DETAIL KOLEKSI

Analisis reservoir panas bumi dengan menggunakan data kimia fluida produksi lapangan Elsa sumur X, Y, dan Z


Oleh : Nabilla Elsaphira Putri

Info Katalog

Nomor Panggil : 1106/TP/2019

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Onni Ridaliani

Pembimbing 2 : Widia Yanti

Subyek : Petroleum engineering - Geothermal reservoir

Kata Kunci : geothermal reservoir, geochemical of fluids, production monitoring.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_TM_071001500102_Halaman-Judul.pdf 1831.04
2. 2019_TA_TM_071001500102_Bab-1.pdf 942.62
3. 2019_TA_TM_071001500102_Bab-2.pdf 1782.81
4. 2019_TA_TM_071001500102_Bab-3.pdf 997.17
5. 2019_TA_TM_071001500102_Bab-4.pdf 2357.04
6. 2019_TA_TM_071001500102_Bab-5.pdf 990.12
7. 2019_TA_TM_071001500102_Daftar-Pustaka.pdf 782.26
8. 2019_TA_TM_071001500102_Lampiran.pdf 2856.6

M Manajemen reservoir yang baik sangat diperlukan dalam menjaga kualitasproduksi fluida panas bumi. Seiring dengan berlangsungnya proses eksploitasi,terdapat beberapa perubahan yang terjadi pada parameter reservoir yang dapatmenyebabkan penurunan kualitas reservoir itu sendiri. Proses mixing, boilingataupun cooling yang mungkin akan terjadi di dalam reservoir panas bumi selamaproses eksploitasi berlangsung dan dapat ditandai dengan adanya perubahankomposisi kimia fluida produksi lapangan panas bumi itu sendiri. Pada hal inikonsentrasi dari unsur kimia mineral dapat bertambah maupun berkurang seiringdengan terjadinya interaksi antara fluida dengan batuan selama proses migrasi.Monitoring produksi dan kandungan kimia fluida panas bumi merupakansalah satu metode yang dapat dilakukan untuk mendukung perwujudan manajemenreservoir panas bumi yang baik. Dengan dilakukannya monitoring dapatmendeskripsikan bagaimana kondisi reservoir setelah terjadi proses produksi dariwaktu ke waktu. Selain itu dengan menganalisa kandungan kimia fluida, dapatdiperoleh gambaran mengenai proses-proses yang terjadi di dalam reservoir panasbumi, serta kecenderungan untuk terjadinya masalah-masalah seperti scaling,korosi, ataupun wellbore collapse yang diakibatkan oleh tingginya konsentrasiunsur kimia tertentu.Berdasarkan hasil data monitoring dari nilai entalpi, temperatur reservoirdengan menggunakan geotermometer silika dan Na/K serta konsentrasi kloridareservoir dari tiap sumur dapat mengindikasikan terjadinya proses geokimia danfisika di dalam reservoir maupun sumur. Proses-proses yang terjadi antara lain :kondensasi yang terjadi di dalam sumur X, masuknya fluida permukaan yang kedalam sumur akibat kerusakan casing seperti yang terjadi di dalam sumur Y,masuknya fluida injeksi yang lebih dingin ke dalam reservoir seperti yang terjadidi dalam Z, dan tidak terbentuknya endapan kalsit. Hal ini menjadi isyarat kepadareservoir engineer untuk mempersiapkan kemungkinan masalah yang terjadi dalamwaktu dekat yang mengacu kepada masalah sumur maupun masalah dalam jangkawaktu panjang seperti pendinginan reservoir dan pengeringan reservoir (kehilanganfluida di dalam reservoir akibat terciptanya kondisi superheated).

A A good reservoir management is needed for maintaining the quality ofgeothermal production fluid. When producing geothermal fluids, there are somechanges in reservoir parameters such as the decline of reservoir pressure andtemperature, chemical composition of geothermal fluids, states of fluid, etc. thatwould affect the quality of reservoir. Those changes are becoming a concern onreservoir management.Mixing, boiling, or cooling processes that may be happened duringexploitation ca be signed by those changes. In this case, chemical concentration ofminerals may be increasing or decreasing in migration process. For example fluidswith saline minerals may boil in nearer depth and fluids rich in 𝐶𝑂2 may boil indeeper depth. Indeed, those things are affect the temperature and enthalpy ofgeothermal fluids.Production and chemical of fluid monitoring are one of methods that canperform to reach a well reservoir management of geothermal field. With monitoringprocess, current reservoir condition can be defined and by analizing its chemicalcomposition, what processes occurred during exploitation and potention ofproblems such as scalling, corrosion, or wellbore collapse can be identified.According to Elsa field, based on monitoring data of each well (flow rate,enthalpy, reservoir temperature, and chloride concentration) some geochemicaland physical process can be concluded such as condensation that occurred in wellX, mixing with cooler water in well Y, and reinjection breakthrough in well Z. Thesebecome a sign to reservoir engineer to prepare for problems that may happen innear time relating to well problem and long time problem like massive cooling ordrying of reservoir.After all, further development scenario of Elsa field can be made to improveits performance in producing fluids and heats. For example by changing the spacebetween production and injection well, or by changing its injection rate can preventmixing of cooler water in reservoir. Another way is by concentrating thedevelopment in south area of Elsa field because in noth area cooling is occur andtemperature of reservoir starts decreasing.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?