Pengaruh pengawasan risiko, tata kelola perusahaan, dan kualitas pengendalian internal terhadap risiko pajak dengan kualitas informasi internal sebagai variabel moderasi
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Khomsiyah
Pembimbing 2 : Murtanto
Kata Kunci : Risk Oversight, Corporate Governance, Internal Control Quality, Internal Information Quality, Tax Ri
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_DS_DIE_221022204007_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_DS_DIE_221022204007_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_DS_DIE_221022204007_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_DS_DIE_221022204007_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_DS_DIE_221022204007_Lembar-Pengesahan.pdf | 4 | |
| 6. | 2026_DS_DIE_221022204007_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_DS_DIE_221022204007_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_DS_DIE_221022204007_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_DS_DIE_221022204007_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_DS_DIE_221022204007_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_DS_DIE_221022204007_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_DS_DIE_221022204007_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_DS_DIE_221022204007_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_DS_DIE_221022204007_Lampiran.pdf |
|
T Tujuan – penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengawasan risiko, tata kelola perusahaan, dan kualitas pengendalian internal terhadap risiko pajak, serta menilai apakah kualitas informasi internal dapat memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. fokus penelitian pada emiten sektor keuangan di bursa efek indonesia dipilih karena tingginya eksposur risiko regulatif dan kompleksitas tata kelola di sektor ini.metode penelitian – penelitian menggunakan regresi data panel dengan efek tetap industri dan tahun serta pengujian one-tailed sesuai arah hipotesis. sampel diperoleh melalui purposive sampling, terdiri dari 46 perusahaan sektor keuangan selama periode 2020–2024 (230 observasi). variabel utama diukur melalui analisis konten atas laporan tahunan dan laporan keuangan, sementara risiko pajak dihitung melalui volatilitas cash effective tax rate. uji sensitivitas dan uji ekspansi dilakukan untuk mengevaluasi ketahanan model dan kontribusi dimensi baru pada variabel pengawasan risiko.sebagai penguatan interpretasi hasil kuantitatif, penelitian ini juga menambahkan triangulasi wawancara terhadap sepuluh narasumber yang terdiri dari dewan komisaris, praktisi sektor keuangan, konsultan pajak, dan fiskus, dengan pola penyisipan langsung pada bagian pembahasan hasil penelitian.hasil – hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan risiko berpengaruh negatif terhadap risiko pajak, demikian pula tata kelola perusahaan yang terbukti menurunkan ketidakpastian pajak. namun, kualitas pengendalian internal tidak berpengaruh terhadap risiko pajak. kualitas informasi internal tidak memoderasi hubungan antara ketiga variabel tata kelola dengan risiko pajak. uji sensitivitas menunjukkan bahwa penambahan dimensi efektivitas dewan komisaris, efektivitas komite audit, dan efektivitas komite pemantau risiko meningkatkan daya jelas model. uji ekspansi menegaskan bahwa sebagian besar dimensi pengawasan risiko berpengaruh negatif terhadap risiko pajak.implikasi dan keterbatasan – temuan mendukung peran tata kelola sebagai mekanisme pengendalian keagenan dalam mitigasi risiko fiskal. keterbatasan mencakup ketergantungan pada kualitas pengungkapan dan periode penelitian yang terpengaruh pandemi. penelitian mendatang perlu memperluas cakupan industri serta mengembangkan pengukuran kualitas informasi internal yang lebih komprehensif.orisinalitas – penelitian ini mengembangkan instrumen pengawasan risiko menjadi enam dimensi yang terbukti relevan secara empiris dalam menjelaskan pengaruh terhadap risiko pajak.
P Purpose – this study examines the effects of risk oversight, corporate governance, and internal control quality on tax risk, and evaluates whether internal information quality moderates these relationships. the focus on financial-sector issuers listed on the indonesia stock exchange is motivated by the sector’s strong regulatory oversight and high fiscal exposure.research method – the study employs panel data regression with industry and year fixed effects and uses one-tailed hypothesis testing consistent with predicted theory. the sample consists of 46 financial-sector firms observed over 2020–2024 (230 firm-year observations). key variables were measured through content analysis of annual reports and financial statements, while tax risk was calculated using effective tax rate volatility. sensitivity and expansion tests were conducted to assess model robustness and examine the contribution of newly added dimensions to the risk oversight construct.to strengthen the interpretation of the quantitative findings, this study also incorporates interview triangulation with ten informants consisting of commissioners, financial-sector practitioners, tax consultants, and tax officers, integrated directly into the discussion of the research findings.findings – the results indicate that risk oversight negatively affects tax risk, and corporate governance similarly reduces fiscal uncertainty. internal control quality shows no effect on tax risk. internal information quality does not moderate the relationships between the governance variables and tax risk. sensitivity tests confirm that the inclusion of board effectiveness, audit committee effectiveness, and risk monitoring committee effectiveness improves model performance. expansion tests confirm that most risk oversight dimensions negatively influence tax risk.implications and limitations – the findings highlight the role of governance mechanisms as effective agency-control tools in reducing tax-related risks. limitations include dependence on disclosure quality and the covid-19 period’s regulatory relaxation. future research should expand cross-industry coverage and refine the measurement of internal information quality.originality – this study develops a six-dimension risk oversight instrument that is empirically validated and enhances the understanding of tax risk determinants in the financial sector.