DETAIL KOLEKSI

Analisis hasil pengujian laboratorium sistim lumpur gel polymer pada kondisi pemboran geothermal


Oleh : Freddy Calvin Bryan

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Kris Pudyastuti

Pembimbing 2 : Abdul Hamid

Subyek : Analysis - Laboratory test results;Gel polymer

Kata Kunci : gel polymer, geothermal drilling conditions


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07112093_Halaman-Judul.pdf 1742.61
2. 2016_TA_TM_07112093_Bab-1.pdf 719.82
3. 2016_TA_TM_07112093_Bab-2.pdf 1167.79
4. 2016_TA_TM_07112093_Bab-3.pdf 1741.58
5. 2016_TA_TM_07112093_Bab-4.pdf 693.59
6. 2016_TA_TM_07112093_Bab-5.pdf 747.94
7. 2016_TA_TM_07112093_Daftar-pustaka.pdf 710.23
8. 2016_TA_TM_07112093_Lampiran.pdf 821.17

D Dalam melakukan aktifitas pemboran minyak bumi dan geothermalterdapat salah satu komponen yang sangat penting yaitu lumpur pemboran yangberfungsi mengangkat cutting yang dihasilkan oleh mata bor di dalam lubangsumur pada operasi pemboran. Lumpur pemboran dipompa ke dalam lubang borsumur melalui drill string dan keluar melalui nozzle pada mata bor lalu mengalirke permukaan melalui annulus. Pemboran geothermal mempunyai tantanganlingkungan bersuhu tinggi yang mempengaruhi sifat fisik lumpur pemboran yangmenyebabkan penurunan kinerja lumpur, salah satunya mengakibatkanterbentuknya flock. Hal tersebut dapat terjadi karena sifat-sifat fisik lumpur yangsensitif terhadap kenaikan suhu, dimana partikel-partikel penyusun berubah darikondisi stabil menjadi tidak stabil.Tugas akhir ini berjudul ANALISIS HASIL PENGUJIAN SISTIMLUMPUR GEL POLYMER PADA KONDISI PEMBORAN GEOTHERMAL,bertujuan untuk mengkonfirmasi terbentuknya flock pada sistem lumpur gelpolymer pada suhu 160oC, 175oC, dan 190oC. Metode pengamatan dilakukan padaskala laboratorium dengan prosedur laboratorium standar yang diawali denganmenganalisa perubahan properties lumpur lalu dilanjutkan dengan pengamatanterhadap flock yang terbentuk. Analisis hasil laboratorium menunjukan bahwasuhu menyebabkan penurunan pada properties lumpur plastic viscosity, yieldpoint, gel strength, pH, berat mud cake, tebal mud cake, tetapi tidak menyebabkanperubahan pada mud weight. Kenaikan suhu dalam kondisi dinamik jugamenunjukan bahwa tidak terbentuknya flock pada system lumpur gel polymer.

I In drilling activity, there is an important component and it is drilling mudwhich has function to lift cutting that produced by drill bit while drillingoperation. Drilling mud pumped into well bore through drill string and comes outfrom nozzle on the drill bit and flow to surface through the annulus. Geothermaldrilling has challenge related to high temperature environment that affect thephysical properties of drilling mud that cause performance decreament of mudthat related to forming of flock. It can occur because the physical properties ofmud is sensitive to temperature rise where particles change from stable to unstablecondition.This final project titled Analysis of Laboratory Test Result About GelPolymer Mud System In Geothermal Drilling, that aims to confirm the formingof flock in gel polymer mud system at temperature of 160 oC, 175oC, 190 oC.Method observation were made on a laboratory by standard laboratory procedurethat begin by analyzing changes in the mud properties and followed byoberservation about flock. Analysis of the laboratory results show thattemperature causes decreament in the properties of mud such as plastic viscosity,yield point, gel strength, pH, weight of mud cake, thickness mud cake but doesn’tcause changes in mud weight. The result also showed that in dynamic condition,flock doesn’t form by rising of temperature.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?