DETAIL KOLEKSI

Analisis putusan banding pengadilan pajak nomor put-007938.12/2022/pp/m.iva tahun 2024 tentang koreksi positif atas pinjaman tanpa bunga PT Warna Hijau Semesta


Oleh : Vicka Asyadduhubban

Info Katalog

Status Posting : Published

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Ni Luh Putu Ayu Rediastuti

Subyek : Interest-free loan;Tax courts - appeal desicion;Taxation--Law and legislation

Kata Kunci : Article 23 income tax, interest-free loan, GR 94 of 2010


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_LM_PJK_024032400027_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2025_LM_PJK_024032400027_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_LM_PJK_024032400027_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_LM_PJK_024032400027_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_LM_PJK_024032400027_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2025_LM_PJK_024032400027_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_LM_PJK_024032400027_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 2
8. 2025_LM_PJK_024032400027_Bab-1.pdf 6
9. 2025_LM_PJK_024032400027_Bab-2.pdf
10. 2025_LM_PJK_024032400027_Bab-3.pdf
11. 2025_LM_PJK_024032400027_Bab-4.pdf
12. 2025_LM_PJK_024032400027_Bab-5.pdf 2
13. 2025_LM_PJK_024032400027_Daftar-Pustaka.pdf 2
14. 2025_LM_PJK_024032400027_Lampiran.pdf

T Transaksi pinjaman tanpa bunga antara pemegang saham dan perusahaan afiliasinya kerap digunakan sebagai strategi pembiayaan internal, namun berpotensi disalahgunakan untuk menghindari pajak. salah satu contohnya adalah sengketa antara pt wana hijau semesta dan direktorat jenderal pajak terkait koreksi fiskal atas pinjaman tanpa bunga yang tidak memenuhi ketentuan pasal 12 peraturan pemerintah nomor 94 tahun 2010. tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis putusan pengadilan pajak nomor put-007938.12/2022/pp/m.iva tahun 2024 yang menolak permohonan banding wajib pajak dan menguatkan koreksi atas pph pasal 23. metode penulisan tugas akhir yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, wawancara, dan observasi. hasil penulisan tugas akhir menunjukkan bahwa tiga dari empat syarat dalam pasal 12 ayat (1) tidak terpenuhi, sehingga koreksi bunga wajar (imputed interest) dianggap sah. pengadilan menilai bahwa transaksi dilakukan tidak dalam kondisi bisnis yang wajar dan menetapkan bahwa manfaat ekonomi dari pinjaman tetap dapat dikenai pajak meskipun tidak ada bunga yang dibayarkan secara nyata. kesimpulannya, koreksi djp telah sesuai dengan peraturan perpajakan dan mencerminkan penerapan prinsip substance over form dan keadilan fiskal.

I Interest-free loan transactions between shareholders and their affiliated companies are commonly used as internal financing strategies, but they are prone to abuse for tax avoidance purposes. one such case is the dispute between pt wana hijau semesta and the directorate general of taxes concerning a fiscal adjustment on an interest-free loan that failed to meet the requirements of article 12 of government regulation number 94 of 2010. this final project aims to analyze the tax court decision number put-007938.12/2022/pp/m.iva 2024, which rejected the taxpayer’s appeal and upheld the correction related to article 23 income tax. the research method used is descriptive qualitative through literature study, interviews, and observation. the results show that three out of four requirements in article 12 paragraph (1) were not fulfilled; therefore, the imputed interest correction was considered valid. the court concluded that the transaction did not reflect arm’s length principles and stated that the economic benefit from the loan could still be subject to tax even if no actual interest was paid. in conclusion, the tax authority’s correction was in accordance with applicable tax regulations and reflects the application of the substance over form principle and fiscal justice.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?