DETAIL KOLEKSI

Kajian kualitas air menggunakan bioindikator makrozoobentos di Perairan Kali Baru Barat, Jakarta Selatan


Oleh : Ariane Pratiwi

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Diana Irvindiaty Hendrawan

Pembimbing 2 : Melati Ferianita Fachrul

Subyek : Water quality - Measurement;Benthos

Kata Kunci : water quality, bioindicator, macrozoobenthos, Perairan Kali Baru Barat, South Jakarta


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_STL_082001500008_Halaman-judul.pdf 1234.41
2. 2019_TA_STL_082001500008_Bab-1.pdf 210.11
3. 2019_TA_STL_082001500008_Bab-2.pdf 313.92
4. 2019_TA_STL_082001500008_Bab-3.pdf 2439.76
5. 2019_TA_STL_082001500008_Bab-4.pdf 979
6. 2019_TA_STL_082001500008_Bab-5.pdf 111.02
7. 2019_TA_STL_082001500008_Daftar-pustaka.pdf 268.33
8. 2019_TA_STL_082001500008_Lampiran.pdf 651.5

M Makrozoobentos dapat digunakan sebagai indikator biologis dalam menentukan kualitas perairan di sungai. Penelitian ini dilakukan di Kali Baru Barat sepanjang 15 km. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber pencemar yang ada di sekitar bantaran sungai, menghitung status mutu air, menghitung Indeks Keanekaragaman, Indeks Keseragaman dan Dominansi, dan mengetahui present status perairan menggunakan model ekologi yang terdiri dari Model Motomura, Model Broken Stick, dan Uji Jarak Matsusita. Penelitian ini dilakukan pada bulan April, Mei dan Juni 2019. Identifikasi sumber pencemar pada area seluas 200 m dari pinggir sungai. Sampling kualitas air dan bentos dilakukan pada 7 titik sampling. Kegiatan dominan di sekitar Kali Baru Barat adalah warung makan, bengkel dan pertokoan. Status Mutu air Kali Baru Barat berdasarkan Indeks Pencemar bernilai sebesar 8,73 (tercemar sedang). Hasil identifikasi makrozoobentos ditemukan sebanyak 7 kelas dengan 18 spesies. yaitu Bivalvia, Diptera, Gastropoda, Nematoda, Oligochaeta, Hirudinea, dan Crustaceae. Kelimpahan makrozoobentos berkisar antara 11.629 Ind/m2203 Ind/m2. Hasil perhitungan indeks ekologi diketahui bahwa Indeks Keanekaragaman (H') berkisar antara 0,2-1,35 menunjukkan kualitas perairan di Kali Baru Barat tergolong tercemar berat. Perbedaan nilai Indeks Pencemar dan nilai Indeks Keanekaragaman dikarenakan makrozoobentos memiliki sifat yang menetap diperairan dan mobilitas rendah sehingga memiliki kepekaan terhadap bahan pencemar dan dapat menggambarkan kualitas perairan tersebut. Nilai Indeks Keseragaman (E) berkisar antara 0,11-0,92 menunjukan bahwa penyebaran individu setiap jenis tidak merata, dan nilai Indeks Dominasi (C) berkisar antara 0,31-0,95 ini menandakan adanya dominansi yang cukup oleh salah satu spesies. Berdasarkan Uji Jarak Matsusita (DM) yang diperoleh model yang sesuai yaitu Model Motomura yang menggambarkan kondisi lingkungan perairan yang tidak stabil yaitu perairan telah mengalami pencemaran.

M Macrozoobenthos can be used as a biological indicator in determining the quality of water in a river. This research was conducted in Kali Baru Barat along 15 km. This research aims to identify sources of pollutants around the riverbanks, calculate water quality status, calculate Diversity Index, Evenness Index and Dominance Index, and to find out the present status of waters using an ecological model consisting of Motomura Model, Broken Stick Model, and Matsusita Distance Test. This research was conducted in April, May and June 2019. Identification of pollutant sources in an area of 200 m from the edge of river. Water quality and benthic sampling was carried out at 7 sampling points. The dominant activities around Kali Baru Barat are food stalls, workshops and shops. The status of the Kali Baru Barat water quality based on Pollutant Index is valued at 8.73 (moderately polluted). The results of macrozoobenthos identification were found in 7 classes with 18 species, namely Bivalvia, Diptera, Gastropoda, Nematoda, Oligochaeta, Hirudinea, and Crustaceae. Abundance of macrozoobenthos ranges from 11,629 Ind / m2-203 Ind /m2. The results of the ecological index calculation show that the Diversity Index (H ') ranges from 0.2-1.35, indicating the quality of waters in Kali Baru Barat is classified as heavily polluted. The difference in Pollutant Index values and Diversity Index values due to macrozoobenthos has sedentary properties in waters and low mobility so they have sensitivity to pollutants and can describe the quality of this waters. Evenness Index (E) values ranged from 0.11-0.92, indicating that the distribution of individuals of each species is un-even, and the value of the Domination Index (C) ranging from 0.31-0.95 indicates sufficient dominance by one species. Based on the Matsusita Distance Test (DM) obtained an appropriate model is the Motomura Model that describes the condition of the unstable aquatic environment that is the water has experienced pollution.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?