DETAIL KOLEKSI

Analisis perbandingan biaya penghapusan overburden antara pemilik dan kontraktor di pit dizamatra powerindo, lahat, Sumatra Selatan


Oleh : Savilia Larukaljela

Info Katalog

Nomor Panggil : 580/TT/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Hermanto Saliman

Pembimbing 2 : Taat Tri Purwiyono

Subyek : Mining - Cost analysis

Kata Kunci : cost, overburden, stripping scheme, planning, equipment


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TB_073001400090_Halaman-Judul.pdf 1785.93
2. 2018_TA_TB_073001400090_Bab-1.pdf 786.02
3. 2018_TA_TB_073001400090_Bab-2.pdf 1245.99
4. 2018_TA_TB_073001400090_Bab-3.pdf 737.74
5. 2018_TA_TB_073001400090_Bab-4.pdf 1852.67
6. 2018_TA_TB_073001400090_Daftar-Pustaka.pdf 662.44
7. 2018_TA_TB_073001400090_Lampiran.pdf 1275.01

P PT Dizamatra Powerindo (PT DP) merupakan perusahaan yang bergerak di industri pertambangan batubara. PT Dizamatra Powerindo menerima tawaran dari kontraktor dengan biaya pengupasan overburden sebesar 1,24 US$/bcm yaitu dengan target produksi per bulan adalah sebesar 640.000 bcm. Dengan syarat bahwa kontraktor hanya melakukan kegiatan pengupasan overburden utama yaitu gali-muat-angkut, jarak angkut dari front penambangan ke disposal area adalah sebesar 1700m. Penggunaan peralatan penambangan ini diperoleh dengan cara penyewaan. Untuk mengetahui apakah tawaran dari kontraktor tersebut menguntungkan bagi PT DP, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan, tingkat eksplanasi komparatif,dan data bersifat kuantitatif. Pada tugas akhir ini akan menganalisis tiga strategi pengupasan overburden dengan tujuan untuk menentukan strategi yang paling menguntungkan untuk perusahaan dengan indikator yaitu biaya pengupasanoverburden yang dihasilkan paling kecil. Hasil dari analisis biaya yang telahdilakukan menunjukkan bahwa biaya pengupasan overburden yang dikerjakan olehkontraktor adalah sebesar 1,24 US$/bcm, biaya pengupasan overburden aktual yangdikerjakan oleh owner adalah sebesar 3,07 US$/bcm ini merupakan biaya yang paling mahal, yang terakhir adalah biaya pengupasan overburden rencana yang dikerjakan oleh owner adalah sebesar 1,12 US$/bcm.

P PT Dizamatra Powerindo (PT DP) is a company engaged in the coal mining industry. PT Dizamatra Powerindo received an offer from a contractor with overburden stripping costs of 1.24 US $ / bcm, with a monthly production target of640,000 bcm. With the condition that the contractor only performs the mainoverburden stripping activity, namely excavation-hauling, hauling distance fromthe mining front to the disposal area at a distance of 1700m. The use of miningequipment is obtained by leasing. To find out whether the offer from the contractor is profitable for PT DP, it is necessary to conduct further research. This study uses an action approach, comparative explanation level, and quantitative data. In this final project will analyze the three overburden stripping strategies with the aim to determine the most profitable strategy for the company with an indicator that is the smallest stripping cost produced by overburden. The results of the cost analysis that have been carried out show that the overburden stripping costs carried out by the contractor are 1.24 US $ / bcm, the actual overburden stripping costs carried out by the owner of 3.07 US $ / bcm is the most expensive cost, the last is the cost of stripping the plan overburden done by the owner is 1.12 US $ / bcm.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?