DETAIL KOLEKSI

Konerja jaringan IPSec pada penyaluran video conference dengan protokol H.323


Oleh : Moh. Gama Iffahindra

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Agung Sediyono

Subyek : Communocation - voice communication - video conference;Information technology - video communication

Kata Kunci : bandwidth, H.323, IPSec, network, quality of service, utilities, video conferencing


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_IF_06407017_1_Halaman-Judul.pdf 1725.72
2. 2014_TA_IF_06407017_7_Daftar-Pustaka.pdf 948.47
3. 2014_TA_IF_06407017_8_Lampiran.pdf 2012.42

D Di era sekarang ini dimana teknologi informasi sangat berkembang dengan pesat dan sangat diperlukan sekali dalam mendukung kehidupan dalam berkomunikasi. Dengan teknologi, setiap orang dapat mengakses dan mendapat informasi secara cepat, tanpa mengenal batas-batas wilayah dan batasan waktu. Video Conference merupakan layanan untuk komunikasi suara di mans kedua pihak dapat melakukan sebuah layanan komunikasi yang dapat melewatkan sinyal suara serta sinyal gambar secara real time. Video Conference memiliki dua standar protokol yang saat ini paling sering digunakan yaitu H.323 dan SIP. Protokol yang akan dikembangkan pada penelitian tugas akhir ini adalah H.323 dimana protokol melakukan komunikasi melalui sambungan point-to-point, satu segmen jaringan, atau intemetwork yang memiliki beberapa segmen dengan topologi yang kompleks. Pada tugas akhir ini akan dilakukan pengujian protokol H.323 yang diimplementasikan pada jaringan IPSec dengan dengai melakukan scenario percobaan berdasarkan batasan bandwidth yaitu 256 kbps, 384 kbps, 512 kbps, 768 kbps dan 1024 kbps yang akan diuji dengan menerapkan utilitas jaringan yang berbeda yaitu 0%, 20%, 40%, 60% dan 80%. Kemudian kinerja Video confi ence dianalisis dengan parameter-parameter Quality of Service (QoS) yaitu delay, jitter, dan packet loss. Setelah dilakukan percobaan maka basil yang diperoleh pada utilitas jaringan 0% memiliki kualitas komunikasi video conference yang bagus dengan delay 10.1 ms, jitter 2.4 ms, dan packet loss 0.8 % yaitu semuanya pada bandwidth 1024 kbps. Sedangkan pada utilitas jaringan lainnya yaitu 20%, 40%, 60%, 80% mengalami penurunan kualitas namun tetap bisa menjalankan video conference karena semua masih dalam kategori good. Hal ini terjadi karena makin meningkatnya utilitas jaringan yang terjadi maka semakin besar pula delay dan packet loss yang terjadi.

I In this em where information technology is growing rapidly and is unbelievably indispensable once in a life support in communicating.With technology, everyone can access and receive information quickly,without knowing the boundaries and limitations of time.Video Conference is a service for voice communication where both parties can melakuakan a communication service that can pass the voice signal and image signal in real time. Video Conference has two standard protocols that are currently most often used namely H.323 and SIP.The protocol will be developed in this research is that the 11.323 protocol to communicate via point-to-point, a single network segment, or an internetwork that has multiple segments with complex topologies. In this final assignment will be the test to 11.323 protocol which it will implemented to IPSec network to conduct a scenario experiment based on the bandwidth limitation is256 kbps, 384 kbps, 512 kbps, 768 kbps and 1024 kbps which will be tested by applying a network utility different, namely 0%, 20%, 40%, 60% and 80%. The the performance of video conferencing would be analyzed with the parameters of Quality of Service (QoS), namely delay, jitter, and packet loss. Amer the experiment, the results obtained inthe utility network 0% have video communication quality of excellent conference with a delay 10.1 ms, jitter 2.4 ms, clan packet loss 0.8 % at 1024 kbps bandwidth range. While on the other network utilities, namely 20%, 40%, 60%, 80% experienced a decrease in quality but still able to run a video conference because all are still in good category.This happens because of the increased network utility that occurs, the greater the delay and packet loss that occurs.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?