DETAIL KOLEKSI

Hubungan kebugaran fisik dengan tingkat stres pada pelajar sekolah menengah atas


Oleh : Andini Yuliana

Info Katalog

Nomor Panggil : S 717

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Nuryani Sidarta

Subyek : Impact of stress on teenagers;Body reaction and adaptation to stress

Kata Kunci : adolescent, physical fitness, VO2 max, Stress, Stress Level


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_KD_03012018_Halaman-judul.pdf 3002.56
2. 2016_TA_KD_03012018_Bab-1-Pendahuluan.pdf 703.67
3. 2016_TA_KD_03012018_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 837.65
4. 2016_TA_KD_03012018_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 802.08
5. 2016_TA_KD_03012018_Bab-4-Metode.pdf 961.32
6. 2016_TA_KD_03012018_Bab-5-Hasil.pdf 721.43
7. 2016_TA_KD_03012018_Bab-6-Pembahasan.pdf 776.82
8. 2016_TA_KD_03012018_Bab-7-Kesimpulan.pdf 695.06
9. 2016_TA_KD_03012018_Daftar-pustaka.pdf 784.63
10. 2016_TA_KD_03012018_Lampiran.pdf 2362.7

S Setiap orang mengalami stres di dalam hidupnya. Jika tidak mampu melakukan adaptasi dan mengatasi stresor dapat timbul keluhan berupa stres, cemas, depresi. Remaja lebih banyak menghadapi penyebab stres daripada kelompok usia lainnya. Akibat stres yang berlebihan selama masa remaja dapat menimbulkan dampak berbahaya pada kesehatan fisik dan mental di kemudian hari, dan juga stres yang berkelanjutan dapat menyebabkan depresi. Latihan dan kebugaran fisik dianggap dapat menurunkan intensitas stres dan pemulihan setelah menghadapi stresor, sehingga kebugaran fisik menjadi salah satu sumber penting untuk membantu seseorang melawan atau mengatasi stres. Penelitian ini dilakukan untuk melihat adakah hubungan antara kebugaran fisik dengan tingkat stres. Penelitian menggunakan studi analitik dengan desain potong silang yang mengikutsertakan 169 pelajar SMAN 3 Depok. Penelitian ini meliputi pengukuran antropometri, tekanan darah, denyut jantung, dan total jarak uji jalan enam menit, yang hasilnya dikonversikan menjadi VO2 max untuk menentukan kebugaran. Serta pengisian kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres. Analisis data dengan menggunakan program SPSS 22. Uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat hubungan antara kebugaran fisik dengan tingkat stres (p = 0,014). Responden yang tidak bugar mempunyai kecenderungan stres yang lebih berat dibandngkan dengan responden yang bugar. Terdapat hubungan yang bermakna antara kebugaran fisik dengan tingkat stres pada pelajar sekolah menengah atas di SMAN 3 DepokKata kunci: Remaja, kebugaran fisik, VO2 max, stres, tingkat stres.

E Everyone experiences stress in their lives. If you are unable to adapt and deal with stressors, complaints can arise in the form of stress, anxiety, depression. Teenagers face more stress causes than other age groups. Due to excessive stress during adolescence can have a harmful impact on physical and mental health in the future, and also ongoing stress can cause depression. Exercise and physical fitness are considered to reduce stress intensity and recovery after facing stressors, so physical fitness is an important source to help someone fight or deal with stress. This study was conducted to see whether there is a relationship between physical fitness and stress levels. The study used analytic studies with cross-cutting designs that included 169 students of SMAN 3 Depok. This study included anthropometric measurements, blood pressure, heart rate, and a total distance of six minutes of road testing, the results of which were converted to VO2 max to determine fitness. As well as filling out the Perceived Stress Scale (PSS-10) questionnaire to measure stress levels. Data analysis using the SPSS 22 program. The Mann-Whitney test showed that there was a relationship between physical fitness and stress levels (p = 0.014). Respondents who are not fit have a more stressful tendency compared to respondents who are fit. There is a significant relationship between physical fitness and stress levels in high school students in SMAN 3 Depok. Key words: Adolescents, physical fitness, VO2 max, stress, stress levels.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?