DETAIL KOLEKSI

Analisa kestabilan lereng PIT B West di PT Suksesindo menggunakan perhitungan keseimbangan batas dengan metode Morgenstern-price, Banyuwangi, Jatim


Oleh : Sarah Luthfia

Info Katalog

Nomor Panggil : 645/TT/2019

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Masagus Ahmad Azizi

Pembimbing 2 : Bani Nugroho

Subyek : Mining - Geotechnical

Kata Kunci : safety factor, schmidt hammer test, scanline


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_TM_073001400089_Halaman-Judul.pdf 2660.43
2. 2019_TA_TM_073001400089_Bab-1.pdf 640.71
3. 2019_TA_TM_073001400089_Bab-2.pdf 3501.6
4. 2019_TA_TM_073001400089_Bab-3.pdf 1085.32
5. 2019_TA_TM_073001400089_Bab-4.pdf 2847.65
6. 2019_TA_TM_073001400089_Bab-5.pdf 589.31
7. 2019_TA_TM_073001400089_Daftar-Pustaka.pdf 744.58
8. 2019_TA_TM_073001400089_Lampiran.pdf 2108.29

G Geoteknik tambang merupakan suatu analisa agar pit yang dibuat stabil.Karena kestabilan lereng di tambang sangat mempengaruhi produktivitas. Analisis ini untuk menghasilkan suatu rancangan dinding lereng yang aman dan ekonomis.Penelitian kestabilan lereng dilakukan di Pit B West berdasarkan metode scanline.Metode ini dapat mengetahui jarak spasi antar bidang diskontinu denganmenempatkan tali pada wilayah yang representatif terhadap satu bidang yang akandiukur. Bidang diskontinu ini dapat juga diperkirakan tingkat kuat tekan dindingkekar diarea penelitian dengan menggunakan bantuan alat Schmidt hammer testyang menghasilkan nilai kuat tekan dari tiga titik masing-masing sebesar 39,47MPa, 24,28 MPa dan 19,89 MPa. Selanjutnya memasukkan variabel penelitianyang berupa kohesi dan sudut gesek dalam batuan utuh serta kohesi dan sudut gesekdalam massa batuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan dilokasi penelitianberdasarkan perhitungan Morgenstern-Price dengan bantuan software slide v.6.Jika dilihat dari hasil running software secara keseluruhan lereng Pit B West dalamkondisi stabil. Namun jika dilihat secara bench scale terdapat satu titik penelitianmenghasilkan lereng dalam kondisi tidak aman dikarenakan memiliki faktorkeamanan sebesar 0.91. Sehingga dilakukan redesain lereng pada material lemahdengan sudut kemiringan lereng 65º dengan lebar jenjang 8 meter.

M Mine geotechnical is an analysis to the pit is made stable. Because slopestability in the mine greatly affects productivity. This analysis is to produce a safeand economical slope wall design. This slope stability study was conducted at PitB West based on the scanline method. This method can determine the spacingbetween discontinuous fields by placing a rope in a representative area towardsone field to be measured. This discontinuous field can also be estimated the level ofcompressive strength of the wall in the study area using the help of the Schmidthammer test which produces compressive strength values of three points of 39.47MPa, 24.28 MPa and 19.89 MPa respectively. Furthermore, entering researchvariables in the form of cohesion and friction angle in intact rock and cohesion andfriction angle in rock mass to determine the value of safety factors in the studylocation based on Morgenstern-Price method with the help of slide software v.6.The results of the overall software running the slopes of Pit B West are in a stablecondition. But if viewed on a bench scale there is one research point to produceslopes in unsafe conditions because it has a safety factor of 0.91. So that sloperedesign is done on weak material with a slope angle of 65º with a width of 8 meters.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?