Penerbitan surat keterangan domisili (skd) dalam mencegah treaty abuse: analisis studi kasus putusan banding no. put-002864.13/2021/pp/m.ib tahun 2022 dan no. put-009293.13/2020/pp.m/xvia tahun 2022 di KPP Madya Dua Jakarta Selatan
Status Posting : Published
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2024
Pembimbing 1 : Ayu Lestari
Subyek : Domicile in taxation;Double taxation--Treaties
Kata Kunci : certificate of domicile, treaty abuse, P3B
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2024_LM_PJK_024032201091_Halaman-Judul.pdf | 14 | |
| 2. | 2024_LM_PJK_024032201091_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2024_LM_PJK_024032201091_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2024_LM_PJK_024032201091_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2024_LM_PJK_024032201091_Lembar-Pengesahan.pdf | 4 | |
| 6. | 2024_LM_PJK_024032201091_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2024_LM_PJK_024032201091_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2024_LM_PJK_024032201091_Bab-1.pdf | 5 | |
| 9. | 2024_LM_PJK_024032201091_Bab-2.pdf | 18 |
|
| 10. | 2024_LM_PJK_024032201091_Bab-3.pdf | 9 |
|
| 11. | 2024_LM_PJK_024032201091_Bab-4.pdf | 90 |
|
| 12. | 2024_LM_PJK_024032201091_Bab-5.pdf | 3 | |
| 13. | 2024_LM_PJK_024032201091_Daftar-Pustaka.pdf | 3 | |
| 14. | 2024_LM_PJK_024032201091_Lampiran.pdf |
|
P Perkembangan pajak internasional telah menjadi bagian integral dari modernisasi ekonomi global. Setiap negara memiliki kedaulatan dalam menetapkan kebijakan perpajakannya dengan mempertimbangkan efisiensi ekonomi yang dapat diberikan. Dalam menetapkan kebijakannya, suatu negara akan menemui benturan substantif yang berbeda antar satu dan negara lainnya yang disebabkan perbedaan kondisi sosial dan ekonomi. Penerapan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) diatur berdasarkan perjanjian bilateral antar-negara, namun penerapan administratif sebagai anti-abuse dampak penerapan P3B diatur oleh masing-masing otoritas negara. Di Indonesia, kebijakan administratif diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-61/PJ/2009 tentang Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda sebagaimana terakhir telah diubah dengan PER - 25/PJ/2018 tentang Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda. Dalam Aturan ini setiap Pemotong/Pemungut Pajak yang melakukan transaksi dengan Penyedia Jasa Luar Negeri diharuskan mengisi Surat Keterangan Domisili (SKD) atau memberikan Certificate of Residence (COR) sebagai tahapan validasi hak perpajakan subjek pajak luar negeri. Laporan ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penerbitan Surat Keterangan Domisili (SKD) sebagai langkah pencegahan Treaty Abuse jika ditinjau dari dua kondisi berbeda berdasarkan putusan majelis dalam Putusan Banding nomor PUT-002864.13/2021/PP/M.IB Tahun 2022 dimana ketiadaan pengisian dan pelampiran SKD tidak menjadi kendala dalam penerapan P3B antar-negara, namun berbeda hasilnya dalam putusan majelis dalam Putusan Banding nomor PUT-009293.13/2020/PP.M/XVIA Tahun 2022 ketiadaan pengsian dan pelampiran SKD menjadi kendala dalam penerapan P3B antar-negara.
I International tax development has become an integral part of global economic modernisation. Each country has sovereignty to determine its taxation policy by considering the economic efficiency that can be provided. To determine its policy, a country will encounter substantive dispute that differ from one another due to differences in social and economic conditions. The application of Tax Treaty is regulated based on bilateral agreements among countries, but the administrative substances as an anti-abuse as impact of the application of Tax Treaty is regulated by each state authority. In Indonesia, the administrative policy is regulated in the Regulation of the Director General of Taxes number PER-61/PJ/2009 concerning Procedures for Implementing Tax Treaty as last amended by PER - 25/PJ/2018 concerning Procedures for Implementing Tax Treaty Agreements. In this regulation, every Tax Withholder/Collector who conducts transactions with Foreign Service Providers is required to fill out a Domicile Certificate (SKD) or provide a Certificate of Residence (COR) as a stage of validation of the taxation rights of foreign tax subjects. This study aims in order to find out the importance of the issuance of a Certificate of Domicile (SKD) as a measure to prevent Treaty Abuse when viewed from two different conditions based on the panel\\\'s decision in Appeal Verdiction number PUT-002864.13/2021/PP/M.IB of 2022 where the absence of filling and attaching SKD does not become an obstacle in the application of Tax Treaty, but the results are different in the panel\\\'s decision in Appeal Verdiction number PUT-009293.13/2020/PP.M/XVIA of 2022 where the absence of filling and attaching SKD becomes an obstacle in the application of Tax Treaty.