Analisis kesesuaian penerapan psak 219 tentang akuntansi imbalan kerja pada pt xyz
Status Posting : Published
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Ayu Aulia Oktaviani
Pembimbing 2 : Ayu Aulia Oktaviani
Subyek : Employee fringe benefits
Kata Kunci : PSAK 219, employee benefits, defined benefit, financial reporting, healthcare service
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_LM_SPA_023102411007_Halaman-Judul.pdf | 9 | |
| 2. | 2026_LM_SPA_023102411007_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | ||
| 3. | 2026_LM_SPA_023102411007_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | ||
| 4. | 2026_LM_SPA_023102411007_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_LM_SPA_023102411007_Lembar-Pengesahan.pdf | 4 | |
| 6. | 2026_LM_SPA_023102411007_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_LM_SPA_023102411007_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | ||
| 8. | 2026_LM_SPA_023102411007_Bab-1.pdf | 6 | |
| 9. | 2026_LM_SPA_023102411007_Bab-2.pdf | 16 |
|
| 10. | 2026_LM_SPA_023102411007_Bab-3.pdf | 8 |
|
| 11. | 2026_LM_SPA_023102411007_Bab-4.pdf | 24 |
|
| 12. | 2026_LM_SPA_023102411007_Bab-5.pdf | 4 | |
| 13. | 2026_LM_SPA_023102411007_Daftar-Pustaka.pdf | 3 | |
| 14. | 2026_LM_SPA_023102411007_Lampiran.pdf | 7 |
|
A Analisis penerapan psak 219 tentang imbalan kerja pada pt xyz, sebuah perusahaan jasa kesehatan gigi di jakarta, dilakukan untuk menilai kesesuaian perlakuan akuntansi imbalan kerja, terutama imbalan pascakerja manfaat pasti, serta mengidentifikasi tantangan implementasi pada entitas jasa berskala menengah. pendekatan yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif melalui penelaahan dokumen internal, laporan keuangan, kebijakan akuntansi, dan hasil koordinasi antara divisi keuangan dan sumber daya manusia. hasil analisis menunjukkan bahwa pt xyz telah mengakui dan mengukur kewajiban imbalan pascakerja sesuai prinsip psak 219 dengan menggunakan metode aktuaria yang dibantu pihak independen, meskipun pengungkapan masih terbatas pada kebijakan umum dan saldo liabilitas tanpa rekonsiliasi rinci serta asumsi aktuaria eksplisit. tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan akses jasa aktuaria penuh, integrasi data kepegawaian dengan sistem keuangan, dan kebutuhan peningkatan dokumentasi serta pengungkapan di catatan atas laporan keuangan. temuan ini memberikan gambaran praktis mengenai kesiapan dan praktik implementasi psak 219 pada sektor jasa kesehatan menengah di indonesia.
T The implementation of psak 219 on employee benefits at pt xyz, a dental-based healthcare service company in jakarta, is analyzed to assess the compliance of accounting treatment for employee benefits, particularly defined benefit postemployment obligations, and to identify implementation challenges in a mediumsized service entity. a descriptive qualitative case study approach is employed through a review of internal documents, financial statements, accounting policies, and coordination outcomes between the finance and human resources divisions. the analysis indicates that pt xyz recognizes and measures defined benefit obligations in accordance with psak 219 principles by using actuarial methods supported by an independent party, although disclosures remain limited to general policies and liability balances without detailed reconciliations or explicit actuarial assumptions. the main challenges include limited access to full actuarial services, insufficient integration between hr data and financial systems, and the need to strengthen documentation and disclosures in the notes to the financial statements. these findings provide practical insight into the readiness and implementation practices of psak 219 within medium-sized healthcare service companies in indonesia.