Wewenang dinas kesehatan dalam pembangunan infrastruktur kesehatan berdasarkan undang-undang nomor 11 tahun 2006 tentang pemerintahan aceh
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Reni Dwi Purnomowati
Kata Kunci : Wewenang Dinas Kesehatan, Infrastruktur Kesehatan, Pemerintahan Aceh, Otonomi Khusus, Kabupaten Aceh
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100476_Halaman-Judul.pdf | 12 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100476_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100476_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100476_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100476_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100476_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100476_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100476_Bab-1.pdf | 21 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100476_Bab-2.pdf | 10 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100476_Bab-3.pdf | 27 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100476_Bab-4.pdf | 19 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100476_Bab-5.pdf | 2 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100476_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100476_Lampiran.pdf | 2 |
|
P Pembangunan infrastruktur kesehatan merupakan bagian dari urusan pemerintahan di bidang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. dalam konteks aceh, kewenangan penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang kesehatan dilaksanakan berdasarkan prinsip otonomi khusus sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 11 tahun 2006 tentang pemerintahan aceh, khususnya pasal 16 dan pasal 17, yang memberikan kewenangan kepada pemerintah aceh dan pemerintah kabupaten/kota untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, termasuk bidang kesehatan. pelaksanaan kewenangan tersebut dijalankan oleh dinas kesehatan sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi teknis di bidang kesehatan, serta diperkuat oleh ketentuan dalam qanun aceh nomor 4 tahun 2010 tentang kesehatan, khususnya pasal 6 dan pasal 7 yang menegaskan tanggung jawab pemerintah daerah dalam penyediaan sarana dan prasarana kesehatan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan dinas kesehatan kabupaten aceh tengah dalam pembangunan infrastruktur kesehatan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. hasil penelitian menunjukkan bahwa dinas kesehatan kabupaten aceh tengah telah melaksanakan kewenangannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan infrastruktur kesehatan. namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala berupa keterbatasan anggaran daerah, kondisi geografis wilayah, serta keterbatasan sumber daya pendukung yang berdampak pada optimalisasi pembangunan infrastruktur kesehatan di kabupaten aceh tengah.
T The development of health infrastructure is part of governmental affairs in the health sector aimed at improving access to and the quality of health services for the community. in the context of aceh, the authority to administer governmental affairs in the health sector is exercised based on the principle of special autonomy as regulated in law number 11 of 2006 concerning the government of aceh, particularly articles 16 and 17, which grant authority to the aceh government and regency/municipal governments to regulate and manage governmental affairs, including the health sector. the implementation of this authority is carried out by the health office as a regional apparatus with technical duties and functions in the health sector, and is further strengthened by the provisions of aceh qanun number 4 of 2010 concerning health, particularly articles 6 and 7, which affirm the responsibility of regional governments in providing health facilities and infrastructure.this research aims to analyze the authority of the central aceh regency health office in the development of health infrastructure and to identify the obstacles encountered in its implementation. the research method used is normative legal research employing a statutory approach and a conceptual approach. the results of the study indicate that the central aceh regency health office has exercised its authority in accordance with the applicable laws and regulations, including the planning, implementation, and supervision of health infrastructure development. however, in practice, several obstacles remain, including limited regional budget allocation, geographical conditions, and limitations in supporting resources, which affect the optimization of health infrastructure development in central aceh regency.