DETAIL KOLEKSI

Studi investigasi geoteknik untuk pembangunan terowongan penghantar dilapangan X provinsi Papua


Oleh : Mohammad Realdy Hastarianza

Info Katalog

Nomor Panggil : 803/TG/2017

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Hidartan

Pembimbing 2 : Sofyan Rachman

Subyek : Tunnels - Design and construction

Kata Kunci : headrace tunnel, RMR, stability, support system


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_GL_072001300066_Halaman-Judul.pdf 1131.94
2. 2017_TA_GL_072001300066_Bab-1.pdf 362.52
3. 2017_TA_GL_072001300066_Bab-2.pdf 1258.61
4. 2017_TA_GL_072001300066_Bab-3.pdf 796.03
5. 2017_TA_GL_072001300066_Bab-4.pdf 1731.86
6. 2017_TA_GL_072001300066_Bab-5.pdf 176.57
7. 2017_TA_GL_072001300066_Daftar-Pustaka.pdf 68.2
8. 2017_TA_GL_072001300066_Lampiran.pdf 18991.58

S Stabilitas terowongan merupakan suatu faktor yang sangat penting untuk kelancaran kegiatan konstruksi terowongan penghantar pada PLTA. Agar menjadi suatu metode penambangan yang aman, maka perlu dilakukan analisa tentang stabilitas terowongan dan metode penggalian menggunakan metode drill and blast. Analisa ini dilakukan berdasarkan pada metode empirik, yaitu melakukan pendekatan menggunakan klasifikasi massa batuan dan metode analitik yang mendasarkan pada tegangan-tegangan dan deformasi batuan. Berdasarkan analisa yang dilakukan, didapat 5 jenis batuan yang dilewati jalur terowongan penghantar,yaitu batupasir gampingan, batugamping, batulempung, batulempung lanauan dan batulempung pasiran dengan RMR berkisar antara 60-68 dengan kelas sedang –baik, dengan span 5 meter, stand-up time berkisar antara 1 minggu – 6 bulan, metode penggalian full face dan top heading and bench serta dengan sistem penyangga rock bolt dan shotcrete dengan tebal antara 47 – 60 mm

T The stability of tunnels is a very important factor for the smooth operation of the conductor tunneling in hydropower plants. In order to be a safe mining method, it is necessary to analyze the stability of the tunnel and the excavation method using the drill and blast method. This analysis is carried out based on the empirical method, which is an approach using rock mass classification and analytical methods that are based on stresses and rock deformation. Based on the analysis carried out, we found 5 types of rocks that passed through the conductive tunnel, namely side sandstones, limestone, claystone, silt clay and sandstone clay with a RMR ranging from 60-68 with a medium-good grade, with a 5 meter span, stand-up time ranging from 1 week - 6 months, full face and top heading and bench excavation methods and with a rock bolt and shotcrete buffer system between 47 - 60 mm thick

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?