanan dari data.Hasil perbandingan ini sangat berguna untuk mengetahui hasil yangdidapatkan dari metode numerical tersebut. Sehingga dalam analisis uji sumurdapat digunakan metode ini sesuai dengan kebutuhan yang ada.

I In the upstream oil and gas industry, there is usually well testing or welltesting. This work is usually done after drilling wells or when production hasdecreased. This is done to determine reservoir parameters such as reservoir initialpressure, permeability, reservoir boundary, formation damage, as well as theproduction capability of the formation analyzed. So that it can be analyzed furtherwhat must be done to increase production from the well.There are several methods used to analyze the results of the well test, suchas manually analyzed using the Horner or type pressure curve derivative methodor can be analyzed using Ecrin software analytically. Along with the developmentof studies in well test analysis. At this time numerical analysis is widely used.Therefore the author will analyze with all these methods and compare theresults of the pressure response obtained from the reservoir simulation. Numericalanalysis begins by forming a reservoir and simulates the well test in reservoirsimulation, so that the results of the pressure response due to the simulation of thedisturbance are obtained, which will be compared to the pressure response of thedata.The results of this comparison are very useful for knowing the resultsobtained from the numerical method. So that in the well test analysis this methodcan be used in accordance with existing needs.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?