DETAIL KOLEKSI

Kajian Penjadwalan tahapan penambangan batubara untuk memenuhi target produksi di PT Khotai Makmur Insan Abadi

5.0


Oleh : Alfian Nugraha Abdullah

Info Katalog

Nomor Panggil : 534/TT/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Hermanto Saliman

Pembimbing 2 : Reza Aryanto

Subyek : Coal mines and mining;Coal - Productivity

Kata Kunci : Minex 6,4, coal mining, coal production, mine plan, sequence


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TB_073001400005_Halaman-judul.pdf 2908.88
2. 2018_TA_TB_073001400005_Bab-1.pdf 1561.55
3. 2018_TA_TB_073001400005_Bab-2.pdf 5050.81
4. 2018_TA_TB_073001400005_Bab-3.pdf 1421.96
5. 2018_TA_TB_073001400005_Bab-4.pdf 6748.12
6. 2018_TA_TB_073001400005_Bab-5.pdf 1205.23
7. 2018_TA_TB_073001400005_Daftar-pustaka.pdf 1246.92
8. 2018_TA_TB_073001400005_Lampiran.pdf 11080

T Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rancangan tahapan penambangan yang optimal dan memenuhi target produksi pada Pit Kakao untukjangka waktu 3 bulan (April 2018-Juni 2018) di PT Khotai Makmur Insan Abadi. Penelitian ini dimulai dengan studi literatur, yang dilanjutkan dengan observasi lapangan untuk mengetahui kondisi dari daerah penelitian. Pada penelitian inidibutuhkan data-data sekunder dari perusahaan seperti peta topografi, model geologi, jenis dan jumlah alat mekanis. Data-data tersebut diolah dengan cara representatif desain dan hasil perhitungan dilakukan dengan menggunakan software Minex 6,4. Pit Kakao mempunyai jenjang geometri dengan tinggi 10 meter, lebar 5meter, dan sudut 68° (berdasarkan pada rekomendasi geoteknik PT KMIA). Ukuran blok penambangan pada penelitian ini, menggunakan acuan berdasarkan dimensi alat gali terbesar yaitu Komatsu PC2000, dengan ukuran blok penambangan menggunakan ukuran 50×60×10 meter. Desain jalan pada keadaan lurus maupun pada tikungan mempunyai lebar 30-meter berdasarkan lebar dump truck terbesar (6,64 m), dengan grade maksimal 8% berdasarkan tinggi jenjang 10 m dan karakteristik batuan setempat. Rancangan dibuat dengan 2 opsi, opsi pertama dengan arah penambangan dari timur ke utara, sedangkan opsi kedua dengan arah penambangan dari utara ke timur. Kedua opsi tersebut mempunyai elevasi rendah yang mengarah ke utara sesuai dengan desain akhir sump yang berada di utara PitKakao. Hasil rancangan dipilih opsi kedua dikarenakan rancangan tersebutmemenuhi target produksi dengan nisbah pengupasan yang relatif stabil. Rencanatambang pada bulan pertama mempunyai target elevasi RL-30, RL-20, dan RL-10dengan batubara tertambang sebanyak 135.959 ton dengan stripping ratio 10,17:1.Rencana tambang pada bulan kedua mempunyai target elevasi pada RL-30, RL-20,RL-10, RL0, dan RL10 dengan batubara tertambang sebanyak 130.429 ton denganstripping ratio 9,84:1. Rencana tambang pada bulan ketiga mempunyai targetelevasi pada RL-30, RL-20, RL-10, RL0, dan RL10 dengan batubara tertambangsebanyak 140.649 ton dengan stripping ratio 10,32:1. Jumlah batubara tertambang sebanyak 407.036 ton dan total volume overburden sebanyak 4.117.114 Bcm.

T The purpose of this study is to determine the optimal design stage of mining and meet the production target on the Cocoa Pit for a period of 3 months (April 2018-June 2018) at PT Khotai Makmur Insan Abadi. This research began with a study of literature, followed by field observations to determine the conditions of the study area. In this research, secondary data from companies such as topographic maps, geological models, types and number of mechanical devices are needed. The data is processed in a representative way of design and the results of calculations are performed using Minex 6.4 software. The Cocoa Pit has a geometry level of 10 meters, a width of 5 meters and an angle of 68 ° (based on PT KMIA's geotechnical recommendations). The mining block size in this study used a reference based on the dimensions of the largest digging device, Komatsu PC2000, with the size of the mining block using a size of 50 × 60 × 10 meters. The road design on the straight and the bend has a width of 30 meters based on the width of the largest dump truck (6.64 m), with a maximum grade of 8% based on the 10 m height and local rock characteristics. The draft is made with 2 options, the first option is mining direction from east to north, while the second option is mining direction from north to east. Both of these options have a low elevation that leads north according to the final design of the sump in the north of PitKakao. The second design was chosen because the design fulfilled the production target with a relatively stable stripping ratio. Rencanatambang in the first month had elevation targets RL-30, RL-20, and RL-10 with mined coal of 135,959 tons with a stripping ratio of 10.17: 1. The mine plan for the second month had elevation targets at RL-30, RL-20, RL-10, RL0, and RL10 with mined coal as many as 130,429 tons with a stripping ratio of 9.84: 1. The mine plan for the third month has targets for RL-30, RL-20, RL-10, RL0, and RL10 with coal as much as 140,649 tons with a stripping ratio of 10.32: 1. The amount of mined coal is 407,036 tons and the total overburden volume is 4,117,114 Bcm.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?