DETAIL KOLEKSI

Analisis daya dukung tanah dan batas pengupasan pada pondasi sebelah kiri main dam bendungan karian, Daerah Pasirtanjung, Kecamatan Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

5.0


Oleh : Tri Setyarini

Info Katalog

Nomor Panggil : 860/TG/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Hidartan

Pembimbing 2 : Harry Pramudito

Subyek : Soils;Geological engineering

Kata Kunci : SPT, RQD, soil, bearing, peeling, dam


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_GL_072001300122_Halaman-judul.pdf 2042.52
2. 2017_TA_GL_072001300122_Bab-1.pdf 1268.99
3. 2017_TA_GL_072001300122_Bab-2.pdf 2227
4. 2017_TA_GL_072001300122_Bab-3.pdf 1044.84
5. 2017_TA_GL_072001300122_Bab-4.pdf 4800.19
6. 2017_TA_GL_072001300122_Bab-5.pdf 705.36
7. 2017_TA_GL_072001300122_Lampiran.pdf 82644.25

D Daerah pengambilan data tugas akhir ini terletak di Bendungan Karian pada daerah Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Dalam studi kasus tugas akhir ini adalah menentukan daya dukung tanah yang bertujuan untuk mengetahui batas kupasan lapisan batuan untuk menjadi dasar pondasi bendungan. Ini sangat penting karena pada pembangunan bendungan ini ditemukan lapisan batuan dengan tingkat pelapukan yang tinggidan dengan daya dukung yang baik untuk menopang pondasi bendungan. Oleh karena itu untuk mencegah terjadinya kerusakan akibat tidak tepat memilih dasar pondasi tersebut, maka yang dapat dilakukan adalah menganalisis pondasi dan batas pengupasan lapisan batuan tersebut, yang didasarkan oleh Klasifikasi Derajat Tingkat Pelapukan Batuan. Tahapan yang dilakukan adalah penyelidikan lapangan dan membuat peta geologi dan geologi teknik, pemboran inti dan uji lapangan yang kemudian di uji di laboratorium untuk mendapat nilai Standard Penetration Test (SPT) untuk daya dukung tanah, Rock Quality Design (RQD), dan derajat tingkat pelapukan batuan menurut Central Research Institute of Electric Power Industry (CRIEPI), 2004. Dari hasil analisa daya dukung tanah dengan nilai Standard Penetration Test (SPT) umumnya bernilai >50, maka dapatdisimpulkan dengan klasifikasi Terzaghi & Peck (1967) bahwa jenis tanah yangada pada pondasi bendungan adalah tanah yang baik dan mampu menopang beban pondasi bendungan sehingga layak untuk dikonstruksi. Sementara derajat tingkat pelapukan didapatkan variasi tingkat pelapukan yaitu Sangat Lunak (D), Lunak (CL) dan Relatif Keras (CH), Setelah mendapatkan kelompok tingkat pelapukan selanjutnya adalah menentukan batas kupasan lapisan batuan yang direkomendasikan mampu menjadi dasar pondasi.

T The study area is located in Karian dam Pasirtanjung, DistrictRangkasbitung, Lebak, Banten. In the case study of this Final Assignment is to determine the carrying capacity of land aimed fatherly know the limits of peeling the layers of rock to be the basic foundation of the dam. This is very important because in the construction of this dam is found rock layers with a high degree of weathering and with good carrying capacity to sustain the foundation of the dam. Therefore, to prevent damage due to improper chose the foundation base, then that can be done is to analyze the foundations and limits of stripping the rocklayers, which is based by Rock Weathering Classification Level Degrees. Steps being taken is a field investigation and make a map of the geology and geological engineering, core drilling and field tests were then tested in the lab to get the value of Standard Penetration Test (SPT) to the carrying capacity of the land, Rock Quality Design (RQD), and the degree of weathering of rocks by the Central Research Institute of Electric Power Industry (CRIEPI), 2004. From the analysis of the carrying capacity of the land to the value of Standard Penetration Test (SPT) are generally worth> 50, it can be concluded with the classification Terzaghi & Peck (1967) that the type of soil in foundation of the dam is good and the construction of Dam can be build, meanwhile the degree of weathering can be clasified as Very Soft (D), Soft (CL) and Fairly Hard (CH), After getting a group rate of weathering, the next step is to determine the limits recommended peeling layers of rock capable of becoming a base foundation

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?