DETAIL KOLEKSI

Efektifitas penutupan permanen pintu perlintasan kereta api di Jalan Angkasa


Oleh : Michael Hasiholan

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000098518.pdf

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : F. Trisbiantara

Pembimbing 2 : Christina Sari

Subyek : Civil engineering - Railroad crossing level

Kata Kunci : degree of saturation, permanent closing, level crossing, idle time.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 1.2019_TA_TS_051001400055_Halman-judul.pdf 3664.43
2. 2.2019_TA_TS_051001400055_Bab-1.pdf 1289.96
3. 3.2019_TA_TS_051001400055_Bab-2.pdf 2118.48
4. 4.2019_TA_TS_051001400055_Bab-3.pdf 1583
5. 5.2019_TA_TS_051001400055_Bab-4.pdf 3870.33
6. 6.2019_TA_TS_051001400055_Bab-5.pdf 1261.66
7. 7.2019_TA_TS_051001400055_Daftar-pustaka.pdf 1803.96
8. 8.2019_TA_TS_051001400055_Lampiran.pdf 3291.14

P Penutupan permanen perlintasan kereta api di Jalan Angkasa berpengaruh dengan kinerja ruas Jalan Angkasa karena terjadi penumpukan kendaraan di underpass ruas Jalan Angkasa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi penutupan permanen perlintasan sebidang Jalan Angkasa dan juga mencari solusi optimal sehingga kereta dapat melintas dengan aman dan dampak kemacetan lalu lintas yang diakibatkan penutupan seminim mungkin. Pada penelitian ini, penulis menggunakan data durasi kondisi palang pintu perlintasan untuk melihat menganggur selama proses penutupan yang tersedia dan menggunakan MKJI 1997 untuk menganalisis kinerja ruas jalan kondisi eksisting dan kondisi sebelum ditutup permanen. Hasil evaluasi waktu menganggur selama peroses penutupan didapatkan 2105 detik pada peak hour pagi, 2481 pada peak hour sore dan 2001 detik pada peak hour kereta, hasil analisis kinerja ruas jalan kondisi eksisting menggunakan MKJI 1997 didapatkan DS 0,70 pada peak hour pagi, DS 1,22 pada peak hour sore dan DS 1,08 pada peak hour kereta dan hasil analisis kinerja ruas jalan kondisi sebelum penutupan menggunakan MKJI 1997 didapatkan DS 0,52 pada peak hour pagi, DS 1,00 pada peak hour sore dan DS 0,90 pada peak hour kereta Jadi, dapat disimpulkan solusi optimal yang disarankan adalah dengan membuka kembali perlintasan pada Jalan Angkasa dengan syarat mengefektifkan waktu kosong sebelum kereta melewati perlintasan sehingga kereta api dapat tetap melintas dengan aman dan waktu yang bisa dibuka untuk kendaraan dapat melintas menjadi lebih banyak sehingga dapat mengurangi kemacetan pada underpass ruas Jalan Angkasa.

P Permanent closure of railroad crossings on the Angkasa Road affects the performance of the Angkasa road section due to a buildup of vehicles at the Angkasa road underpass. The purpose of this study is to evaluate the permanent closure of a level crossing and also to find an optimal solution so that the train can pass safely and the impact of traffic congestion caused by a minimum closing. In this study, the authors used data on the crossing door length conditions to see idle during the closure process available and used MKJI 1997 to analyze the performance of existing road conditions and conditions before being permanently closed. The results of the evaluation of idle time during the closing process were 2105 seconds at morning peak hours, 2481 at afternoon peak hours and 2001 seconds at peak hour trains, the results of the analysis of existing road conditions using MKJI 1997 obtained DS 0.70 at morning peak hours, DS 1 , 22 at the afternoon peak hour and DS 1.08 on the train peak hour and the results of the analysis of the condition of the road conditions before closing using the MKJI 1997 obtained DS 0.52 at the morning peak hour, DS 1.00 at the afternoon peak hour and DS 0.90 at the peak hour of the train So, it can be concluded that the recommended optimal solution is to reopen the crossings on the Space with the requirement to make time effective before the train crosses the crossing so that the train can still cross safely and the time that can be opened for vehicles can cross more so can reduce congestion on the underpass of the Space segment.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?