Pengaruh kesadaran wajib pajak, kebijakan pajak, persepsi efektivitas sistem perpajakan dan pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan pajak wajib pajak badan usaha dimoderasi oleh sosialisasi perpajakan
Nomor Panggil : 123012101033
Subyek : Taxation;Auditing;Corporations--Taxation;Tax compliance
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2024
Pembimbing 1 : Sekar Mayangsari
Kata Kunci : tax compliance, taxpayer awareness, tax policy, perception of the effectiveness of the taxation sys
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2024_TS_MAK_123012101033_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2024_TS_MAK_123012101033_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2024_TS_MAK_123012101033_Bab-1-Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2024_TS_MAK_123012101033_Bab-2-Tinjauan-Pustaka-dan-Pengemangan-Hipotesis.pdf |
|
|
| 5. | 2024_TS_MAK_123012101033_Bab-3-Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2024_TS_MAK_123012101033_Bab-4-Hasil-Analisis-dan-Pembahasan.pdf |
|
|
| 7. | 2024_TS_MAK_123012101033_Bab-5-Kesimpulan,-Keterbatasan,-dan-Implikasi.pdf | ||
| 8. | 2024_TS_MAK_123012101033_Daftar-Pustaka.pdf |
m mempengaruhi kepatuhan pajak di kalangan badan usaha di Indonesia. Penelitian inimelibatkan 123 responden yang terlibat dalam proses administrasi pajak di berbagaibadan usaha, dari Perseroan Terbatas hingga CV. Data demografis dan organisasionaldikumpulkan melalui survei online untuk mendapatkan gambaran yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kepatuhan pajak. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis data PLS-SEM. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dan positif antara kesadaran wajib pajak dan tingkat kepatuhan pajak. Kebijakan pajak juga berpengaruh positif, meskipun tingkat signifikansinya lebih rendah. Selain itu, sosialisasi perpajakan dan pemeriksaan pajak berfungsi sebagai faktor moderasi terhadap kepatuhan pajak. Dari sisi manajerial, penelitian ini menawarkan beberapa implikasi penting. Pertama, pentingnya peningkatkan kesadaran wajib pajak melalui program edukasi atau pelatihan. Kedua, perlu ada evaluasi dan kalibrasi ulang dari kebijakan pajak yang ada untuk memastikan efektivitasnya. Ketiga, integrasi antara pemeriksaan pajak dan sosialisasi perpajakan bisa menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Saran untuk penelitian selanjutnya melibatkan eksplorasi lebih lanjut mengenai variabilitas demografis, studi komparatif antara kebijakan pajak di negara berkembang dan maju, dan efektivitas metode sosialisasi pajak. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana faktor-faktor demografis dan organisasional mempengaruhi kepatuhan pajak, dan menawarkan pedoman untuk perbaikan strategi kebijakan pajak di Indonesia.
T The objective of this research is to examine the factors influencing tax compliance among business entities in Indonesia. This research involves 123 respondents who participate in the tax administration processes across various types of business organizations, ranging from Limited Companies to Partnerships. Demographic and organizational data were collected through an online survey to provide a comprehensive understanding of the factors contributing to tax compliance. The data was analyed with PLS-SEM data analysis method. Analytical results indicate a significant and positive relationship between taxpayer awareness and the level of tax compliance. Tax policy also exerts a positive influence, albeit at a lower level of significance. Moreover, tax audits and taxation socialization serve as moderating factors towards tax compliance. From a managerial perspective, this research offers several significant implications. Firstly, there is a need to enhance taxpayer awareness through specially designed educational or training programs. Secondly, an evaluation and recalibration of existing tax policies are essential for ensuring their effectiveness in encouraging compliance. Thirdly, the integration of tax audits and taxation socialization could form an effective strategy for elevating tax compliance levels. Suggestions for future research involve further exploration on the variability in taxpayers' demographic backgrounds, a comparative study between tax policies in developing and developed countries, and the effectiveness of taxation socialization methods. This research makes a critical contribution to understanding howdemographic and organizational factors affect tax compliance and offers guidelinesfor improving tax policy strategies in Indonesia.