Pengaruh persistensi laba, risiko perbankan, dan kesempatan investasi terhadap keinformatifan laba dengan prudence sebagai variabel moderasi
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Etty Murwaningsari
Pembimbing 2 : Sekar Mayangsari
Pembimbing 3 : Nurlaila Maysaroh Chairunnisa
Kata Kunci : Earnings Informativeness, Earnings Persistence, Banking Risks, Investment Opportunities, Prudence
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2025_DS_DIE_221022014005_Halaman-Judul.pdf | 14 | |
| 2. | 2025_DS_DIE_221022014005_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2025_DS_DIE_221022014005_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2025_DS_DIE_221022014005_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2025_DS_DIE_221022014005_Lembar-Pengesahan.pdf | 4 | |
| 6. | 2025_DS_DIE_221022014005_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2025_DS_DIE_221022014005_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2025_DS_DIE_221022014005_Bab-1.pdf | 17 | |
| 9. | 2025_DS_DIE_221022014005_Bab-2.pdf | 40 |
|
| 10. | 2025_DS_DIE_221022014005_Bab-3.pdf | 19 |
|
| 11. | 2025_DS_DIE_221022014005_Bab-4.pdf | 55 |
|
| 12. | 2025_DS_DIE_221022014005_Bab-5.pdf | 7 | |
| 13. | 2025_DS_DIE_221022014005_Daftar-Pustaka.pdf | 17 | |
| 14. | 2025_DS_DIE_221022014005_Lampiran.pdf | 34 |
|
T Tujuan- tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menguji dan menganalisis bagaimana persistensi laba, risiko perbankan, dan kesempatan investasi terhadap keinformatifan laba, dan (2) menguji dan menganalisis bagaimana prudence memoderasi persistensi laba, risiko perbankan, dan kesempatan investasi mempengaruhi keinformatifan laba.metode penelitian- metode purposive sampling digunakan untuk sampel perbankan umum yang terdaftar di bursa efek indonesia, filipina, thailand, dan malaysia. data laporan keuangan periode 2021-2023 digunakan untuk penelitian ini. sampel yang digunakan sebesar 78 perbankan, menghasilkan 234 data observasi. aplikasi stata 15 digunakan untuk mengolah data dalam penelitian ini. pada penelitian ini menggunakan moderated regression analysis (mra).hasil- temuan dari penelitian ini adalah (1) persistensi laba berpengaruh positif terhadap keinformatifan laba, (2) risiko perbankan berpengaruh negatif terhadap keinformatifan laba, (3) kesempatan investasi berpengaruh positif terhadap keinformatifan laba, (4) prudence tidak dapat memperkuat pengaruh persistensi laba terhadap keinformatifan laba, (5) prudence memperlemah pengaruh risiko perbankan terhadap keinformatifan laba, dan (6) prudence memperkuat pengaruh kesempatan investasi terhadap keinformatifan laba. uji sensitivitas yang dilakukan pada penelitian ini menunjukkan bahwa prudence dengan pscore memasukkan penurunan nilai aset memiliki model yang lebih kuat dibandingkan dengan model sebelumnya. hasil uji ekspansi pada penelitian ini menunjukkan bahwa model dengan data observasi perbankan filipina, thailand, dan malaysia lebih kuat dibandingkan dengan perbankan indonesia.implikasi dan keterbatasan penelitian sebagai berikut; (1) penelitian ini menggunakan sampel tanpa mengkategorikan bank umum- konvensional dengan bank umum- syariah, (2) ketidakseimbangan jumlah bank dari setiap negara yang berdampak pada kekuatan daya banding analisis penelitian, dan (3) penelitian ini belum mempertimbangkan struktur kepemilikan bank antar negara dan model pengawasan yang diterapkan di masing-masing negara. penelitian selanjutnya disarankan untuk (1) melakukan pemisahan dan analisis komparatif antara bank umum- konvensional dengan bank umum-syariah, (2) menerapkan pembobotan dengan menambahkan variabel dummy untuk membedakan asal negara perbankan, dan (3) mengkategorikan kepemilikan bank serta menambahkan fungsi pengawasan dan tata kelola perbankan.orisinalitas- penelitian ini mengembangkan pengukuran prudence dengan mengintegrasikan penurunan nilai aset. hasil analisis menunjukkan bahwa model pengukuran ini terbukti meningkatkan keinformatifan laba pada sektor perbankan.
O Objectives — the objectives of this study are to (1) test and analyze how earnings persistence, banking risks, and investment opportunities on earnings informativeness and (2) test and analyze how prudence moderates the effect of earnings persistence, banking risks, and investment opportunities on earnings informativeness.research methods — purposive sampling method was used for a sample of commercial banks listed on indonesia, philippines, thailand, and malaysia stock exchanges. financial report data for the 2021-2023 period was used for this study. a sample of 78 banks was used, resulting in 234 observations. stata 15 was used to process the data. this study uses moderated regression analyses (mra).the findings — the findings of this study are (1) earnings persistence has a positive effect on earnings informativeness, (2) banking risks have a negative effect on earnings informativeness, (3) investment opportunities have a positive effect on earnings informativeness, (4) prudence cannot strengthen the effect of earnings persistence on earnings informativeness, (5) prudence weakens the effect of banking risks on earnings informativeness, and (6) prudence strengthens the effect of investment opportunities on earnings informativeness. the sensitivity test conducted in this study shows that prudence with pscore, including asset value impairment, has a stronger model than the previous model. the results of the expansion test in this study show that the model with observation data from philippine, thai, and malaysian banking is stronger than indonesian banking.the implications and limitations of the study are as follows: (1) this study used a sample without categorizing the conventional commercial banks with islamic banks, (2) the imbalance in the number of banks in each country has an impact on the comparative strength of research analysis, and (3) this study has not considered the ownership structure of banks between countries and the supervisory model applied in each country. further research is recommended to (1) conduct surveillance and comparative analysis between conventional commercial banks and islamic commercial banks, (2) apply weighting by adding dummy variables to differentiate the country of origin of banks, and (3) categorize bank ownership and add banking supervision and governance functions.originality—this study develops a measurement of prudence by integrating asset impairment. the results of the analysis show that this measurement model is proven to increase the informativeness of earnings in the banking sector.