DETAIL KOLEKSI

Analisis implementasi aturan kementerian perdagangan terhadap penerimaan negara melalui impor barang bawaan penumpang pada bea cukai soekarno-hatta periode tahun 2023 s.d. 2024


Oleh : Geby Clarisa

Info Katalog

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Murtanto

Kata Kunci : Import Duty, Electronic Customs Declaration, State Revenue

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TA_ASP_027132401033_Halaman-Judul.pdf 10
2. 2025_TA_ASP_027132401033_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_TA_ASP_027132401033_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_TA_ASP_027132401033_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TA_ASP_027132401033_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2025_TA_ASP_027132401033_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TA_ASP_027132401033_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TA_ASP_027132401033_Bab-1.pdf 8
9. 2025_TA_ASP_027132401033_Bab-2.pdf
10. 2025_TA_ASP_027132401033_Bab-3.pdf
11. 2025_TA_ASP_027132401033_Bab-4.pdf
12. 2025_TA_ASP_027132401033_Bab-5.pdf 3
13. 2025_TA_ASP_027132401033_Daftar-Pustaka.pdf 2
14. 2025_TA_ASP_027132401033_Lampiran.pdf 1

S Salah satu tugas dan fungsi utama kantor pelayanan utama bea dan cukai soekarno-hatta adalah pengawasan dan pelayanan impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut. atas barang-barang impor tersebut dilakukan pungutan bea masuknya sesuai aturan perundangan yang berlaku. hal tesebut merupakan potensi penerimaan negara yang dipungut oleh bea cukai sokarno-hatta. namun bea cukai tidak hanya bekerja berdasarkan aturan yang dikeluarkan oleh kementerian keuangan yang menaungi direktorat jenderal bea dan cukai, tetapi juga menjalankan aturan titipan dari kemnterian/lembaga lain. hal tersebut terjadi dikarenakan bea cukai merupakan garda terdepan penjaga perbatasan keluar masuknya barang dari luar dan dalam daerah pabena. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses impor barang bawaan penumpang melalui bandara internasional soakrno-hatta serta menganilisa pengaruh implementasi peraturan kementerian perdagangan terhadap penerimaan yang dipungut oleh bea cukai soekarno-hatta terhadap impor barang bawaan penumpang melalui bandara internasional soekarno-hatta. dari hasil penelitian, diketahui dalam prosedur impor barang bawaan penumpang bahwa electronic customs decleratian (e-cd) sangat berperan penting dalam proses pemberitahuan pabean. semua penumpang yang berasal daari luar negeri wajib mengisi form e-cd tersebut baik ada atau tidaknya barang yang perlu diberitahukan. e-cd juga merupakan pengawasan awal dari proses impor barang bawaan penumpang untuk penntuan penjaluran pemeriksaan oleh petugas bea cukai. ketika barang bawaan penumpang melebih batas pembebasan bea masuk, disinilah terjadi proses penerimaan negara, dimana penumpang tersebut wajib membayar bea masuk serta pajak dalam rangka impor yang ditentukan. kemudian implementasi peraturan menteri perdagangan terhadap pengawasan barang impor penumpang sangat berpengaruh terhadap penerimaan negara. semakin banyak barang yang diatur larangan dan pembatasannya, maka semakin banyak juga barang yang tidak dapat masuk kedalam daerah pabean indonesia. hal tersebut menyebabkan banyaknya barang yang ditegah karna melebihi jumlah yang diperbolehkan untuk masuk kedalam daerah pabean. ketika penagahan meningkat, maka penerimaan menurun karna barang tersebut tidak dapat diproses untuk masuk kedalam daerah pabean dengan cara membayar bea masuk.

O One of the main duties and functions of the soekarno-hatta customs and excise main service office is the supervision and service of imported baggage for passengers and crew members. import duties are levied on these imported goods in accordance with applicable laws and regulations. this represents potential state revenue collected by soekarno-hatta customs and excise. however, customs and excise operates not only based on regulations issued by the ministry of finance, which oversees the directorate general of customs and excise, but also enforces regulations entrusted by other ministries/institutions. this is because customs and excise is the frontline guard guarding the entry and exit of goods from outside and within the customs area. this study was conducted to determine the process of importing passenger baggage through soekarno-hatta international airport and to analyze the impact of the implementation of ministry of trade regulations on the revenue collected by soekarno-hatta customs and excise on imported passenger baggage through soekarno-hatta international airport. the research revealed that the electronic customs declaration (e-cd) plays a crucial role in the customs declaration process in the import procedure for passenger baggage. all international passengers are required to complete the e-cd form, regardless of whether or not they have any items that require declaration. the e-cd also serves as the initial control of the import process for passenger baggage, allowing customs officers to determine the route for inspection. when passenger baggage exceeds the import duty exemption limit, this is where the state revenue process occurs, where the passenger is required to pay import duties and taxes for the specified import. furthermore, the implementation of the minister of trade\\\'s regulation on the supervision of imported passenger goods significantly impacts state revenue. the more goods subject to prohibitions and restrictions, the more goods cannot enter indonesian customs territory. this results in many goods being blocked because they exceed the amount permitted for entry into the customs territory. as the amount of blocking increases, revenue decreases because the goods cannot be processed for entry into the customs territory by paying import duties.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?