DETAIL KOLEKSI

Strategi pengembangan wisata kuliner di Kota Bogor


Oleh : Retna Fatmalasari

Info Katalog

Status Posting : Published

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Budhy Tjahyati

Pembimbing 2 : Henky Hermantoro

Subyek : Food tourism - Bogor city

Kata Kunci : strategic development, culinary tourism, Bogor City

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2015_TA_SPW_083.10.019_Halaman-judul.pdf
2. 2015_TA_SPW_083.10019_Lembar-pengesahan-.pdf
3. 2015_TA_-SPW_083.10.019_Bab-1_Pendahuluan-.pdf
4. 2015_TA_SPW_083.10.019_Bab-2_Tinjauan-pustaka.pdf
5. 2015_TA_SPW_083.10.019_Bab-3_Metodologi.pdf
6. 2015_TA_SPW_083.10.019_Bab-4_Gambaran-umum.pdf
7. 2015_TA_SPW_083.10.019_Bab-5_Analisis.pdf
8. 2015_TA_SPW_083.10.019_Bab-6-Simpulan-dan-saran-.pdf
9. 2015_TA_SPW_083.10.019_Daftar-pustaka.pdf
10. 2015_TA_SPW_083.10.019_Lampiran-.pdf

J Judul penelitian ini adalah Pengembangan Strategis Pariwisata Kuliner di Kota Bogor. Lokasi penelitian berada di Kota Bogor dengan enam kecamatan termasuk Bogor Tengah, Bogor Utara, Bogor Barat, Bogor Selatan, Bogor Timur, dan Tanah Sareal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah tingkat kemacetan yang tinggi berdasarkan aktivitas kuliner di Kota Bogor dan memanfaatkannya untuk pengembangan kuliner yang mampu mengembangkan pariwisata dengan tepat berdasarkan rencana tata ruang Kota Bogor tahun 2011 – 2031.Penelitian ini memiliki beberapa fase pendekatan sebagai pendukung kerangka perencanaan, termasuk untuk merumuskan pengembangan strategis pariwisata kuliner Kota Bogor dan memiliki solusi untuk kemacetan kendaraan. Pendekatan yang digunakan adalah dengan mempelajari kondisi yang ada yang memiliki potensi di Kota Bogor, termasuk sumber daya manusia, dan aspirasi warga. Potensi lokasi Kota Bogor telah diidentifikasi dari aspek pengembangan pariwisata termasuk: aplikasi lahan, aksesibilitas, kondisi pariwisata yang ada seperti pariwisata taman botani Bogor, pariwisata museum, dan atraksi taman udara hutan dan taman air, dan aktivitas lain yang dapat diperoleh dari data primer dan data sekunder. Selanjutnya, potensi sumber daya manusia di wilayah Bogor telah diidentifikasi dari aspek sosial bagi warga lokal sebagai penduduk Kota Bogor berdasarkan pendidikan, profil peluang kerja, perdagangan dan jasa, serta karakteristik warga. Kemudian, kerangka pengembangan strategis pariwisata kuliner Kota Bogor mempertimbangkan kemacetan kendaraan yang menyebabkan kerusakan akibat pariwisata. Pendekatan ini digunakan pada fase analisis dengan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan fakta nyata.Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan strategis pariwisata kuliner perlu dimanipulasi untuk rencana baru, meningkatkan fungsi dan kapasitas jalur tersebut, dan melanjutkan rencana pengembangan terminal bus penumpang tipe A di Desa Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dengan pemangku kepentingan (Pemerintah, Perusahaan, dan warga) untuk bersama-sama melindungi, melestarikan, dan meningkatkan fungsi wilayah Kota Bogor sebagai wilayah yang diharapkan akan menjadi kawasan ekonomi yang berkembang

T The title of this research is Development Strategic Tourism of Culinary on Bogor City. Location of the research on Bogor City with six sub districts including Central Bogor, North Bogor, West Bogor, South Bogor, East Bogor, and Tanah Sareal. The purpose of this research for resolve problems of highly level of congestion based on culinary activity on Bogor city and use for development culinary which of have a capable to development tourism with appropriate based on layout plan on Bogor City in 2011 – 2031.The Research have several phase to approach as a support the framework planning , including to frame strategic development tourism culinary Bogor City and have a solution for vehicle congestion. The Approach be used with study of condition existing which have a scope potential of Bogor City, including human resource, and aspiration of citizen. For location potential Bogor City has been identified from aspect development tourism including: application land, accessibility, existing condition tourism such as tourism botanical garden Bogor, tourism museums , and attraction air jungle land water park, and another activity could be have from premiere data and secondary data. Next for human resource potential Bogor area has been identified from aspect social for local citizen as a residence citizen of Bogor City Based on education, profile opportunity job vacancy, commerce and trade services, and characteristic of citizen , and then for frame of strategic development tourism culinary Bogor city with consider vehicle congestion cause damage from culinary. These approach used on phase of analysis with analysis descriptive qualitative based on the real facts.The Research has been detect that strategic development culinary tourism to maneuver for new plan, increase function and capacity the track, and continue development plan bus station passenger type A on village Tanah Baru, sub- district North Bogor. Therefore , be required cooperation with stakeholder (Government , Companies, and citizen ) in order to with together protect ,preserve and increase function area Bogor City as region which is expected would be enhancement economic area.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?