DETAIL KOLEKSI

Pemilihan zona prospek hidrokarbon serta penentuan nilai petrofisika berdasarkan data log pada lapangan arjuna


Oleh : Naufal Fadhlurachman

Info Katalog

Nomor Panggil : 1224/TP/2020

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Ratnayu Sitaresmi

Pembimbing 2 : Surya Prakoso

Subyek : Hydrocarbons - Analysis;Petroleum - Geology

Kata Kunci : hydrocarbon prospect zone, resistivity, porosity, water saturation, net pay


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STP_071001500104_Halaman-judul.pdf 1614.69
2. 2020_TA_STP_071001500104_pengesahan.pdf 689.79
3. 2020_TA_STP_071001500104_Bab-1-Pendahuluan.pdf 502.96
4. 2020_TA_STP_071001500104_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 1520.81
5. 2020_TA_STP_071001500104_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 707.84
6. 2020_TA_STP_071001500104_Bab-4-Metode.pdf 1872.78
7. 2020_TA_STP_071001500104_Bab-5-Kesimpulan.pdf 477.1
8. 2020_TA_STP_071001500104_Daftar-pustaka.pdf 628.14
9. 2020_TA_STP_071001500104_lampiran.pdf 3207.75

L Lapangan Arjuna merupakan lapangan minyak yang memiliki 10 (sepuluh) sumur, meliputi Arjuna-1, Arjuna-2, Arjuna-4, Arjuna-5, Arjuna-7, Arjuna-9, Arjuna-10, Arjuna-11, Arjuna-12, dan Arjuna-14. Sumur-sumur ini akan dikembangkan sehingga perlu interval zona prospek pada tiap sumur.Pada Lapangan Arjuna, diteliti memiliki lapisan-lapisan produktif yang didominasi oleh limestone. Evaluasi formasi dilakukan untuk mengetahui lapisan- lapisan prospek yang mengandung hidrokarbon serta kedalaman tiap lapisan berdasarkan nilai sifat-sifat fisik batuan pada tiap lapisan tersebut.Oleh karena itu perlu dilakukan suatu studi untuk menganalisis dan mengidentifikasi lapisan-lapisan prospek di lapangan Arjuna. Adapun tujuannya adalah mendapatkan nilai-nilai sifat fisik petrofisika batuan pada tiap lapisan prospek.Analisis log pada studi ini menggunakan metode deterministik. Dengan metode ini, sifat-sifat fisik batuan yang perlu dicari antara lain volume shale, porositas efektif, resistivitas air, saturasi air, dan ketebalan kolom minyak dari zona yang teridentifikasi sebagai zona prospek.Data tiap sumur yang tersedia meliputi log gamma-ray, log resistivitas, log density, dan log neutron. Data log ini tersedia dalam format .LAS yang kemudian akan diinput ke dalam software petrofisik. Selain data-data tersebut, tersedia pula data core pada sumur Arjuna-4.Ketebalan lapisan yang diindikasikan sebagai reservoir prospek ditentukan berdasarkan log gamma-ray yang selanjutnya akan ditentukan nilai volume shale. Penentuan besar porositas dilakukan dengan menggunakan log density dan log neutron. Data log resistivitas yang tersedia digunakan untuk menghitung saturasi air dengan metode Archie.Berdasarkan metode tersebut, didapatkan nilai rata-rata porositas dan rata-rata saturasi air pada lapangan Arjuna masing-masing sebesar 16.23% dan 66.22%. Kemudian dilakukan cutoff dengan batas cutoff dari volume shale, porositas, dan saturasi berturut-turut sebesar 17.5%, 8%, dan 66%. Dari hasil cutoff, diperoleh hasil akhir yang berupa reservoir lumping yaitu nilai rata-rata net pay, porositas, dan saturasi air berturut-turut sebesar 56.39 ft, 21.1%, dan 38.1%.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tiap sumur pada Lapangan Arjuna memiliki zona yang mengindikasikan adanya prospek hidrokarbon. Dengan diindikasikan adanya reservoir prospek yang diperoleh dari analisis ini, maka dapat diusulkan sebagai kandidat untuk dilakukannya perforasi.

A Arjuna Field is an oil field that has 10 (ten) wells, including Arjuna-1, Arjuna-2, Arjuna-4, Arjuna-5, Arjuna-7, Arjuna-9, Arjuna-10, Arjuna-11, Arjuna- 12, and Arjuna-14. These wells will be developed so that the prospect zone interval for each well is needed.At Arjuna Field, it is observed that it has productive layers dominated by limestone. The formation evaluation is carried out to determine the prospect layers containing hydrocarbons and the depth of each layer based on the value of the physical properties of the rocks in each layer.Therefore it is necessary to conduct a study to analyze and identify layers of prospects in the Arjuna field. The goal is to get the values of the physical properties of petrophysics at each layer of the prospect.Log analysis in this study uses deterministic methods. With this method, the physical properties of rocks that need to be determined are shale volume, effective porosity, water resistivity, water saturation, and the thickness of the oil column of the zone identified as a prospect zone.Data for each well available includes gamma-ray log, resistivity log, log density, and neutron log. This log data is available in .LAS format which will then be inputted into petrophysical software. In addition to these data, core data is also available at the Arjuna-4 well.The thickness of the layer indicated as a prospect reservoir is determined based on the gamma-ray log which will then be determined by the volume value of the shale. The determination of porosity is done by using log density and log neutrons. The available resistivity log data is used to calculate water saturation by the Archie method.Based on this method, the average value of porosity and average water saturation in the Arjuna field were 16.23% and 66.22%, respectively. Then the cutoff is done with a cutoff limit of shale volume, porosity, and saturation respectively 17.5%, 8%, and 66%. From the cutoff results, the final result in the form of reservoir lumping is the average value of net pay, porosity, and water saturation respectively of 56.39 ft, 21.1%, and 38.1%.Based on these results, it can be concluded that each well in Arjuna Field has a zone that proves the existence of hydrocarbon prospects. With the indicated reservoir obtained from this analysis, it can be proposed as a candidate for perforation improvement.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?