DETAIL KOLEKSI

Usulan Rencana Pemesanan bahan pada pembuatan subdrives-Assy tipe ma.s5 dan ma-s9 di pt. padma pacific sejahtera berdasarkan kriteria minimasi biaya persediaan 2002


Oleh : Resia Saptoni

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2002

Pembimbing 1 : Andri Bagio

Subyek : material requirement planning

Kata Kunci : inventory cost, SUB DUBED DSD

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2002_TA_STI_06396253_Halaman-Judul.pdf
2. 2002_TA_STI_06396253_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2002_TA_STI_06396253_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2002_TA_STI_06396253_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2002_TA_STI_06396253_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2002_TA_STI_06396253_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf
7. 2002_TA_STI_06396253_Bab-5_Pengolahan-Data.pdf
8. 2002_TA_STI_06396253_Bab-6_Analisa-Hasil.pdf
9. 2002_TA_STI_06396253_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2002_TA_STI_06396253_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2002_TA_STI_06396253_Lampiran.pdf

P PT. Padma Pacific Sejahtera adalah perusahaan yang bergerak dalam industri yang memproduksi komponen elektorik diantaranya Sub Drive-Assy. Dalam era globalisasi ini dimana perdagangan sudah tidak mengenal batas-batas wilayah maka persaingan akan semakin meningkat. Perusahaan dituntut untuk lebih meningkatkan mutu produknya dan selain itu tidak kalah penting yaitu pelayanannya (tepat waktu dan tepat jumlahnya). Oleh karena itu salah satu sumber daya yang memegang peranan penting dalam perusahaan adalah perencanaan dan pengendalian bahan baku. Selma ini rencana pemesanan bahan di perusahaan kurang tepat sehingga mengakibatkan terjadinya kekurangan persediaan pada suatu saat atau kelebihan persediaan disaat yang lain.Dalam tugas akhir ini, penulis hanya membahas Sub Drive-Assy yang terdiri dan tiga tipe yaitu tipe MA-S5, MA-S6, dan MA-S9. Kemudian untuk mengatasi masalah diatas dilakukan peramalan permintaan yang akan datang dengan menggunakan metode-metode peramalan yangs sesuai dengan pola / kecenderungan data pennintaan masa lalu. Dan hasil yang didapat ternyata data permintaan bersifat random,•oleh karena itu metode Regresi Linier, Double Moving Average, dan Double Exponential Smoothing sangat cocok untuk data tersebut. Langkah berikutnya adalah membuat perencanaan agregat dengan men.ggunakan programa linier yang memperhatikan faktor kapasitas kerja harian, kerja lembur, dan persediaan. Setelah itu, dilakukan perencanaan disagregat untuk mengetahui jumlah yang hams dibuat untuk tiap-tiap produk. Dan perencanaan disagregat ini didapat jadwal induk produksi untuk masing-masing tipe Sub Drive-Assy. Setelah melakukan perencanaan disagregat, dilakukan evaluasi Jadwal Induk Produksi yang telah dihasilkan dengan menggunakan Rough Cut Capacity Planning (RCCP) untuk mengetahui apakah jadwal tersebut layak atau tidak (sesuai dengan kapasitas yang ada atau tidak). Hasil dan RCCP tersebut menyatakan bahwa jadwal induk produksi layak dan dapat dipenuhi dengan kapasitas yang ada. Jadwal Induk Produksi ini digunakan untuk melakukan rencana pemesanan kebutuhan bahan. Perencanaan kebutuhan bahan dilakukan dengan tiga alternatif kebijakan lot sizing, yaitu Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Periodic Order Quantity (POQ). Metode yang dipilih adalah yang memberikan total biaya persediaan paling minimum untuk masing-masing bahan Sub Drive-Assy tersebut. Untuk bahan PWB, Pasta Solder, Chip Kapasitor, Chip Resistor, Konduktor, Induktor, Connector, Vibrator, Diode, Transistor, IC, dan Pin Connector dilakukan dengan metode Lot For Lot. Sedangkan untk bahan baku Flux dilakukan dengan metode EOQ.viUsulan rencana pemesanan bahan pada pembuatan sub drive-assy tipe MA-S5, MA-S6, dan MA-S9 di PT. Padma Pasific Sejahtera berdasarkan kriteria minimasi biaya persediaan Resia Santoni, 2002

P PT. Padma Pacific Sejahtera is a company which in electronic component production industry, such as sub drive-assy. In the era of globalisasion that trading has unlimited area so the competition is getting increase. The company is required to be more concern about the quality of the products ang the services. So one of the important things in the company is control and material requirement planning. So far the material requirement planning of the company not properly being planned. It causes the stockout at one time or overstock at another time. In the final project only three types of sub drive-assy being discuss, that is MA-S5, MA-S6, and MA-S9. And then to deal with the problem mentioned before, we made forecasting methods that fit the trend of past demands data. Tha output that the demands are random, so that regresi linier, double moving average, and double exponential smoothing are suitable for these data. The next step is making agregat planning that using linier programming that notice the capacity of reguler time, over time and inventory. Then continu by making the diagregat planning to find out the finish product should be made for each item. And the output of the disagregat planning is the master production schedule. After the forecasting, agregat planning ang disagregat planning continu with the evaluation master production schedule by using the rough cut capacity planning (RCCP). The result of the RCCP shown that master production schedule is valid ang can be fulfilled with the available capacity. This schedule in main production used for planning of basic material necessity in each month. Planning of basic material has done with three altenatives lot sizing policy. There are lot for lot (LFL), economic order quantity (EOQ), and periodic order quantiry (POQ). The method will choose is method which can giving the most minimum • stock's total cost for each basic material of that sub drive-assy. For PWB, pasta solder, chip capasitor, chip resistor, conductor, inductor, connector, vibrator, diode, transistor, IC, and pin connector ordering has done with lot for lot method. For flux ordering has done by economic order quantity (EOQ).viiUsulan rencana pemesanan bahan pada pembuatan sub drive-assy tipe MA-S5, MA-S6, dan MA-S9 di PT. Padma Pasific Sejahtera berdasarkan kriteria minimasi biaya persediaan Resia Santoni. 2002

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?