DETAIL KOLEKSI

Perhitungan isi gas awal di tempat dengan menggunakan metode volumetrik dan material balance pada reservoir ABC lapangan B


Oleh : Dyah Pakel Sari

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Lestari Said

Subyek : Initial gas - material balance method - volumetric method;Petroleum engineering

Kata Kunci : comparison methods, volumetric, geothermal field


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07112064_Lampiran.pdf 978.15
2. 2016_TA_TM_07112064_Daftar-Pustaka.pdf 1030.12
3. 2016_TA_TM_07112064_Bab-5.pdf 634.17
4. 2016_TA_TM_07112064_Bab-4.pdf 684.62
5. 2016_TA_TM_07112064_Halaman-Judul.pdf 1578.13
6. 2016_TA_TM_07112064_Bab-1.pdf 742.04
7. 2016_TA_TM_07112064_Bab-2.pdf 1632.46
8. 2016_TA_TM_07112064_Bab-3.pdf 1692.26

D Dalam pengembangan lapangan, gas awal di tempat yang dapat dipulihkan harus ditentukan. Pada tahap awal pengembangan, metode volumetrik dapat digunakan untuk menentukan gas awal di tempat yang tidak ada data produksi kebutuhan. Pada tahap selanjutnya dari metode pengembangan yang dapat digunakan adalah neraca bahan. Nilai volume massal diperoleh dari software yang dihasilkan 214,630.65 Acreft untuk A Blok dan 33,088.10 Acreft untuk Blok B. Nilai porositas adalah 26,10% untuk Blok A dan 16,85% untuk nilai blok B.The kejenuhan air awal yang terkandung di Blok A 49,5% dan 48% di Blok B. Berdasarkan perhitungan gas awal di tempat dengan menggunakan metode volumetrik adalah 209,424.57 MMSCF di Blok A dan 21,178.11 MMSCF dalam mekanisme Blok B. Drive untuk Blok A berjarak air moderat dan untuk Blok B berjarak air yang kuat. Gas awal In Place dengan menggunakan metode saldo material 191,197.80 MMSCF di Blok A dan 11,303.87 MMSCF di Blok B. Setelah masuknya air menghitung, Gas Awal Di Tempat dengan metode saldo material 189,614.13 MMSCF di Blok A dan Blok B adalah 11,240.82 MMSCF. gas maksimum diproduksi untuk Blok A adalah 164,984.05 MMSCF, sehingga faktor pemulihan untuk Blok A adalah 87%. gas maksimum diproduksi untuk Blok B adalah 9,288.843 MMSCF, sehingga faktor pemulihan untuk Blok A adalah 82,6%. Sisa cadangan pada tahun 2015 untuk Blok A adalah 35,902.41 MMSCF dan 3,383.013 MMSCF untuk Blok B. Berdasarkan metode material balance dengan perangkat lunak, gas awal di tempat untuk Blok A adalah 184.408 MMSCF dan Blok B adalah 11,178.8 MMSCF.

I In field development, initial gas in place which can be recovered have to be determined. In the early stage of development, volumetric method can be used to determine initial gas in place which no need production data. In the later stage of development method that can be used is material balance. Bulk volume value obtained from software resulting 214,630.65 Acreft for A Block and 33,088.10 Acreft for B Block. The value of porosity is 26.10% for Blok A and 16.85% for blok B.The value of initial water saturation which are contained in Block A is 49.5% and 48% in Block B. Based on the calculation of the initial gas in place by using volumetric method is 209,424.57 MMSCF in Block A and 21,178.11 MMSCF in Block B. Drive mechanism for Block A is moderate water drive and for Block B is strong water drive. Initial Gas In Place by using material balance method is 191,197.80 MMSCF in Block A and 11,303.87 MMSCF in Block B. After calculate water influx, Initial Gas In Place with material balance method is 189,614.13 MMSCF in Block A dan in Block B is 11,240.82 MMSCF. Maximum gas produced for Block A is 164,984.05 MMSCF, so recovery factor for Block A is 87%. Maximum gas produced for Block B is 9,288.843 MMSCF, so recovery factor for Block A is 82.6%. Remaining reserves in 2015 for Block A is 35,902.41 MMSCF and 3,383.013 MMSCF for Block B. Based on material balance method with software, initial gas in place for Block A is 184,408 MMSCF and for Block B is 11,178.8 MMSCF.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?